Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dan deskriptif dengan membuat produk prototype Eko-Kemasan Biodegradable berbahan dasar pati singkong, gliserin, cuka, dan air. Eksperimen dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisika-kimia serta tingkat daya degradasi dari bioplastik yang dihasilkan.
Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan alat dan bahan, pencampuran formulasi, pemanasan (gelatinisasi), pencetakan, dan pengeringan. Setelah proses pembuatan selesai, lembaran bioplastik yang dihasilkan diamati, diuji karakteristik fisiknya, serta diuji daya terurainya di dalam tanah.
Pengujian karakteristik dan biodegradabilitas dilakukan untuk memberikan penilaian terhadap kualitas bioplastik berdasarkan beberapa parameter yang telah ditentukan.
Variabel Yang Diamati :
1.Ketebalan: mengamati dan mengukur tingkat ketebalan lembaran bioplastik menggunakan alat ukur presisi.
2.Tekstur dan Fleksibilitas: menilai tingkat kelenturan, kekristalan, dan kekenyalan material bioplastik setelah mengering.
3.Kuat Tarik (Tensile Strength): mengamati ketahanan material terhadap beban tarik maksimum sebelum bioplastik putus atau robek.
4.Ketahanan Air (Permeabilitas): mengamati tingkat daya serap air pada bioplastik setelah perendaman.
5.Daya Degradasi (Biodegradabilitas): mengamati kecepatan penguraian dan pengurangan berat bioplastik saat dikubur dalam tanah pada rentang waktu tertentu.