Objek karya seni rupa adalah wujud atau visualisasi dari bentuk yang ditampilkan dalam sebuah karya seni khususnya seni lukis. Bentuk objek sebuah lukisan dapat berbentuk representatif (bentuk-bentuk yang sudah ada di alam) maupun bentuk non representatif (bentuk-bentuk yang belum ada di alam).
Objek karya seni rupa dapat juga dijadikan tema lukisan. Tema adalah sebuah ide gagasan yang terdapat dalam sebuah karya seni rupa baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Tema yang sering digunakan sebagai objek untuk membuat lukisan antara lain. Tema digunakan oleh seniman di dalam menuangkan ide atau gagasannya saat sedang mengalami mood dalam membuat lukisan. Untuk menuangkan objek tentang citarasa keindahan ke dalam media ekspresi diperlukan tema karya.
Manusia dengan dirinya sendiri
Tema ini mengambil objek dirinya sendiri sebagai bahan untuk dijadikan karya seni rupa. Hasil tema manusia dan dirinya sendiri ini berupa lukisan potret diri atau melukis dirinya sendiri.
Manusia dengan manusia lain
Tema ini mengambil objek manusia yang ada di sekitarnya, seperti orang tua, anak-anaknya, saudaranya, temannya, tetangganya, atau orang lain.
Manusia dan alam sekitar
Tema hubungan manusia dan alam sekitar merupakan ide dari seniman yang menggunakan alam sekitar sebagai objek karyanya. Objek alam sekitar seperti pemandangan, hutan, pedesaan, pasar, perkotaan, sungai, dan objek alam lainnya.
Manusia dan kegiatannya
Tema hubungan manusia dan kegiatannya merupakan ungkapan seniman dalam menuangkan ide gagasannya dengan mengambil objek kegiatan atau aktivitas manusia. Aktivitas manusia dapat berupa manusia sedang mencangkul di sawah, menari, berburu, perang, bermusik, dan aktivitas manusia lainnya baik itu aktivitas rutin manusia maupunĀ aktivitas temporer.
Manusia dan dunia khayalan
Tema dunia khayalan merupakan imajinasi seniman dalam membuat suatu karya. Imajinasi ini dilakukan seniman baik sadar maupun tidak sadar dalam menemukan gagasan tersebut.
Ragam hias flora berarti ragam hias dengan inspirasi objek gambar alam flora atau tumbuhan. Gambar dalam ragam hias dapat berupa tumbuhan secara utuh atau hanya bagian-bagian tertentu.
Menurut buku Simbol Kearifan lokal: Ragam Hias pada Media Kertas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ragam hias ialah karya seni rupa agar memperindah suatu benda dengan memberi gambar hiasan. Tujuannya, supaya benda tersebut menjadi lebih indah dan bermakna.
Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola berulang dalam suatu karya seni atau kerajinan. Karya ini dapat berupa tenunan, tulisan pada batik, songket, ukiran, atau pahatan pada kayu atau batu.
Ragam hias berasal dari bentuk dasar flora, fauna, dan geometris yang distilisasi (stilir) sehingga bentuknya lebih bervariasi. Flora dan fauna di Indonesia sangat kaya dan beragam yang menjadi simbol suatu daerah.
Kekayaan flora dan fauna kemudian oleh masyarakat diabadikan pada bentuk-bentuk ragam hias. Kemudian, seni ragam hias ini dapat dijumpai pada arsitektur rumah rumah adat daerah sebagai simbol yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal.
Ragam hias flora dan fauna menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. Ada ragam hias yang dibuat di atas kayu, kain, kulit, dan serta tembaga.
Menurut buku Seni Budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, flora sebagai sumber objek motif ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia.
Ragam hias dengan motif flora atau tumbuhan mudah dijumpai pada barang-barang seni. Misalnya, batik, ukiran, kain sulam, kain tenun, dan bordir. Gambar yang ditampilkan dalam ragam hias berupa tumbuhan secara utuh atau hanya bagian-bagian tertentu.
Ragam hias flora dapat dilihat di berbagai macam benda atau barang. Gambar ragam hias flora memiliki bentuk dan pola yang beraneka ragam.
Setiap daerah di Indonesia memiliki ragam hias flora dengan ciri khas masing-masing. Kamu sekarang bisa menggambar ragam hias dengan mudah. Caranya, menggunakan pola pengulangan maupun sulur-suluran.
Contoh ragam hias dapat diambil dari objek daun tunggal yang kemudian distilasi sesuai imajinasi dan kreativitas. Berikut ini cara membuat ragam hias flora:
Buatlah pola ragam hias yang akan digambar. Perhatikan komposisi pola ragam hiasnya.
Tetapkan letak objek gambar pada tempat yang ditentukan.
Lengkapi gambar dengan pensil warna.
Bentuk motif fauna dapat dibuat berdasarkan berbagai jenis binatang. Misalnya burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam. Dalam membuat ragam hias, motif hias fauna bisa digabung dengan motif hias vegetal atau motif geometris.
Sebagai contoh, untuk menggambar ragam hias dengan motif burung, dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
Membuat gambar kontur burung dengan penggayaan tertentu sebagai pola gambar ragam hias.
Membuat garis-garis atau bentuk motif tambahan (misalnya motif vegetal) untuk mengisi pola tersebut.
Selesaikan gambar dengan mengisi bidang-bidang dengan warna yang menarik.