Cara Membuat Rapor Kurikulum Merdeka
Pada implementasi Kurikulum Merdeka, adanya asesmen dianggap penting. Baik yang dilakukan secara individu oleh guru pada siswa di kelasnya masing-masing, ataupun bekerja sama dengan guru lainnya.
Ada tiga asesmen yang kerap digaungkan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Asesmen itu adalah asesmen diagnostik, yang kerap identik dengan ANBK. Kemudian, ada asesmen formatif, yang dilaksanakan di pertengahan atau saat proses pembelajaran masih berlangsung. Ada pula asesmen sumatif, yang biasa dilakukan di akhir semester atau setelah proses pembelajaran dituntaskan.
Laporan hasil belajar pada umumnya memuat nilai pengerjaan tes formatif dan tes sumatif. Sama halnya dengan Kurikulum Merdeka, dengan mengolah penilaian hasil belajar seperti ini.
Dalam menyusun rapor Kurikulum Merdeka, ada beberapa alternatif yang dapat digunakan oleh guru. Berikut adalah opsi yang bisa dipilih guru dalam menyusun rapor Kurikulum Merdeka.