MUSORKABLUB NPCI KKB
BERJALAN LANCAR
(26/02/2025) Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (MUSPRKABLUB) NPCI Kab. Bandung Barat berjalan secara khidmat dan lancar. Hadir dalam kegiatan tersebut utusan dari NPCI Jawa Barat, yakni H. Dodi Kusdinar yang mewakili Ketua Umum kang Hary Susanto yang berhalangan hadir.
Turut mendampingi dari Bidang I Organisasi NPCI Jawa Barat, kang Komara bersama pak Asep Purwantoro, M.M.Pd, kang Andriansyah, serta dari Biro Hukum NPCI Jabar, pak Gumilar, M.H., dan Biro Humas kang Anka Firdaus, mewakili ketua Biro pak Adik Fachroji.
Kegiatan MUSORKABLUB ini terjadi karena ketua yang sebelumnya mengundurkan diri, karena, sebagai pengurus NPCI Jabar, memilih untuk lebih fokus dalam membina atlet Jawa Barat, demikian disampaikan kang Asep Darmawan dalam surat pengunduran dirinya. Hasil MUSRKABLUB memilih kang Kasep Ayatulloh sebagai pelanjut kepemimpinan di NPCI Kab. Bandung Barat.
Acara dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kab. Bandung Barat, Kadispora, Kapolsek, Koramil, serta mitra NPCI Kab. Bandung Barat. Musyawarah mengambil tema "Generasi Baru, KBB Maju" tentunya membawa semangat perubahan dan kemajuan untuk KBB, agar bisa terus berkontribusi dalam menghasilkan atlet-atlet nasional bagi Indonesia.
NPCI JABAR HADIRI RAPAT FORUM DAERAH DI DISPORA
(25/02/2025) NPCI Jawa Barat menghadiri undangan rapat Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan DISPORA Jawa Barat, di SPORT Jabar, Arcamanik. Hadir pada acara tersebut mitra-mitra DISPORA Jawa Barat, seperti KONI, KNPI, KORMI dan Pramuka.
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat hadir menyampaikan program pemerintah Jawa Barat, dibawah kepemimpinan kang Dedi Mulyadi, dengan program-program prioritasnya, salah satunya olahraga. Namun dengan kondisi kebijakan efisiensi yang digulirkan pemerintah pusat, tentunya hal ini perlu dicermati oleh para pelaku insan olahraga agar tidak mengganggu pembinaan atlet-atlet Jawa Barat
Pada kesempatan ini pula disampaikan bantuan keuangan bagi daerah yang akan menjadi tuan rumah suatu kegiatan melalui SIPD. "Jangan sampai telat dari bulan Mei, karena pasti tidak akan masuk ke dalam perhitungan" disampaikan oleh narasumber.