Siapa sih yang bisa menolak sepotong cake lezat dengan tampilan yang menggoda? Entah itu untuk ulang tahun, perayaan kecil di rumah, atau sekadar teman ngopi sore, cake selalu punya tempat spesial di hati banyak orang.
Tapi… kamu tahu nggak sih, ternyata di balik manis dan lembutnya cake, ada fakta-fakta unik dan menarik yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini — dijamin bakal bikin kamu makin jatuh cinta sama cake!
Meskipun sekarang cake identik dengan dekorasi cantik dan berbagai rasa modern, ternyata makanan ini sudah ada sejak zaman Mesir Kuno. Tapi jangan bayangkan cake seperti sekarang ya — pada masa itu, bentuknya lebih mirip roti padat yang dibuat dari campuran tepung dan madu, lalu dipanggang di atas batu panas atau oven tanah liat.
Bangsa Mesir dikenal sebagai salah satu peradaban pertama yang menggunakan madu sebagai pemanis alami. Mereka juga mulai mengembangkan teknik memanggang, yang kemudian menyebar ke Yunani, Romawi, hingga ke seluruh Eropa. Jadi bisa dibilang, cake zaman sekarang adalah versi upgrade dari resep ribuan tahun lalu!
Kata "cake" sendiri ternyata punya asal usul yang unik. Istilah ini berasal dari bahasa Norse Kuno — bahasa yang digunakan oleh bangsa Viking — dengan kata asli “kaka”. Mereka dulunya membuat makanan manis sederhana berbahan dasar tepung, telur, dan kadang diberi tambahan madu.
Seiring perkembangan zaman dan penyebaran budaya melalui perdagangan dan penjelajahan, kata “kaka” mengalami perubahan menjadi “cake” dalam bahasa Inggris. Jadi, bisa dibilang kita menikmati cake hari ini berkat pengaruh dari para pelaut Viking ratusan tahun lalu!
Kebiasaan meniup lilin di atas kue ulang tahun ternyata berasal dari Jerman, lho! Pada abad ke-18, anak-anak di sana merayakan ulang tahun mereka dalam tradisi yang disebut Kinderfest. Di hari spesial itu, anak-anak akan mendapatkan kue berbentuk bundar lengkap dengan lilin yang jumlahnya sesuai usia mereka.
Menariknya, tiap lilin menyimbolkan harapan, dan jika si anak berhasil meniup semua lilin dalam sekali tiupan, dipercaya bahwa harapannya akan terkabul. Sampai sekarang, tradisi ini masih hidup dan jadi bagian penting dalam perayaan ulang tahun di berbagai belahan dunia.
Meskipun cokelat sudah dikonsumsi sejak zaman suku Maya dan Aztec, chocolate cake baru benar-benar populer pada awal abad ke-20. Hal ini terjadi setelah perusahaan-perusahaan seperti Hershey’s mulai memproduksi bubuk kakao dalam skala besar, sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
Sebelumnya, cokelat lebih sering dinikmati dalam bentuk minuman panas atau campuran makanan lainnya. Tapi sejak adanya kakao bubuk, para baker mulai berinovasi, hingga akhirnya terciptalah berbagai varian chocolate cake — dari yang klasik seperti Devil’s Food Cake hingga yang super mewah seperti lava cake.
Kalau kamu pikir cake paling mahal itu cuma di kisaran jutaan, coba tebak lagi. Pernah ada sebuah cake yang dibuat dengan harga mencapai $75 juta — setara dengan lebih dari 1 triliun rupiah!
Cake ini dibuat oleh desainer asal Inggris bernama Debbie Wingham. Uniknya, cake tersebut bukan hanya cantik secara visual, tapi juga dihiasi berlian asli, termasuk pink diamond, yellow diamond, dan batu permata lainnya. Cake mewah ini dipesan khusus untuk klien kaya dari Timur Tengah, dan menjadi salah satu cake termahal di dunia yang pernah dibuat.
Pencinta cake di Amerika Serikat punya satu hari khusus dalam setahun untuk merayakan kelezatan kue favorit mereka, yaitu National Cake Day yang jatuh setiap tanggal 26 November. Pada hari itu, banyak toko kue dan bakery memberikan diskon khusus, membuat kreasi cake edisi terbatas, bahkan ada kontes membuat cake paling kreatif.
Seru banget, ya? Sayangnya, di Indonesia belum ada Hari Cake Nasional versi resmi. Tapi siapa tahu, kamu bisa mulai jadi pelopornya — rayakan saja dengan makan sepotong cake favoritmu di tanggal itu!