Relawan Aktif Kimia Untuk Masyarakat (REAKTOR)
Relawan Aktif Kimia Untuk Masyarakat (REAKTOR)
Dipublikasikan pada 25 Juni 2026
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar telah menyelenggarakan kegiatan Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR) sebagai salah satu program kerja Divisi Keilmuan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat hingga Minggu, 19–21 Juni 2026, di Kelurahan Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. REAKTOR merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara pembuatan pupuk organik berbahan dasar limbah rumah tangga sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Pada pelaksanaannya tahun ini, REAKTOR mengangkat tema “Kimia Menyentuh Desa: Belajar, Daur, dan Hijaukan”, yang mencerminkan upaya penerapan ilmu kimia dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Pada pelaksanaan tahun ini, kegiatan Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR) dirangkaikan dengan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga serta seminar edukatif yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh Sekretaris BPD Kelurahan Parenreng, Bapak Usman Belle. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR) yang dinilai mampu memberikan wawasan kepada masyarakat Kelurahan Parenreng mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik yang bernilai guna.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi bertajuk “Pemanfaatan Limbah Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Setara EM4 dari Bahan Lokal untuk Pertanian Berkelanjutan” yang disampaikan oleh Idil Akbar Ansar, S.Si. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa pertanian organik merupakan sistem budidaya yang mengedepankan pemanfaatan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan guna menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kesehatan tanaman, serta mendukung keberlanjutan lingkungan tanpa ketergantungan yang berlebihan pada pupuk maupun pestisida kimia sintetis.
Setelah penyampaian materi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan percobaan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Pada percobaan ini, Masyarakat diberikan praktik secara langsung membuat POC dengan memanfaatkan limbah rumah tangga organik, seperti sisa sayuran dan kulit buah. Proses pembuatan diawali dengan memilah dan memotong limbah organik, kemudian mencampurkannya dengan air kelapa, molase (atau gula pasir), dan EM4 sebagai bioaktivator. Selanjutnya, campuran dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan difermentasi selama 7–14 hari. Setelah proses fermentasi selesai, larutan disaring sehingga diperoleh pupuk organik cair yang siap digunakan untuk menyuburkan tanaman.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR), pengurus HMJ-Kimia Divisi Keilmuan juga melakukan pengaplikasian secara langsung Pupuk Organik Cair (POC) yang telah diproduksi sebelumnya. Pupuk tersebut diterapkan pada tanaman-tanaman herbal yang dibudidayakan oleh masyarakat di Kelurahan Parenreng sebagai bentuk demonstrasi pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat melihat secara langsung penerapan dan manfaat POC dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Perkembangan tanaman herbal yang telah diberikan pupuk akan dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh pengurus HMJ-Kimia untuk meninjau efektivitas penggunaan produk tersebut.
Selain kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengurus HMJ-Kimia Divisi Keilmuan juga melaksanakan program edukasi di SD Negeri 14 Parenreng sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan minat belajar sains sejak dini. Kegiatan diawali dengan sesi mengajar yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat mereka diajak berpartisipasi secara langsung dalam berbagai aktivitas pembelajaran.
Untuk memperkenalkan konsep sains dengan cara yang menarik, siswa diajak mengikuti eksperimen pembuatan es krim sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengenal proses ilmiah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari melalui pengalaman praktik secara langsung. Selain itu, siswa juga mengikuti eksperimen meniup balon menggunakan soda kue yang menunjukkan reaksi sederhana antara beberapa bahan sehingga menghasilkan gas yang mampu mengembangkan balon. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian siswa dan menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap ilmu pengetahuan.
Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan pelaksanaan berbagai permainan edukatif sederhana yang dirancang untuk melatih kerja sama, kreativitas, dan kemampuan berpikir siswa. Tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, kegiatan juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kerja bakti membersihkan lapangan sekolah. Siswa bersama pengurus HMJ-Kimia bergotong royong membersihkan area sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, meningkatkan kecintaan terhadap sains, serta menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan dan penghijauan sejak usia dini.
Kegiatan Relawan Aktif Kimia untuk Masyarakat (REAKTOR) diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Kelurahan Parenreng. Melalui berbagai program yang dilaksanakan, HMJ-Kimia berupaya menghadirkan manfaat nyata melalui penerapan ilmu kimia, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga, serta menumbuhkan semangat belajar dan kepedulian lingkungan pada generasi muda.