"Nanti pas kita ketemu, kamu harus punya jawaban bagaimana kita dapat menyelamatkan 1.001 jenis flora dan fauna dari kepunahan, ya. Kalau kamu bisa, aku cinta kamu. Kalau kamu nggak bisa, kita putus saja!"
Jostein Gaarder - Penulis Buku "Dunia Anna"
Gambar di samping adalah peta persebaran bioma di seluruh dunia. Secara tidak langsung, bioma juga sudah membahas persebaran flora di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan setiap bioma yang ada di permukaan bumi memiliki karakteristik floranya masing-masing. Sebagai contoh, bioma gurun akan memiliki flora yang berbeda dengan bioma taiga di belahan bumi lain.
Persebaran flora di Indonesia bagian barat meliputi Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Flora di Indonesia bagian barat juga memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan Indonesia bagian tengah dan timur. Ciri-ciri flora tersebut yaitu:
Di dominasi vegetasi hutan hujan tropis.
Pohon-pohonnya besar, tinggi, dan berdaun lebat membentuk kanopi.
Banyak terdapat tumbuhan merambat.
Banyak terdapat tumbuhan epifit (pakis dan anggrek).
Raflesia Arnoldi
Mahoni
Jati
Kantong Semar
Flora yang termasuk ke dalam wilayah Indonesia bagian tengah meliputi Pulau Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Indonesia bagian tengah termasuk dalam wilayah dengan iklim Am (tropis sedang) dan memiliki curah hujan kurang dari 60 mm per bulan. Hal tersebut menyebabkan tumbuhan yang dapat hidup dengan baik yaitu rerumputan. Oleh karena itu, di wilayah nusa tenggara banyak didominasi oleh padang rumput. Selain itu, tumbuhan dengan kebutuhan air yang tidak terlalu banyak juga dapat tumbuh dengan baik di wilayah sulawesi.
Lontar
Anggrek Serat
Cendana
Cempaka Hutan
Persebarannya hanya terdapat di Pulau Papua saja. Pulau Papua termasuk dalam wilayah iklim Aw (iklim kering). Wilayah iklim Aw biasanya memiliki curah hujan kurang dari 60 mm per bulan dan rata-rata curah hujan tahunan lebih rendah dari wilayah iklim Am. Di wilayah ini terdapat hutan sabana dengan ciri-ciri antara lain: terdapat padang rumput, semak belukar, dan pohon-pohon rendah.