"Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan."
Soe Hok Gie - Aktivis Tionghoa dari Indonesia
Keberadaan flora dan fauna tidak lepas dari pemanfaatannya oleh manusia. Manusia sudah memanfaatkan flora dan fauna sejak pertama kali peradaban sebagai manusia terbentuk. Sebagaimana sudah dipelajari dalam sejarah Indonesia bahwa pada awal manusia ada sudah memanfaatkan flora dan fauna untuk kebutuhan konsumsi melalui perburuan hewan dan mengumpulkan makanan. Pada zaman selanjutnya manusia yang sudah dapat membudidayakan hewan dan dan tumbuhan mulai memanfaatkan untuk kebutuhan kehidupan yang lain seperti dijadikan pakaian, rumah dan peralatan-peralatan lain yang mendukung kehidupan mereka. Pemanfaatan flora dan fauna di Indonesia sendiri terbagi dalam beberapa klasifikasi sebagai berikut:
Jenis-jenis flora di Indonesia secara umum dapat diperbarui dan dapat dimanfaatkan dengan baik apabila pemanfaatannya secara efisien. Flora yang berupa pohon-pohon keras memiliki manfaat bagi kepentigan masyarakat Indonesia untuk kepentingan ekspor. Jenis kayu-kayu tersebut antara lain kayu ramin, gaharu, meranti, dan jati. Apabila jenis-jenis kayu tersebut diekspor dapat mengasilkan devisa bagi negara. Tentu saja langkah ini harus dilakukan secara arif dan mengedepankan prinsip konsevasi. Beberapa tumbuhan juga bisa dijadikan sebagai bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein,vitamin, serta ada tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan dan kosmetik.
Umumnya manusia menjadikan flora sebagai obek wisata yang memberikan unsur-unsur keindahan, misalnya hutan konservasi yang saat ini banyak dikembangkan sebagai lokasi-lokasi wisata. Selain itu, tanaman hias seperti bunga sering ditanam di rumah.
Kekayaan sumberdaya flora sudah dimanfaatkan sejak lama untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Hingga saat ini masih banyak jenis tumbuhan yang belum dipelajari dan belum diketahui manfaatnya. Dengan demikian, keadaan ini masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan penelitian dari berbagai bidang pengetahuan.
Indonesia memiliki banyak obat yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Berkat perkembangan teknologi, tanaman obat dapat menjadi obat herbal yang diuji secara klinis sehingga layak konsumsi. Obat herbal mulai dimanfaatkan dalam dunia farmasi karena bersifat alami dan efek samping. Tanaman obat dapat dibudidayakan atau tumbuh bebas di alam. Umumnya tanaman obat dikonsumsi dengan cara dikeringkan dan direbus atau dikonsumsi dalam keadaan segar.
Masyarakat Indonesia telah terbiasa dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Kegiatan memanen hasil hutan maupun pertanian merupakan kebiasaan yang khas bagi masyarakat yang tinggal di pegunungan dan dataran tinggi. Masyarakat yang hidup di daerah berdekatan dengan laut, sungai dan hutan memiliki aturan tertentu dalam upaya memanfaatkan tumuhan. Masyarakat memiliki kepercayaan tersendiri mengenai alam. Dengan adanya aturan-aturan tersebut, sumberdaya alam fauna akan terus terjaga kelestarianya.
Indonesia memiliki 70% hutan dunia yang merupakan paru-paru dunia dan memiliki sangat banyak spesies tumbuhan yang ada di Indonesia. Fungsi utama tumbuhan adalah sebagai penghasil oksigen, banyak tumbuhan di tanam di lingkungan sekitar, sehingga kita merasakan kesejukan yang ditimbulkan oleh oksigen dari tumbuhan yang berfotosintesis. Selain itu, tumbuhan berfungsi sebagai penyerap karbondioksida, udara yang mengandung karbondioksida diserap oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis sehingga udara menjadi lebih segar.
Tanaman industri merupakan tanaman yang digunakan untuk keperluan bahan baku industri yang memiliki nilai ekonomis. Tanaman industri dapat dibudidayakan, misalnya dalam bentuk perkebunan ataupun hutan tanaman industri (HTI), atau tumbuh bebas di alam. Pemanfaatan bagian-bagian tanaman industri dapat berupa kayu, getah, serah, minyak, buah, atau keseluruhan tanaman dan kemudian diolah menjadi produk industri yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan manusia.
Sumberdaya alam yang berasal dari kelompok fauna/hewan dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan untuk bahan industri. Hewan sebagai bahan pangan (makanan), hewan-hewan yang biasa dijadikan bahan makanan terutama daging, susu, dan telurnya misalnya ayam, kambing, sapi, domba, kerbau, burung. Hewan sebagai bahan sandang (pakaian), bahan pakaian (baju, sepatu, sandal, ikat pinggang, dan tas) banyak yang diambil dari hewan tertentu seperti ulat sutera, kulit kambing, kulit kerbau, kulit sapi. Hewan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan, misalnya ular, buaya, kerang, penyu, kupu-kupu, gajah, burung, sapi, kerbau dan kambing.
Salah satunya adalah kebun binatang. Kebun binatang merupakan sarana untuk memperkenalkan berbagai jenis binatang dan sekaligus juga melakukan aktivitas luar ruang yang menyenangkan. Kebun binatang merupakan tempat yang pas untuk mengajarkan anak-anak mencintai satwa sekaligus berhubungan langsung dengan binatang seperti sirkus, menaiki gajah, memegang ular dan sebagainya. Mendatangi kebun bintang juga memberikan pengetahun baru tentang berbagai jenis binatang baik yang lokal maupun dari luar negeri.
Kekayaan sumberdaya fauna sudah dimanfaatkan sejak lama untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Hingga saat ini, masih banyak jenis hewan yang belum dipelajari dan belum diketahui manfaatnya. Dengan demikian, keadaan ini masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan penelitian dari berbagai bidang pengetahuan. Misalnya penelitian mengenai sumber makanan dan obat-obatan yang berasal dari hewan. Hewan sebagai bahan obat-obatan, misalnya badak, harimau, cacing, kadal, biawak, ular, kelelawar dan sebagainya. Hewan yang digunakan untuk percobaan/penelitian, misalnya kelinci, tikus, domba, monyet, lalat buah, nyamuk, dan marmut.
Hewan juga bisa digunakan untuk membantu pekerjaan manusia seharihari seperti, kuda, kerbau, sapi, anjing, keledai, unta, burung merpati, dan lainnya. Kuda biasanya digunakan untuk menarik delman sebagai sarana transportasi tradisional. Kerbau, sapi digunakan untuk membantu membajak sawah. Anjing juga dimanfaatkan untuk menjaga rumah seperti jenis anjing Rottweiler, Akita, dan Bullmastiff. Anjing jenis Doberman Pinscher, Labrador Retriever, dan Belgian Malinois bahkan digunakan untuk membantu polisi dalam hal penyelidikan.