MENURUNNYA POPULASI KUNANG-KUNANG DI MASA KINI AKIBAT AKTIVITAS MANUSIA 

M.F.D. Irfa, A.Y. Fakhruddin, K. Abdurahman, Q.A. Ghifari 

E-mail: muhammadfikridzakwaniirfa@gmail.com, qeisalghifari1@gmail.com, yusuffakhruddin04@gmail.com, kholidbdrhmn@gmail.com

ABSTRAK 

Kunang-Kunang merupakan sebuah serangga yang mampu mengeluarkan Cahaya di malam hari, kondisinya pada saat ini sedang mengalami penurunan populasi yang sangat signifikan di berbagai wilayah khusunya di Indonesia. Pada akhirnya fenomena ini menimbulkan keresahan beberapa pihak, karena berkurangnya populasi serangga tersebut. Aktivitas manusia-pun tidak luput dari peristiwa menurunnya populasi kunang kunang, mulai dari penggunaan pestisida yang berlebihan sehingga menyebabkan siklus hidup larva Kunang-Kunang terganggu. Urbanisasi juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan populasi kunang-kunang semakin berkurang, karena banyak dari Masyarakat desa yang pindah ke kota sehingga Pembangunan di kota meningkat dan mengakibatkan rusak dan hilangnya habitat alami serangga ini. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab populasi Kunang-Kunang menurun akibat dari perbuatan manusia. Oleh karena itu, artikel ini menyajikan pembahasan tentang menurunnya populasi serangga Kunang-Kunang akibat aktivitas manusia. 

Kata Kunci: Kunang-Kunang, populasi, urbanisasi, pestisida, habitat, Pembangunan 


PENDAHULUAN 

Rahayu (2007) mengemukakan, Kunang-Kunang (Lampyridae) merupakan jenis serangga yang memiliki kemampuan menghasilkan cahaya terutama pada malam hari atau dalam keadaan gelap. Contoh gambar Kunang-Kunang, pada gambar 1