Hallo sobat gemilang! Pada hari Kamis tanggal 7 November 2024 di SMP Negeri 29 Malang kedatangan team dari "Fruit tea". Kegiatan tersebut diadakan untuk memenuhi kegiatan Literasi kewirausahaan. Team fruit tea mengajak bersosialisasi bersama dengan siswa-siswi SMP Negeri 29 Malang mengenai semangat mencapai kesuksesan dengan berwirausaha. Kegiatan tersebut dibantu oleh team OSIS dalam menjalankan event tersebut.
Dalam kegiatan literasi kewirausahaan, terdapat kegiatan yang telah disusun sedemikian rupa, ada kegiatan podcast yang pembawa acaranya dari siswi dan guru SMP Negeri 29 Malang yang mewawancarai salah satu anggota dari team "Fruit Tea World Festival 2024". Pada kegiatan poadcast ini, Siswa-siswi SMP Negeri 29 Malang mendapatkan materi tentang kewirausahaan seperti, latar belakang narasumber, bisa bekerja di "Fruit Tea World Festival", penjelasan tentang cabang produksi Fruit tea, lalu siswa siswi juga mendapatkan pengalaman pribadi narasumber bekerja di Fruit Tea, dan lain lain.
Selain mendapakan materi, siswa-siswi SMP Negeri 29 Malang juga diajak untuk bermain beberapa games yang telah disediakan oleh pihak "Fruit Tea World Festival 2024" dan dari games tersebut siswa-siswi merasa sangat senang karena mendapatkan hadiah produk gratis dari Fruit Tea.
Harapannya dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan kolaborasi yang baik sekolah dengan "Fruit Tea World Festival 2024" . Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran yang berinovasi seperti Literasi kewirausahaan ini, semoga kedepannya kolaborasi ini di kemudian hari dapat terjalin kembali pada kegiatan yang lain.
Halo sobat gemilang!!!
Pada tanggal 27 September 2024 SMPN 29 Malang didatangi oleh tim BNN (Badan Narkotika Narkoba) pada sosialisasi ini ada dua teman kami yang menjadi pembawa acara, yaitu Faris saoza dan Taqiyyah al istiqomah.
Mereka menyampaikan informasi tentang remaja teman sebaya anti narkoba. Disosialisasi ini diberikan informasi untuk menjaga diri dengan baik agar tidak terbawa pergaulan bebas. Selain itu, pada sosialisasi ini juga di jelaskan jenis-jenis narkoba, contohnya: ganja dan kokain. Kegiatan sosialisasi tersebut juga diberikan suatu game, seperti mengekspresikan perasaan melalui emoji. Di pembuka dan di penutup acara juga tidak tertinggal dari jargon yang harus di ucapkan dengan semangat. Sedangkan di akhir acara ada pemberian quizz, yaitu dengan soal bertema bahayanya narkoba, cara menghindari pergaulan bebas, dan diajarkan cara penindakannya.
Namun, kegiatan literasi kesehatan tidak hanya itu saja. Pada tanggal 8 November 2024 , SMPN 29 malang didatangi oleh tim BNN (badan narkotika narkoba). Kedatangan dari tim BNN yang kedua kalinya, yaitu untuk mensosialisasikan tentang peningkatan kopetensi literasi kesehatan siswa melalui talkshow anti NAPZA. Talkshow tersebut bertujuan dalam membagikan informasi ke seluruh siswa SMPN 29 malang maka seluruh siswa mulai kelas 7,8, dan 9 dikumpulkan di aula SMPN 29 malang. Siswa diberi materi yang harus dicatat, materi tersebut berkaitan dengan jenis dan dampak negatif dari obat-obatan tersebut. Pada kegiatan sosialisasi tersebut ada penyebutan jargon sekolah SMPN 29 malang agar siswa lebih semangat.
Hai sobat gemilang, pada tanggal 8-9 Agustus 2024, SMP 29 Malang kedatangan mahasiswa dari Universitas Brawijaya kota Malang. Mereka mengajarkan tentang ekoenzim.
Jadi, ekoenzim adalah larutan hasil fermentasi bahan-bahan organik yang mengandung berbagai enzim, mikroorganisme, dan zat aktif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah, merawat tanaman, mengurangi limbah organik, dan bahkan mengatasi masalah pencemaran lingkungan. Ekoenzim ini dibuat melalui proses fermentasi alami yang melibatkan pemanfaatan bahan-bahan seperti buah-buahan, sayuran, dan gula yang difermentasi oleh bakteri dan mikroorganisme lain dalam waktu tertentu.
Selain menjelaskan apa itu ekoenzim, mereka juga menjelaskan cara pembuatan ekoenzim
Ekoenzim dibuat dari larutan gula, sisa buah/sayur yang tidak terpakai, dan air dengan perbandingan 1 : 3 : 10. Gula yang bisa dipakai antara lain gula merah tebu, gula aren, gula kelapa, molase.
Proses pembuatan ekoenzim dimulai dengan mencampurkan bahan-bahan organik, seperti kulit buah, sayur, atau sampah dapur, dengan gula merah atau molase dan air. Campuran ini kemudian dibiarkan dalam wadah tertutup selama beberapa minggu hingga terjadi proses fermentasi. Selama fermentasi, mikroorganisme yang ada pada bahan-bahan tersebut akan mengubah zat-zat organik menjadi senyawa aktif yang bermanfaat. Pada kegiatan tersebut, antusias siswa dan siswi SMPN 29 Malang sangat tinggi untuk melakukan kegiatan tersebut, karena dapat menambah pengetahuan dan dapat mempraktikkan pembuatan eco enzim
Siswa siswi berharap kegiatan tersebut dapat semakin menunjang kreativitas di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dari kegiatan tersebut, dapat diharapkan bisa menerapkan dan memanfaatkan dalam kehidupan sehari hari
Untuk melihat lebih banyak
Merayakan Hari Museum di Indonesia (HARMUSINDO) 2024, peserta didik kami mengunjungi Gedung RCE Center KPPN Malang. Sebuah pengalaman berharga untuk memperdalam pengetahuan dan cinta terhadap sejarah.
Kegiatan di museum :
1. Mengisi daftar hadir kunjungan
2. Melihat setiap tempat/ etalase pameran
3. Membaca buku yang ada di pameran
4. Mencoba menggunakan alat yang ada di pameran
5. Menceritakan kembali dan bisa mengungkapkan perasaannya saat mengunjungi museum