Program literasi sekolah tentu tidak bisa dilepaskan dari kegiatan membaca, maka dibuat program membaca setiap pagi. Sesuai dengan namanya, program ini memberikan jadwal khusus di pagi hari untuk digunakan membaca oleh para siswa. Membaca setiap pagi ini dilaksanakan pada setiap hari selasa dengan sasaran seluruh warga SMP Negeri 29 Malang meliputi seluruh peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sifat kegiatan ini adalah membaca senyap, hening tanpa suara
Peserta Didik di SMP Negeri 29 Malang melakukan pembiasaan membaca setiap hari Rabu, sebelum pembelajaran dimulai. Kami telah menyiapkan berbagai bacaan untuk setiap minggunya dan memiliki konsep yang berbeda. Harapan kami adalah dengan adanya pembiasaan literasi yang dilakukan siswa-siswi SMP Negeri 29 Malang dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan giat membaca.
Setiap kelas membuat sudut literasi yang diisi dengan buku dan meja sekaligus kursi untuk membaca. Siswa menghias pojok kelas dengan berbagai tulisan dan hiasan dinding yang menarik. Sehingga meningkatkan minat siswa dalam membaca.
Pohon literasi adalah suatu bentuk replika pohon 3D dengan tempelan-tempelan kertas yang disengaja berbentuk daun. Pada bagian daunnya itu tertulis cuplikan informasi penting terkait pelajaran maupun umum yang didapatkan dari buku. Warga sekolah menuliskan sumber bacaan yakni judul buku pada bagian bawah daun. Sehingga semakin banyak daun pohon maka semakin banyak pula informasi yang pernah dibaca oleh warga sekolah.
Pohon literasi bertujuan untuk membangun kreativitas siswa yang meliputi daya pikir dan daya cipta serta memotivasi siswa untuk selalu membaca dan membaca menjadikan siswa kebiasaan dalam kesehari-hari. Pohon literasi dipilih karna sangat sederhana mudah untuk diterapkan. Pohon literasi dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa