Titrasi, juga dikenal sebagai titrimetri, adalah bentuk analisis kuantitatif yang memungkinkan ahli kimia menentukan konsentrasi yang tidak diketahui dari reagen tertentu yang ada dalam sampel. Karena volume adalah parameter utama pengukuran dalam analisis ini, titrasi juga dikenal sebagai analisis volumetrik.
Proses dasar titrasi melibatkan penambahan perlahan satu larutan dengan konsentrasi yang diketahui (disebut titran) ke volume yang diketahui dari larutan lain dengan konsentrasi yang tidak diketahui (disebut analit) hingga reaksi mencapai netralisasi. Mengetahui volume titran yang ditambahkan memungkinkan penentuan konsentrasi yang tidak diketahui.
Seringkali, indikator biasanya digunakan untuk memberi sinyal titik akhir titrasi, yang menunjukkan bahwa jumlah titran menyeimbangkan jumlah analit yang ada, sesuai dengan reaksi di antara keduanya. Metode pertama analisis volumetrik dirancang dan ditemukan oleh ahli kimia Prancis Jean Baptiste Andre Dumas saat ia mencoba menentukan proporsi nitrogen yang digabungkan dengan unsur lain dalam senyawa organik.