Setelah menyimak Video berikut silahkan anak anak mengerjakan soal latihan dibawah ini
Kelarutan Senyawa ion dibedakan:
mudah larut
Sukar larut
Senyawa ion yang mudah larut maka larutan jenuhnya sangat pekat dan umumnya menjadi kental, sehingga larutan jenuhnya tidak dapat membentuk kesetimbangan antara zat padat dengan ion ion dalam larutan.
Larutan yang dapat membentuk kesetimbangan jika larutannya encer.
Senyawa ion yang sukar larut maka larutan jenuhnya masih encer, sehingga larutan jenuhnya dapat membentuk kesetimbangan antara zat padat dengan ion ion dalam larutan.
Syarat larutan jenuh yang membentuk kesetimbangan adalah senyawa ion yang sukar larut.
Untuk senyawa ion yang sukar larut maka:
a. Kelarutannya sangat kecil
b Cepat membentuk larutan jenuh
c Larutan jenuhnya masih encer
Contoh soal :
Melalui virtual lab, sebanyak 1 gram AgCl dilarutkan dalam 100 ml air diperoleh data:
[Ag+] = 1,33.10-5 mol/liter
[Cl-] = 1,33.10-5 mol/liter
Hitung kelarutan maksimal AgCl dalam air murni dalam satuan mol/liter
Hitung massa AgCl maksimal yang dapat larut dalam 100 ml air. (massa molar AgCl = 143,37 gram/mol)
Tuliskan persamaan Ksp dari AgCl
Tuliskan rumus Ksp dari AgCl
Hitung nilai Ksp dari larutan jenuh AgCl.
Jawab:
Saat membentuk larutan jenuh AgCl maka terjadi kesetimbangan antara AgCl(s) dengan ion ionnya dalam larutan.
Jika kelarutan maksimal dilambangakan s (dengan satuam mol/liter)
Maka reaksi kelarutannya:
AgCl(s) <=> Ag+(aq) + Cl-(aq)
s s s
persamaan Ksp = [Ag+].[Cl-]
rumus Ksp = (s).(s)
Ksp = s2
Dari data virtual lab [Ag+] = 1,33.10-5 mol/liter
berarti s = 1,33.10-5 mol/liter
Kelarutan maksimal AgCl = s = 1,33.10-5 mol/liter
Dalam 1 liter air mengandung AgCl = 1,33.10-5 mol
Maka dalam 100 ml air mengandung AgCl = 1,33.10-6 mol
Maka massa AgCl dalam 100 ml air = 1,33.10-6 x (Mr 143,37)
= 1,33.10-6 x 143,37 gram = 190,68.10-6 gram = 1,9.10-4 gram
Reaksi ionisasi : AgCl(aq) --> Ag+(aq) + Cl-(aq)
Reaksi kelarutan : AgCl(s) <=> Ag+(aq) + Cl-(aq)
Soal Latihan
Silahkan dikerjakan di buku masing masing
1. Bila diketahui Ksp Ag2CrO4 = 4 x 10-12 konsentrasi ion Ag+ dalam larutan jenuh Ag2CrO4 pada suhu yang sama adalah ….
A. 2,0 x 10-4 M D. 1 x 10-6 M
B. 2 x 10-6 M E. 4 x 10-4M
C. 2,4 x 10-4 M
2. Kelarutan maksimal CaF2 dalam air adalah 3,9 mg dalam 100 cm3, maka Ksp CaF2 adalah .… (Ar Ca = 40, F = 19)
A. 2,5.10-6 D. 5.10-3
B. 25.10-6 E. 5.10-2
C. 5.10-10
3. Kelarutan maksimal Mg(OH)2 dalam 500 cm3 air murni adalah . . . . mg
(Ksp Mg(OH)2 = 4. 10-12 , Mr Mg(OH)2 =58)
A. 0,058 D. 5,8
B. 0,58 E. 29
C. 2,9
4. Kelarutan besi (II) hidroksida (Mr = 90) yang mempunyai Ksp = 3,2 x 10-14, dinyatakan dalam gram per liter adalah:
A. 1,26 x 10-7 D. 1,8 x 10-4
B. 1,13 x 10-5 E. 1,8 x10-3
C. 1,8 x 10-5
5. Kelarutan maksimal PbSO4 dalam air adalah 1,4.10-4 M pada suhu sekitar 30oC. Bila dilarutkan dalam kalium sulfat 0,05 M pada suhu yang sama maka kelarutan PbSO4 adalah …
A. 1,0.10-8 M D. 1,4.10-4 M
B. 1,2.10-5 M E. 0,2.10-6 M
C. 0,39.10-6 M
6. Bila diketahui Ksp AgCl, AgBr, AgI, Ag2CO3, dan Ag2CrO4 masing-masing adalah 10-10, 10-12, 10-16, 4.10-14, dan 4.10-12, maka kelarutan terbesar dalam satuan molar adalah:
A. AgCl D. Ag2CO3
B. AgBr E. Ag2CrO4
C. AgI
7. Bila diketahui Ksp AgCl = 10-10 maka kelarutan AgCl paling besar dalam .…
A. 0,2 M AgNO3 D. 0,1 M CaCl2
B. 0,3 M AgNO3 E. 0,1 M KCl
C. 0,2 M NaCl
8. Pada suhu tertentu 0,350 g BaF2 (Mr=175) melarut dalam air murni membentuk 1 L larutan jenuh. Hasil kali kelarutan BaF2 pada suhu ini adalah ....
A. 0,17 x 10-2 D. 0,32 x 10-9
B. 0,35 x 10-6 E. 0,32 x 10-7
C. 0,32 x 10-8
9. Pada 250 C kelarutan timbal iodat, Pb(IO3)2 dalam air adalah 4,0 x 10-5 mol/L. Harga Ksp untuk garam tersebut adalah . . . .
A. 4,0 x 10-5 D. 2,56 x 10-13
B. 1,6 x 10-9 E. 6,4 x 10-14
C. 2,56 x 10-18
10. (Soal UN 2014) 100 mL NaOH 1,8 M + 100 mL CH3COOH 1,8 M ke dalam larutan garam uji terbentuk ditetesi larutan Ni(NO3)2 sampai keadaan tepat jenuh Ni(OH)2. Kalau Kw = 10-14 , Ka = 10-5 dan Ksp Ni(OH)2 = 1,8 x 10-14, maka [Ni2+] pada saat tepat jenuh (tepat saat terjadi pengendapan) adalah:
A. 2 x 10-2 M
B. 2 x 10-3 M
C. 2 x 10-4 M
D. 2 x 10-5 M
E. 2 x 10-6 M