MAHO TO YUSHA
Oleh: Aulia Keylla Alba (7G/06)
“Lihat anak kita, sangat tampan bukan? Kita beri nama siapa?” Terdengar suara seorang wanita. Aku perlahan membuka mata dan melihat seorang wanita dan pria sedang menatapku senang, siapa mereka sebenarnya?
“oekk,oekk,” Tangisan bayi kecil. Tunggu dulu apa ini? Ini suaraku? Mengapa menjadi suara bayi? Apa yang terjadi?
“Bagaimana bila kita beri nama ‘Lucas’ saja?”
“Wah nama yang sangat indah, baiklah kita pakai nama itu saja.”
“Baiklah Lucas kamu harus menjadi anak yang kuat dan pemberani ya.”
Mereka tersenyum sambil melihat ke arahku. Tak selang lama aku mulai pusing dan seakan beberapa ingatan memasuki otakku. Setelah mencerna ingatan yang memasuki otakku bisa di simpulkan bahwa...Namaku dulu adalah Leo, dan aku adalah siswa SMA berumur 17 tahun, di suatu hari ada meteor jatuh mengenai sekolahku, dan aku mati akibat meteor tersebut. Dan disinilah aku berada sekarang... bereinkarnasi di sebuah dunia lain, dan berada di sebuah kerajaan bernama kerajaan oberlyn, aku terlahir di keluarga bangsawan, aku mempunyai seorang kakak laki-laki bernama William, dia sangat tampan, selisih umur kami adalah 3 tahun. Balik lagi ke cerita kehidupanku dulu, aku adalah seorang otaku dan bisa dibilang aku SANGAT NOLEP dan tidak punya banyak teman, seingatku aku hanya memiliki 3 orang teman dekat yaitu Nazela, Elfin, dan Rizzy. Aku telah menerima takdirku yang bereinkarnasi di dunia lain.
Saat aku berumur 6 tahun aku telah belajar ilmu sihir dan pedang tak lupa juga dengan kekuatan fisik dan sedikit belajar tentang akademi. Di umurku yang ke 10 tahun, kakakku berumur 13 tahun dia sangat pandai dalam teknik pedang, ilmu sihir, kekuatan fisik, bahkan nilai akademisnya sangat bagus, bisa dikatakan dia laki-laki sempurna. Di umurku yang ke 13 tahun, kakakku telah menginjak umur 16 tahun dimana setiap anak berumur 16 tahun akan dimasukkan ke sebuah akademi asrama, setelah kakakku masuk ke akademi awalnya ia pulang menemuiku 3x dalam satu tahun. Tapi sekarang dia sama sekali tidak pernah pulang untuk menemuiku lagi. Saat itu aku merasa sedikit dendam kepada kakakku karena aku berpikir ia telah melupakanku dan bersenang-senang di akademi. Setelah menginjak umur 16 tahun aku bersekolah di akademi bernama akademi Edmonia seperti kakakku, aku berada di kelas 10 dan kakakku berada di kelas 13.
Siswa-siswi di sini rata-rata dari keluarga bangsawan semua, sangat menjunjung tinggi kehormatan keluarga. Setelah beberapa hari di akademi aku telah akrab dengan teman-teman sekelas tapi ada 1 orang yang sulit sekali diajak bicara, yaitu Vino anak dari salah satu bangsawan kelas atas, dia terkenal dengan sifatnya yang buruk dan banyak orang yang tak ingin berurusan dengannya, sebaiknya aku juga jaga jarak dengannya.
Sekarang aku telah tinggal di asrama akademi.
“Baik anak-anak kita absen terlebih dahulu,” Ucap Bu Henny yang merupakan guru sastra.
“Lucas?” Panggil Bu Henny.
“Hadir!” Jawabku singkat sambil mengangkat tangan.
“Merly?”
“Hadir, Bu!!” Jawab seorang siswi bernama Merly sambil mengangkat tangan kanan.
Merly, Dia adalah siswi populer yang banyak orang bilang dia sangat kuat.
Saat jam pelajaran olahraga, seluruh murid telah berganti seragam dan menuju kelapangan.
“Anak-anak silah kan ambil tongkat sihirnya kita akan praktik sihir, dengan alasan keamanan tongkat sihir hanya diisi dengan elemen air, silah kan rasakan dan arahkan pada sasaran tersebut!” Ucap pak Edard yang merupakan guru olahraga.
Satu persatu siswa mengambil tongkat sihir dan mengarahkannya pada sasaran.
“Water Shoot!” Lucas melirik kearah sumber suara ternyata adalah Merly, seluruh siswa bertepuk tangan melihat sihirnya, dia satu-satunya siswa yang dapat menghancurkan sasaran.
“Lebih efektif jika mempelajari sihir yang dikuasai,” Kata Vino menjatuhkan tongkat sihir dan merapalkan sihir api dan mengarahkannya pada sasaran. Api tersebut membakar sasaran hingga hangus.
“Vinoo!! Ini adalah praktik sihir dan bukanlah perang! Berhentilah bersikap kekanak-kanakan.”
“Cih, membosankan.”
“Water Shoot!” Merly menggunakan sihir air untuk memadamkan api yang disebabkan oleh Vino. Lagi-lagi para murid bertepuk tangan untuk Merly.
Terdengar suara keributan diakademi, Lucas, Merly, Vino dan siswa lainya segera menuju sumber keributan. Sesampainya disana mereka melihat seorang siswa bernama Luxion seperti dirasuki oleh roh jahat. Seluruh siswa ketakutan dan membuat keributan, ditengah-tengah keributan Merly sedang merapalkan mantra untuk menghentikan Luxion.
“Biarkan saja, Luxion sudah tidak dapat diselamatkan, dia telah dirasuki sepenuhnya,” Kata Lucas berbicara dengan Merly namun pandangannya tetap mengarah pada Luxion. Merly mendengar perkataan tersebut menatap Lucas dengan muka datar.
“Biarkan saja? Semudah itu kau mengatakannya? Nyawa seseorang menjadi taruhannya kau tahu? Apa semudah itu mengorbankan nyawa seseorang?” Jawab Merly marah. Lucas hanya melirik sekilas Merly dan tidak membalas satu kata pun.
Saat Merly mencoba merapalkan sihir lagi, telah datang beberapa orang untuk menghentikan Luxion. Mereka tidak menyerang Luxion, mereka mencoba untuk tidak membunuhnya, padahal itu hanya akan menyakiti Luxion. Seseorang yang sudah sepenuhnya dirasuki roh jahat hanya dapat dibunuh, agar tidak ada korban jiwa lain. Jika tidak dibunuh maka akan menyakiti jiwa seseorang yang dirasuki. Mereka mengunci pergerakan Luxion dan membawanya pergi tidak tahu ke mana.
Biodata Penulis
Aku Aulia Keylla Alba. Biar akrab kalian bisa panggil aku Lia, lahir di Bantul 28 Mei 2009. Aku anak ketiga dari empat bersaudara. Hobi aku banyak dimulai dari nonton anime, sampai menggambar. Cita-cita aku suka berubah-ubah dulu ingin menjadi dokter, kemudian guru dan sekarang ingin jadi orang kaya. Soalnya kata orang hidup itu harus punya tujuan yang pasti agar kita tahu harus melangkah ke mana. Jangan lupa kepoin sosmedku yaa. Ig @aliaaa_zzx dan Tiktok @aliaa_liaakeyx
Besoknya, saat jam Ilmu pengetahuan sihir.
“Materi kita hari ini adalah Sihir Terlarang, Sihir Terlarang dapat mengacaukan jiwa seseorang sehingga dia tidak sepenuhnya terbangun oleh Sihir Reinkarnasi, secara umum Sihir Reinkarnasi adalah Sihir untuk memindahkan jiwa seseorang kepada orang lain. Sedangkan seseorang yang telah terkena Sihir Terlarang jiwanya sudah hancur sehingga tidak dapat diselamatkan dengan Sihir Reinkarnasi. Sihir Terlarang juga dapat secara permanen mengubah jiwa dan sihir pengguna dan korban. Maka dari itu kalian tidak boleh coba-coba merapalkan Sihir Terlarang,” Ucap Bu Lora Guru Ilmu pengetahuan sihir. Merly mengangkat tangannya.
“Permisi Bu.”
“Iya Merly ada apa?”
“Apakah ada penyebab seseorang terkena sihir Terlarang?”
“Ya. Tidak semua orang dapat terkena Sihir Terlarang, dendam, pikiran buruk dan niat negatif dapat menjadi penyebabnya. Maka dari itu, kalian tidak boleh dendam kepada orang lain, dan selalu berpikir positif.”
“Baik!!” Ucap seluruh murid. 1 Minggu kemudian.
“Anak-anak hari ini kita akan belajar sihir pemanggil. Ibu akan memberitahu caranya kalian pahami terlebih dahulu lalu terapkan, mengerti?” Ucap Bu Lora.
“Baik bu!!”
Bu Lora menjelaskan sihir pemanggil dan satu persatu murid merapalkannya. Merly memanggil seekor pegasus berwarna putih salju. Vino memanggil seekor Phoenix berwarna merah api. Sedangkan Lucas memanggil seekor Griffin berwarna putih ke orenan. Setelah itu mereka berlatih bersama hewan panggilan mereka masing-masing.
Setelah sekitar 1 bulan, dimalam hari Raja iblis menyerang kerajaan oberlyn dengan mengerahkan pasukan iblisnya. Pasukannya terdiri dari beberapa jenis iblis, termasuk goblin dan orc. Kerajaan oberlyn hampir hancur karena serangan dari pasukan raja iblis, untuk mencegah kehancuran kerajaan seluruh murid di akademi, dan para petualang ikut membantu mempertahankan kerajaan dari serangan pasukan raja iblis.
Saat seluruh murid membasmi iblis, muncul seseorang di langit dengan pakaian serba hitam menggunakan topeng iblis. Merly memperhatikan orang tersebut seakan mengenalinya.
“Dia adalah Raja iblis Lucifer,” Kata seorang petualang yang berada di sebelah Merly.
“Raja iblis Lucifer?” Tanya Merly.
“Ya. Dia adalah Raja iblis yang sangat kuat, hampir tidak ada yang bisa mengalahkannya.”
TAMAT
Bersyukur
Karya : Ceska Nasaila Azzahra
Sewaktu jam istirahat di sekolah Syafira melihat Alisya kesal. Syafira lalu menghampiri Alisya dan bertanya, “Hai Lisya,sepertinya hari ini kamu terlihat kesal?”
Alisya pun menjawab, "Yah, aku memang kesal!" Syafira kembali menatap Alisya dan bertanya, "Mengapa engkau kesal, Lisya?"
"Kemarin aku meminta ibu untuk membeli ayam goreng, tetapi ibu malah memasak tumis tahu." jawab Alisya kesal. "Ooohh begitu rupanya." kata Syafira.
Syafira dan Alisya berjalan bersama menuju kantin. Lalu Syafira pun duduk dan membuka kotak bekalnya yang berisi nasi dan tempe, sedangkan Alisya membuka kotak bekalnya yang berisi nasi dan tumis tahu.
"Yahh, tumis tahu lagi." keluhnya, Alisya yang kesal tidak memakan bekalnya.
"Mengapa kamu tidak memakan bekalmu Lisya?" tanya Syafira.
"Aku tidak selera!" jawab Alisya.
"Kalau mau makanlah" tambah Alisya.
"Serius?" tanya Syafira tak yakin.
"Dua rius!" jawab Alisya kesal.
"Terimakasih Lisya." kata Syafira kepada Lisya.
Syafira pun langsung melahap tumis tahu yang diberikan Lisya untuknya sembari berkata, "Sudah lama aku menginginkan tumis tahu buatan ibuku.Tapi aku hanya bisa menggoreng tempe dan tahu karena aku sedang belajar memasak."
Alisya tahu, kalau ibu Syafira sudah meninggal 3 tahun yang lalu. Alisya mendapat pelajaran dari kehidupan Syafira.
"Kalau ada rezeki yang cukup untuk membeli ayam goreng adalah satu keberuntungan dan kemewahan bagiku." tambah Syafira. Alisya terharu dan berniat untuk meminta maaf kepada ibunya sepulang sekolah nanti.
Batu Emas Ajaib
Oleh : Muhammad Ikhram Ghani
Di sebuah desa ada seorang anak yang bernama Joy . Dia hidup bersama orang tua nya . saat ini usianya 11 tahun . Dia bersekolah di SD Kesatuan dan duduk di kelas 6 . Dia memiliki Keterbatasan yaitu tidak bisa tumbuh tinggi. Walaupun begitu Ia tetap menjalani hari-hari sekolah seperti biasa.Ia juga memiliki banyak teman saat SD. Beberapa Hari yang lalu dia pindah rumah dikarenakan sesuatu , lalu bersekolah di SD Bangun Raya dan sekarang usianya 12 tahun.
Suatu hari , Joy sedang melakukan kegiatan , Lalu ia bertemu dengan Jaka saat pertama kali . Jaka langsung mengejek Joy karena bertubuh pendek “Lihat dia , Sangat pendek.. Hahaha ” kata Jaka Lalu semua anak ikut menertawakan Joy . Joy merasa sedih saat itu . Lalu ia berpikir dengan positif bahwa hanya hari itu dia diejek. tetapi dia salah , dia satu kelas dengan Jaka dan Jaka hampir setiap hari mengejek Joy bahkan menyebut namanya “pendek” dan sedihnya lagi yang lain ikut mengejek . Karena kejadian itu , kualitas belajarnya selalu menurun dan dia hanya mempunyai 1 teman di lingkungan rumah nya , yaitu Arya . Setiap perjalanan ke sekolah, Joy selalu merasa sedih.
Hari Minggu , Joy pergi ke Taman untuk mengerjakan tugas Praktek . Setelah sampai, ia mencari-cari barang di Taman untuk dibuat praktek . Beberapa menit sudah berlalu dan ia belum selesai . Saat sedang mencari, Joy melihat ada sinar berwarna emas dari semak belukar yang agak jauh dari lokasinya , Lalu Joy ingin tahu apa benda yang menghasilkan cahaya emas itu , Sehingga ia mengikuti jejak cahaya itu , dan setelah melihat di semak belukar itu ternyata benda itu adalah sebuah batu . Batu itu memiliki ukuran yang sedikit besar dan berwarna emas mengkilat. Lalu Joy membawa pulang batu tersebut karena Joy tertarik dengan batu itu . Lalu dia melihat jam dan ternyata waktu sudah hampir malam , lalu ia Pulang . Setelah sampai rumah ia ke kamar . Joy langsung beristirahat dan menaruh batu emas itu di atas meja belajar di kamarnya . Lalu batu itu tiba-tiba saja bergerak ke arah Joy , lalu Joy kaget . Dan batu itu bisa berbicara “Halo tuan Joy” kata batu itu lalu Joy menjawab dengan sedikit panik “bagaimana kau bisa bisa bicara , bagaimana kau tahu namaku? ” . Lalu batu itu menjawab “ Hohoho aku bisa bicara karena aku adalah batu ajaib dan pastilah aku akan tahu nama pemiliku” . Ternyata batu emas itu sudah Meramalkan bahwa Joy akan menjadi pemiliknya . Lalu batu itu berkata “ Karena kau adalah pemilik ku , kau boleh memberikan 3 keinginan kepada ku , keinginan itu akan aku kabulkan ” . lalu Joy menjawab “ hmm... Itu besok saja , ini sudah malam ” . “ Baiklah tuan Joy , tidak apa-apa ” jawab batu emas itu . Baru menemukan batu emas itu , Joy langsung menganggap nya menjadi teman .
Saat pagi , Joy bangun terlalu pagi , jadi tidak ada waktu mengabulkan keinginan dengan batu emas. Akhirnya Joy membawa batu emas itu ke sekolah . Pada jam Istirahat sekolah , Ia sedikit sedih karena seperti biasa Jaka mengejeknya lagi . “ Kau kenapa tuan Joy , seperti sedih ? ” tanya batu emas . “ Iya , aku diejek lagi oleh Jaka ” kata Joy . “Jaka , siapa dia !” kata batu emas . Tiba-tiba Jaka dan teman temannya melihat Joy , “ Hey pendek , apakah kau sudah gila berbicara kepada batu...Hahaha ” kata Jaka . Joy hanya diam saat itu . Setelah Jaka pergi , batu berkata “ Bagaimana tuan Joy , 3 keinginan mu ” . “ Oh ya..baru ingat ” sahut Joy sedikit kaget . Joy pun juga teringat ia lupa membawa uang jajan . Lalu ia berkata “ Aku ingin uang jajan sekitar Rp 10.000 ” . “ Baik tuan Joy ” kata batu emas itu . Tiba-tiba uang sebesar Rp 10.000 langsung ada di mejanya .
Semua teman teman Jaka kaget karena itu . “ Hahaha..kau pendek ” kata Joy seperti membalas perlakuan Jaka . Tetapi setiap menit, Joy bertambah tinggi yang akhirnya tinggi nya hampir menyamai kelas nya. Joy dan yang lain sedikit panik , Joy beharap batu emas dapat membantunya . Lalu batu emas keluar dari sakunya Lalu berkata “ Kenapa tuan Joy ? ”. “ Ehh aku tidak ingin menjadi tinggi ” kata Joy . “ Tuan aku sudah bilang , akan ada konsekuensi dari setiap keinginan ” kata batu emas . “ Iya aku sudah ingat , tapi apakah kau bisa membantu ku ” kata Joy . “ Karena kau adalah pemilik ku baiklah aku akan membantu mu , aku akan menghilangkan mantra bertumbuh tinggi , tetapi ingat dengan konsekuensi ”. “ Baiklah batu emas .maafkan aku ” kata Joy.” Tidak apa-apa semua butuh pembelajaran” kata Batu emas.
Dengan secara ajaib , Joy langsung menjadi pendek lagi dan teman temannya termasuk Jaka dan Arya bertanya “ Apa kau baik-baik saja Joy ? ” . “ Aku baik baik saja ” kata Joy . Akhirnya Jaka , Arya , dan teman temannya meminta maaf kepada Joy . Begitu juga dengan Joy ia juga meminta maaf kepada semua. Akhirnya mereka semua berteman . “ Akhirnya, pemilik ku senang ” kata batu emas dengan senang . Akhirnya semua bahagia.
~Selesai~
Halo, Nama saya Muhammad Ikhram Ghani . Biasa dipanggil Ghani . Saya sekolah di SMP Negeri 1 Bantul , saya lahir pada tanggal 16 Oktober 2009 . Rumah saya ada di Perumahan Sedayu Sejahtera , RT 70 . Hobi saya yaitu menggambar.