Pos Baderan adalah gerbang utama pendakian Gunung Argopuro di Situbondo, Jawa Timur, dengan jalur yang lebih panjang dari jalur Bremi Tetapi memiliki Pemandangan yang Ikonik
Pos Mata Air 1 di Gunung Argopuro adalah titik perhentian dengan sumber air alami,tempat pendaki mengisi ulang air dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Batas kawasan sebelum Pos Mata Air 1 di Gunung Argopuro umumnya berada di sekitar peralihan antara area hutan produksi, perkebunan, atau lahan penduduk menuju kawasan hutan lindung atau konservasi. Jika melalui jalur Baderan (Situbondo), batas kawasan ini biasanya berada setelah area ladang penduduk sebelum memasuki hutan lebat. Sementara jika melalui jalur Bremi (Probolinggo), batas ini ada di sekitar pintu masuk Taman Nasional.
Pos Mata Air 2 di Gunung Argopuro adalah salah satu titik peristirahatan bagi para pendaki yang melewati jalur Bremi atau Baderan. Pos ini memiliki sumber air yang cukup melimpah, sehingga menjadi tempat strategis untuk mengisi persediaan air sebelum melanjutkan perjalanan.
Sabana Kecil Argopuro adalah salah satu spot indah yang ada di jalur pendakian Gunung Argopuro, Jawa Timur. Lokasinya berada setelah Pos Mata air 2 dan sebelum Sabana Besar dan sering dijadikan tempat beristirahat oleh para pendaki.
Sabana Besar Argopuro adalah salah satu pemandangan paling indah di jalur pendakian Gunung Argopuro, yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Sabana ini dikenal karena hamparan padang rumput luas yang dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan, menciptakan pemandangan yang sangat memukau.
Cikasur adalah salah satu pos terkenal di jalur pendakian Gunung Argopuro, Jawa Timur. Terletak di ketinggian sekitar 2.200 mdpl, Cikasur dulunya merupakan landasan pesawat peninggalan Belanda. Kini, area ini dikenal sebagai padang rumput luas dengan aliran sungai jernih, menjadikannya tempat favorit untuk beristirahat bagi para pendaki. Keindahan alamnya, ditambah dengan jejak sejarah dan satwa liar seperti rusa, membuat Cikasur menjadi salah satu daya tarik utama dalam pendakian Argopuro.
Cisentor adalah sebuah area perkemahan di Gunung Argopuro, yang merupakan bagian dari Pegunungan Hyang di Jawa Timur. Terletak di ketinggian sekitar 2.448 mdpl, Cisentor menjadi titik istirahat bagi para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak Argopuro atau ke Danau Taman Hidup. Tempat ini memiliki sumber air yang melimpah dan pemandangan hutan yang asri, menjadikannya lokasi strategis untuk berkemah. Selain itu, Cisentor juga dikenal sebagai habitat satwa liar seperti burung merak dan kijang.
Rawa Embik adalah sebuah area rawa yang terletak di Gunung Argopuro, Jawa Timur. Rawa ini berada di jalur pendakian dan sering dijadikan tempat beristirahat oleh para pendaki sebelum mencapai puncak. Selain keindahan alamnya, Rawa Embik juga dikenal dengan suasana mistisnya karena terkait dengan legenda Dewi Rengganis, tokoh mitos yang diyakini pernah bersemayam di Gunung Argopuro.
Setelah melewati Rawa Embik, pendaki akan memasuki Sabana Argopuro, sebuah padang rumput luas dengan pemandangan indah dan udara sejuk. Sabana ini dikelilingi bukit-bukit hijau, dengan jalur yang relatif landai dibandingkan sebelumnya. Tempat ini sering dijadikan lokasi berkemah sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Argopuro. Suasana di sini tenang, dengan angin sepoi-sepoi dan sering ditemui kawanan burung atau Jejak satwa liar
Sabana Lonceng adalah salah satu spot ikonik di Gunung Argopuro, Jawa Timur. Terletak di jalur pendakian Argopuro via Baderan atau Bremi, sabana ini menawarkan pemandangan padang rumput luas dengan latar belakang perbukitan hijau.
Nama "Lonceng" berasal dari cerita lokal yang menyebutkan adanya lonceng misterius di sekitar area ini, yang konon berbunyi pada waktu-waktu tertentu. Selain itu, Gunung Argopuro sendiri terkenal dengan kisah mistisnya, termasuk legenda Dewi Rengganis.
Selain Puncak Argopuro, pendaki juga bisa menuju Puncak Rengganis, yang memiliki reruntuhan bangunan kuno yang diyakini sebagai petilasan Dewi Rengganis. Tempat ini memiliki nuansa mistis dan dipercaya sebagai situs sejarah kerajaan masa lalu.
Puncak Argopuro adalah titik tertinggi di Pegunungan Hyang, Jawa Timur, dengan ketinggian sekitar 3.088 mdpl. Gunung ini terkenal sebagai jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa, dengan rute yang melewati hutan, savana, dan situs bersejarah seperti Reruntuhan Rengganis.
Puncak Hyang adalah salah satu puncak tertinggi di Gunung Argopuro, yang terletak di Jawa Timur. Gunung ini terkenal dengan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa dan memiliki sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit, seperti situs Rengganis. Puncak Hyang memiliki ketinggian sekitar 3.065 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan menawarkan pemandangan indah serta ekosistem yang kaya. Pendakian ke puncak ini biasanya dilakukan melalui jalur Bremi dan Baderan
Setelah Puncak Hyang, ada pertigaan yang mengarah ke 2 Jalur
1. Ke Baderan (Situbondo) → Jalur lebih panjang, landai, melewati Cikasur & Cisentor.
2. Ke Bremi (Probolinggo) → Jalur lebih pendek, curam, melewati Danau Taman Hidup
Cemoro Limo sendiri adalah salah satu titik yang bisa dilalui pendaki sebelum mencapai puncak Argopuro. Dari pertigaan Aing Kenek, jalur ini akan membawa pendaki melewati medan yang cukup bervariasi, termasuk hutan dan padang rumput, sebelum mencapai kawasan yang lebih tinggi.
Hutan Lumut adalah salah satu bagian yang menarik dari jalur pendakian Gunung Argopuro di Jawa Timur. Kawasan ini dikenal dengan pepohonan besar yang diselimuti lumut tebal, menciptakan suasana yang lembap dan mistis. Kepadatan vegetasi di area ini seringkali menghalangi sinar matahari masuk, menambah kesan misterius saat melintasinya.
Danau Taman Hidup adalah danau alami di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, dengan ketinggian 1.973 mdpl. Dikelilingi hutan lebat. danau ini sering jadi persinggahan pendaki Gunung Argopuro. Suasananya tenang, cocok untuk berkemah dan memancing. Aksesnya melalui trekking dari Desa Baderan (Situbondo) atau Bremi (Probolinggo)
Hutan damar di kawasan ini didominasi oleh pohon damar (Agathis dammara), yang sering ditemukan di hutan pegunungan tropis. Selain damar, kawasan hutan di Argopuro juga kaya akan flora dan fauna khas, termasuk berbagai jenis anggrek, edelweis, serta satwa seperti lutung, kijang, dan burung langka.
Pos Pendakian Bremi adalah salah satu jalur pendakian menuju Gunung Argopuro yang terletak di Desa Bermi, Jawa Timur. Meskipun nama desa tersebut adalah Bermi, jalur ini lebih dikenal dengan sebutan "Pos Bremi".