Karang Taruna di Padukuhan Druju hadir sebagai wadah pengembangan generasi muda yang berperan penting dalam kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Keberadaannya tersebar di setiap wilayah, sebagian terbentuk berdasarkan Rukun Tetangga (RT) masing-masing sementara ada juga yang merupakan gabungan dari beberapa RT. Melalui kegiatan rutin dan program kerja yang dijalankan, Karang Taruna menjadi ruang belajar dan berkontribusi bagi pemuda-pemudi sekaligus masyarakat Padukuhan Druju.
Organisasi Pemuda-Pemudi Druju Krajan merupakan organisasi kepemudaan yang khusus berada di RT 2 Padukuhan Druju. Sejak berdiri pada tahun 2000, Karang Taruna ini terus aktif menjadi wadah pengembangan generasi muda di lingkungannya. Dengan jumlah anggota sekitar 30 orang, organisasi ini menjadi ruang bagi pemudan dan pemudi untuk berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, ekonomi, hingga pengembangan diri.
Kepengurusan Karang taruna ini dipimpin oleh Agung Budi Aji dengan masa jabatan 3 (tiga) tahun. Adapun struktur organisasi ini terdiri dari:
Ketua : Agung
Wakil Ketua : Agus Safaat
Sekretaris : Neva dan Iyan
Bendahara : Eka dan Hasan
Humas : Ditya dan Nadia
Perlengkapan : Topik
Adapun program kerja utama Karang taruna terbagi ke dalam 5 (lima) bidang:
Bidang Ekonomi
Bidang Pengembangan Diri
Bidang Sosial
Bidang Olahraga & Seni Budaya
Bidang Teknologi & Inovasi
Untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata, organisasi ini secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan, di antaranya:
Bank Sampah
Gotong Royong
Pertemuan Pemuda Rutin
Semarak 17 Agustusan
Dalam perjalanannya, organisasi ini menghadapi sejumlah tantangan antara lain:
Sumber Daya Manusia (SDM): kurangnya partisipasi pemuda karena banyak yang merantau atau sibuk bekerja, serta keterampilan anggota yang masih terbatas.
Pendanaan & Fasilitas: dana yang terbatas, fasilitas minim, tidak ada sekretariat tetap, serta akses internet yang lemah.
Budaya & Pola Pikir: sebagian pemuda lebih tertarik pada hiburan instan seperti game online, munculnya konflik internal akibat perbedaan pendapat, dan rendahnya kesadaran terhadap lingkungan maupun kegiatan sosial.
Manajemen Organisasi: pengalaman perencanaan dan pengelolaan program yang masih terbatas, administrasi kegiatan dan keuangan yang belum rapi, serta lambatnya regenerasi kepengurusan.
Organisasi Pemuda Pemudi Druju Krajan berkomitmen untuk terus tumbuh sebagai motor penggerak perubahan desa. Harapan ke depan adalah menghadirkan pemuda yang kreatif, berdaya saing, peduli masyarakat, serta mampu mewujudkan Druju Krajan yang maju, mandiri, dan harmonis.