Kelompok Tani Druju Sembada merupakan kelompok tani yang aktif dan berperan penting dalam pengelolaan pertanian di Padukuhan Druju, Margodadi, Seyegan, Sleman. Kelompok Tani Druju Sembada berdiri secara turun menurun bahkan sebelum tahun 1985. Kelompok ini menjadi wadah kebersamaan, untuk saling membantu dan menjaga keberlangsungan pertanian desa.
Saat ini, Kelompok Tani Druju Sembada dipimpin oleh Bapak Sugiya yang juga dikenal sebagai mantan Dukuh Druju pada periode 2002-2021. Di bawah kepimpinannya, kelompok ini memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, serta beberapa seksi. Dalam hal ini, kepengurusan yang teratur memudahkan koordinasi, baik untuk kegiatan rutin maupun program kerja tahunan.
Dalam hal keanggotaan, anggota Kelompok Tani Druju Sembada didominasi oleh para ibu-ibu lansia. Meskipun mayoritas anggota merupakan para lansia, semangat dan partisipasi mereka tetap terjaga. Pertemuan rutin diadakan setiap Minggu Pahing, menjadi momen penting untuk berdiskusi, arisan, serta evaluasi kegiatan pertanian.
Salah satu fokus utama kelompok ini adalah memberdayakan ibu-ibu agar dapat menanam sayuran di pekarangan rumah. Selain itu, Kelompok Tani Druju Sembada juga memiliki 2 (dua) fokus kegiatan utama di antaranya yaitu:
Koperasi
Koperasi berfungsi sebagai sarana simpan pinjam dan pengelolaan keuangan. Melalui koperasi, anggota dapat mengakses modal usaha, membeli kebutuhan pertanian, atau mendapatkan bantuan saat menghadapi kesulitan finansial. Sistem koperasi ini dikelola secara transparan oleh pengurus sehingga kepercayaan anggota tetap terjaga. Koperasi Tani Druju Sembada juga telah berstatus badan hukum sehingga memperkuat posisi mereka dalam mengakses bantuan, pelatihan, dan kerja sama. Tersedia pula sekolah tani atau program pendampingan sehingga anggota bisa terus belajar teknik pertnian yang lebih efektif.
Lumbung Pangan
Lumbung pangan menjadai cadangan strategis yang digunakan saat musim paceklik tiba. Sistem ini membantu memastikan anggota tetap memiliki akses terhadap bahan pangan meskipun hasil pangan sedang menurun. Namun, pengelolaan lumbung pangan tidak lepas dari tantangan seperti serangan tikus yang dapat mengurangi stok. Meskipun demikian, peran lumbung pangan tetap vital untuk menjaga ketersediaan pangan bagi anggota kelompok.
Selain itu, Kelompok Tani Druju Sembada juga menjalankan kegiatan lain seperti penyediaan peralatan seperti kultivator, handsprayer, dan pompa air yang digunakan anggota. Kelompok Tani Druju Sembada juga menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelola jagung (PT) untuk meningkatkan hasil produksi dan pemasaran. Sistem kemitraan ini memberi peluang tambahan pendapatan bagi anggota, serta membuka akses terhadap teknologi dan bibit yang lebih berkualitas.
Untuk lahan dan produksi pertanian, Kelompok Tani Druju Sembada mengelola lahan sawah seluas sekitar 18 hektar, meskipun pada tahun 2019 sebagian lahan (33 petak) terkena dampak pembangunan tol. Adapun jenis padi yang dibudidayakan antara lain padi 32, 42, dan Jiera dengan pola tanam teratur yang mengatur sistem irigasi. Adapun siklus tanam dibagi menjadi:
MT 1 : Oktober - Januari
MT 2 : Februari - Juli
MT 3 : Agustus - November
Selain padi, Kelompok Tani Druju Sembada juga mengembangkan kebun pisang dan pepaya. Pepaya dipilih karena masa panen yang terhitung panjang (lebih dari satu tahun) dan potensi pengolahan menjadi berbagai produk seperti abon pepaya dan keripik pepaya. Dalam produktivitas dan pemasaran, Kelompok Tani Druju Sembada menggunakan teknologi modern seperti traktor dan dukungan bibit dari dinas sehingga produksi pertanian semakin efisien.
Adapun beberapa tantangan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Druju Sembada antara lain yaitu pengelolaan administrasi dan keterbatasan anggota dikarenakan sebagian anggota sudah lanjut usia. Meski begitu, semangat untuk mempertahankan dan mengembangkan pertanian tetap tinggi.
Bagi Kelompok Tani Druju Sembada, pertanian adalah usaha yang menjanjikan. "Jika ada lahan, maka manfaatkan!" menjadi semangat yang terus mereka pegang untuk menjaga kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Padukuhan Druju.