Media pembelajaran untuk mendalami
Entomologi Pertanian
Jelajahi peranan serangga pertanian hingga pengendalian hama terpadu.
Entomologi berasal dari bahasa yunani yaitu kata “entomon” yang berarti serangga dan “logos” yang berarti ilmu. Seseorang yang menggeluti penelitian tentang serangga disebut sebagai “entomologis”. Gary A Dunn (1979) mendefinisikan Entomologi adalah cabang ilmu zoologi yang secara khusus mempelajari tentang serangga (insecta) dari filum arhtropoda. Serangga, sebagai kelompok hewan paling beragam di Bumi, memiliki peran yang sangat krusial dalam ekosistem. Dengan tingkat keanekaragaman dan kelimpahan yang superior di antara artropoda, serangga menduduki posisi dominan sebagai invertebrata di berbagai habitat darat dan air tawar. Aktivitas mereka, termasuk nutrisi, berkontribusi signifikan terhadap fungsi ekosistem. Entomologi tidak hanya sekadar mengidentifikasi dan mengklasifikasi serangga, tetapi juga menyelidiki berbagai aspek kehidupan mereka, mulai dari taksonomi, morfologi, anatomi, fisiologi, perilaku, hingga ekologi. Kajian entomologi memiliki cakupan yang sangat luas. Entomologis dan para ilmuwan yang mempelajari serangga biasanya fokus mengkaji pada berbagai bidang seperti taksonomi (pengelompokan dan penamaan serangga), morfologi (bentuk luar dan dalam serangga), fisiologi (fungsi organ dalam tubuh serangga), perilaku (cara serangga berinteraksi dengan lingkungan dan sesamanya), ekologi (hubungan serangga dengan lingkungan), serta aplikasi entomologi dalam bidang pertanian, kesehatan, dan forensik.
Entomologi pertanian merupakan cabang ilmu yang mendalami interaksi kompleks antara serangga dan tanaman budidaya (Van Emden, 2013). Penerapan ilmu dasar entomologi bermanfaat bagi manusia seperti membantu dalam mengendalikan hama serangga yang merugikan pertanian dan kesehatan manusia, serta mengembangkan pestisida yang lebih ramah lingkungan (Bateman et al., 2018).
Setelah memahami betapa krusialnya peran serangga dalam ekosistem, mari selami lebih jauh ke dalam dunia menarik Entomologi Pertanian bersama Agrobioinsecta!
PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PASUNDAN
Sikap
Memiliki sikap ilmiah yang diterapkan dalam setiap pemecahan masalah dalam upaya berkontibusi untuk kepentingan masyarakat, lingkungan dan dunia pendidikan
Pengetahuan
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
Kompetensi Umum
Mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam website perguruan tinggi
Kompetensi Khusus
Menerapkan konsep biologi terkini dan ilmu kependidikan dalam mengembangkan produk-produk pembelajaran dengan memanfaatkan kemajuan IPTEKS untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran biologi.
Mengevaluasi dan menerapkan informasi serta konsep biologi secara kritis dan kontekstual untuk memecahkan masalah-masalah terkait sains dalam kehidupan sehari-hari, serta mengkomunikasikan hasil analisis dan solusinya secara efektif.
Referensi :
Bateman, M. L., Day, R. K., Luke, B., Edgington, S., Kuhlmann, U., & Cock, M. J. (2018). Assessment of potential biopesticide options for managing fall armyworm (Spodoptera frugiperda) in Africa. Journal of applied entomology, 142(9), 805-819.
Dunn, A. Gary. (1979). Basic Entomology. 4-H Entomology Series
Van Emden, H. F. (2013). Handbook of agricultural entomology. John Wiley & Sons.
Hubungi kontak dibawah untuk mendapatkan informasi selengkapnya
mengenai project ini