Program ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengidentifikasi sekaligus mendokumentasikan salah satu potensi sosial yang dimiliki desa. Yayasan ini telah beroperasi selama kurang lebih empat tahun dan mengembangkan berbagai kegiatan yang berfokus pada bidang pendidikan, advokasi, dan industri wig. Keberadaan yayasan menjadi salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Neglasari.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara bersama pengelola yayasan untuk menggali informasi mengenai sejarah berdirinya yayasan, bidang-bidang yang dijalankan, serta arah pengembangan pada masa mendatang. Selama kunjungan, tim KKN juga berkesempatan mengamati secara langsung proses produksi wig yang menjadi salah satu unit usaha yayasan, berdiskusi mengenai kegiatan advokasi yang dilakukan kepada masyarakat, serta melihat pelaksanaan kegiatan pendidikan yang sedang dikembangkan. Pada bidang pendidikan, yayasan telah mendirikan Raudhatul Athfal (RA) sebagai layanan pendidikan anak usia dini dan berencana terus memperluas kontribusinya melalui pembukaan bidang-bidang baru sesuai kebutuhan masyarakat.
Salah satu nilai penting yang dimiliki yayasan adalah komitmennya dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Tenaga kerja yang direkrut sebagian besar berasal dari warga yang mengalami kesulitan memperoleh pekerjaan di sektor formal akibat keterbatasan persyaratan, seperti tingkat pendidikan atau pengalaman kerja. Melalui sistem pembelajaran dan pelatihan, yayasan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki kemauan untuk belajar sehingga mereka dapat memperoleh keterampilan dan sumber penghasilan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa yayasan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sosial, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Sebagai hasil dari kegiatan ini, tim KKN menghasilkan video profil yayasan yang mendokumentasikan berbagai aktivitas dan potensi yang dimiliki. Video tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi sekaligus promosi untuk memperkenalkan peran yayasan kepada masyarakat yang lebih luas. Selain itu, informasi hasil observasi dan wawancara menjadi bagian dari basis data potensi sosial Desa Neglasari yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pengembangan WebGIS dan dokumentasi pembangunan desa.