Pada bidang ekonomi, Desa Neglasari memiliki potensi yang cukup beragam, terutama pada sektor pertanian, peternakan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sektor pertanian didukung oleh lahan persawahan yang luas serta keberadaan pabrik penggilingan beras yang berperan dalam mengolah hasil panen masyarakat. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan berbagai produk unggulan khas desa, seperti Burayot, makanan tradisional berbahan dasar gula merah, serta Kerupuk RO yang menjadi salah satu produk khas Kecamatan Kadungora. Desa Neglasari juga memiliki nilai historis dalam perkembangan industri optik melalui Pabrik Kacamata Kasoem yang didirikan oleh Atjoem Kasoem dan pernah menjadi salah satu pabrik kacamata terbesar di Asia. Meskipun saat ini aktivitas produksinya tidak lagi berkembang seperti pada masa kejayaannya, keberadaan pabrik tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan ekonomi desa. Di samping itu, potensi ekonomi kreatif juga terus berkembang melalui industri wig yang dikelola oleh yayasan sosial setempat. Industri ini tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi persyaratan kerja di sektor formal. Beragam potensi ekonomi tersebut menjadi modal penting bagi Desa Neglasari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis potensi wilayah.