KERAJAAN HINDU BUDHA
Dari Ajaran Hingga Kerajaan
KERAJAAN bercorak Hindu yang tertua di Indonesia adalah Kerajaan Kutai. Beberapa sumber memperkirakan bahwa Kerajaan Kutai mulai berdiri sekitar tahun 400 – 500 Masehi di hulu Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Selain menjadi kerajaan hindu yang paling tua di Indonesia, Kerajaan Kutai pun dikatakan sebagai kerajaan Hindu tertua yang ada di seluruh Asia Tenggara. Salah satu bukti sejarah dari peradaban Kerajaan Kutai adalah adanya prasasti Yupa.
Kemudian, kerajaan bercorak Budha yang tertua di Indonesia adalah Kerajaan Sriwijaya. Agama Budha diperkirakan mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-5 yang dibawa oleh seseorang dari Tiongkok yang bernama Fa Hsien. Kerajaan Sriwijaya itu sendiri diperkirakan mulai berdiri pada abad ke-7. Kerajaan Sriwijaya mencapai masa kejayaannya dibawah pemerintahan Raja Balaputra Dewa. Bersama Sang Raja Balaputra Dewa, Sriwijaya sangat berkembang di bidang ekonomi, pendidikan, dan juga budaya. Saat itu, Balaputra Dewa berupaya untuk membuat jalur armada laut yang kuat agar jalur pelayaran di Sriwijaya menjadi aman. Salah satu bukti sejarah dari kerajaan bercorak Budha ini adalah adanya prasasti Kedukan Bukit.
Prasasti ini menjadi menarik karena bahasa yang digunakan bukan bahasa Sansekerta seperti yang biasa digunakan dalam setiap prasasti yang hampir sejaman, tapi menggunakan bahasa Melayu Kuno. Hingga dapat disimpulkan pemakaian bahasa Melayu sesungguhnya sudah dirintis sejak zaman Sriwijaya, atau dengan kata lain, Sriwijaya-lah yang menemukan serta mengembangkan bahasa Melayu dengan menjadikannya sebagai bahasa Lingua franca yang nantinya menjadi bahasa akar dari bahasa Indonesia yang kita pakai sekarang ini.
Selain prasasti, peninggalan sejarah Kerajaan Hindu Budha di Indonesia ada yang berbentuk bangunan atau disebut candi, petilasan, maupun kitab-kitab sastra seperti Arjuna Wiwaha dan Sutasoma, maupun Kitab Sejarah seperti Negarakertagama