Post date: Mar 15, 2015 3:36:30 PM
Gambar 1
Ilustrasi melipat kertas gambar secara manual
Sumber gambar: Youtube
Gambar 2
Kertas gambar ukuran besar cukup menyita ruang
Untuk apa kertas gambar dilipat? Jawaban pertanyaan tersebut sebenarnya berhubungan dengan metode penyimpanan.
Dalam penyimpanan kertas gambar, dikenal beberapa macam cara, antara lain dilipat, digulung, atau dibiarkan seperti apa adanya. Metode yang pertama dan kedua ditujukan untuk efisiensi tempat. Tentunya masing-masing metode ada plus minusnya. Metode paling bagus jika ditinjau dari efek terhadap kertas gambar (kertas tidak berubah bentuk) adalah yang terakhir. Sayangnya menyita ruang terutama untuk kertas dengan ukuran jumbo. Untuk kertas ukuran lebih kecil (A3) bisa langsung dibundel dalam map misalnya. Yang agak repot jika ukuran kertas cukup besar (A1 atau A0), dibutuhkan alat penyimpan semacam laci (drawer) yang cukup besar pula.
(a)
Gantungan kertas gambar
(b)
Laci kertas ukuran besar
(c)
Lemari gulungan kertas
(d)
Tabung gulungan kertas portabel
(e)
Ordner
Gambar 4
Mesin pelipat kertas gambar
Di artikel ini kita akan membicarakan tentang cara melipat kertas gambar, secara manual tentunya.
Melipat kertas gambar ada aturannya? Ya, tentu saja. Sayangnya untuk standar ISO belum ketemu artikelnya (atau memang tidak ada?). Yang ditemukan baru standar Jerman yaitu DIN 824. Tidak apa-apa, yang penting bisa terpakai dan berfungsi dengan optimal. DIN adalah singkatan dari Deutsches Institut für Normung. Dalam bahasa Inggris kurang lebih berarti German institute for standardization.
Sebagai informasi tambahan, pada standar DIN 824 ini ada beberapa tipe cara melipat kertas yaitu: tipe A, B, dan C.
Artikel ini hanya akan membahas 2 tipe yaitu A dan C.
Pada tipe A (lihat Gambar 5.a), bagian kertas sebelah kiri diberi sisa ruang yang nantinya dibuat lubang dengan alat pelubang kertas (perforator). Metode ini akan memudahkan kertas gambar disimpan di penyimpan dokumen dengan penjepit seperti ordner.
Tipe C (lihat Gambar 5.b) merupakan cara pelipatan kertas yang lebih sederhana. Kertas ukuran besar dilipat sampai berukuran kecil (A4). Tidak ada bagian yang dilubangi seperti pada tipe A. Untuk menyimpan kertas gambar yang dilipat dengan tipe ini dibutuhkan kotak atau penyimpan sejenis dompet.
(a)
(b)
Gambar 5
Perbedaan hasil akhir lipatan kertas tipe A dan tipe C
Referensi: DIN 824. Digambar dengan CAD oleh Sugeng R.
Gambar 6
Contoh perforator dan penyimpan dokumen dengan penjepit (ordner).
Alat-alat ini sering digunakan untuk kertas gambar yang dilipat dengan tipe A.
Di bawah ini adalah beberapa cara melipat kertas gambar berdasarkan standar DIN 824.
1. Tipe A
Cara melipat kertas gambar A0 (tipe A)
Cara melipat kertas gambar A1 (tipe A)
Cara melipat kertas gambar A2 (tipe A)
Cara melipat kertas gambar A3 (tipe A)
2. Tipe C
Cara melipat kertas gambar A0 (tipe C)
Cara melipat kertas gambar A1 (tipe C)