PETA KABUPATEN MAJALENGKA
Letak Geografis
Kabupaten Majalengka merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Barat, memiliki luas 1.204,24 Km2 atau 3,25% dari luas wilayah daratan Provinsi Jawa Barat (37.095,28 Km2 ). Secara geografis Kabupaten Majalengka berada di bagian Timur Provinsi Jawa Barat, dengan posisi astronomis : Bagian Barat antara 108° 03’-108° 19’ Bujur Timur, bagian Timur antara 108° 12’-108° 25’ Bujur Timur, bagian Utara antara 6° 36’-6° 58’ Lintang Selatan dan bagian Selatan antara 6° 43’-7° 03’ Lintang Selatan.
Secara geografis Kabupaten Majalengka berbatasan dengan wilayah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara, berbatasan dengan Kabupaten Indramayu;
b. Sebelah Timur, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon dan Kuningan, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 246 Tahun 2004 tentang Batas Wilayah Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2009 tentang Batas Daerah Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat;
c. Sebelah Selatan, berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya;
d. Sebelah Barat, berbatasan dengan Kabupaten Sumedang, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2008 tentang Batas Daerah Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat.
Zona Pegunungan
Berada pada ketinggian 500-857 meter di atas permukaan laut.
Memiliki luas sekitar 482,02 km², yang mencakup sekitar 40,03% dari total luas Kabupaten Majalengka.
Wilayah ini terkenal dengan panorama alam yang indah dan cocok untuk pengembangan sektor pariwisata dan pertanian.
Zona Bergelombang/Bukit
Berada pada ketinggian 50-500 meter di atas permukaan laut.
Memiliki luas sekitar 376,53 km², yang mencakup sekitar 31,27% dari total luas Kabupaten Majalengka.
Zona ini mendukung keberagaman sumber daya alam seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan, serta peluang usaha kreatif dan pertanian.
Zona Dataran Rendah
Berada pada ketinggian 19-50 meter di atas permukaan laut.
Memiliki luas sekitar 345,69 km², yang mencakup sekitar 28,70% dari total luas Kabupaten Majalengka.
Berada di lokasi yang sangat strategis sebagai penghubung antara empat kabupaten: Sumedang, Indramayu, Cirebon, dan Kuningan.
Wilayah ini sangat potensial untuk pengembangan sebagai pusat bisnis dan industri, serta memegang peranan penting dalam jaringan transportasi regional.
Kabupaten Majalengka diapit oleh 2 PKN Cirebon Raya dan Bandung Raya dan berada di perlintasan antara Jawa Barat (Bandung) dan Jawa Tengah (Semarang) sebagai PKN Gerbang Kertosusila. Kondisi Kabupaten Majalengka yang strategis di dukung dengan adanya kebijakan pemerintah pusat melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan Bandara Internasional Jawa Barat yang akan dibangun di Kabupaten Majalengka, diharapkan mampu mengakselerasi perwujudan koridor dan sekaligus mengurangi beban aktivitas ekonomi di Jawa Barat Bagian Barat melalui PKW Kadipaten guna mendukung kepada Pusat Kegiatan Nasional (PKN) Cirebon dan pengembangan Jawa Barat Bagian Timur.