TENGGARONG – Beberapa siswa yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Penghijauan. Didampingi oleh guru pembimbing, Ibu Tri Wardiati dengan antusias melaksanakan kegiatan penanaman bibit pakcoy dan selada menggunakan sistem hidroponik di area halaman sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan sekolah dalam mendukung gerakan Adiwiyata – sebuah program nasional yang bertujuan menciptakan sekolah berwawasan lingkungan. Dengan mengenakan seragam sekolah dan perlengkapan berkebun, para siswa terlihat telaten menanam bibit ke dalam media tanam yang telah disiapkan. Proses ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pertanian berkelanjutan, tetapi juga menjadi pengalaman bermakna dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Ibu Tri Wardiati @didit.judit , kegiatan ini bukan sekadar praktik menanam sayuran, tetapi bagian dari pembentukan karakter cinta lingkungan. "Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang pentingnya menjaga bumi dengan cara yang sederhana namun berdampak besar. Sistem hidroponik kami pilih karena ramah lingkungan, hemat air, dan bisa diaplikasikan dalam lahan terbatas," ujarnya.
Program Adiwiyata memberikan manfaat yang luar biasa bagi seluruh warga sekolah. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, program ini juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang bersih, sehat, dan hijau. Di sisi lain, siswa juga dilatih untuk menjadi agen perubahan yang mampu menerapkan nilai-nilai peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Penanaman bibit pakcoy dan selada ini menjadi bukti nyata bahwa SMP Negeri 1 Tenggarong tidak hanya berkomitmen dalam bidang akademik, tetapi juga serius dalam menanamkan nilai-nilai kelestarian lingkungan kepada generasi muda. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, sekolah ini terus menorehkan langkah-langkah kecil yang bermakna demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
SMP Negeri 1 Tenggarong Tanamkan Semangat Hijau Melalui Penanaman Bibit Pakcoy dan Selada Hidroponik