"Selamat datang di halaman resmi MGMPS (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Seni Budaya SMAN 1 Turen. Kami hadir sebagai wadah kolaborasi para pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seni budaya."
Sejarah Pembentukan MGMPS Seni Budaya SMAN 1 Turen
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMAN 1 Turen berdiri sebagai wadah profesional bagi para guru seni budaya untuk saling bertukar pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pembelajaran. MGMP ini mulai terbentuk pada awal tahun 2010 seiring dengan kebutuhan sekolah untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Seni Budaya, terutama setelah diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menuntut kreativitas dan inovasi guru.
Pada masa awal berdirinya, MGMP Seni Budaya SMAN 1 Turen beranggotakan beberapa guru yang mengampu seni rupa dipelopori oleh bapak M. Arif S.Pd dan bapak Suwono, Amd. Pertemuan MGMPS dilakukan secara rutin untuk penyusunan perangkat pembelajaran, berbagi praktik baik, serta mengembangkan model pembelajaran seni yang kontekstual dengan budaya lokal Turen dan Kabupaten Malang.
Seiring berjalannya waktu, MGMPS ini berkembang menjadi sebuah komunitas belajar yang aktif. Berbagai program seperti workshop, pelatihan internal, kolaborasi pameran karya seni, pentas seni, hingga keterlibatan dalam kegiatan Double Track dan P5 telah menjadi bagian dari penguatan profesionalisme guru. Pada era Kurikulum Merdeka, MGMP Seni Budaya SMAN 1 Turen semakin menegaskan perannya sebagai pusat inovasi pembelajaran seni yang berfokus pada pengembangan kreativitas, karakter, dan budaya positif di sekolah.
Visi : “Menjadi komunitas belajar yang profesional, kreatif, dan mampu mengembangkan pembelajaran Seni Budaya yang berkarakter, berwawasan budaya lokal, serta mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila.”
Misi :
Meningkatkan kompetensi profesional guru Seni Budaya melalui kegiatan diskusi, pelatihan, dan workshop secara berkelanjutan.
Mengembangkan perangkat pembelajaran Seni Budaya yang inovatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam pembelajaran Seni Budaya sebagai upaya pelestarian dan pengenalan budaya kepada peserta didik.
Mendorong guru untuk melakukan praktik baik, refleksi, dan kolaborasi dalam pengembangan metode serta media pembelajaran berbasis proyek dan kreativitas.
Mewujudkan kegiatan seni di sekolah melalui pameran karya, pentas seni, serta kolaborasi lintas mata pelajaran.
Menguatkan karakter pelajar sesuai Profil Pelajar Pancasila melalui aktivitas seni yang menumbuhkan kreativitas, gotong royong, dan keberanian berekspresi positif.
Membangun budaya positif dan komunikasi harmonis antar-guru Seni Budaya guna menciptakan lingkungan MGMP yang produktif dan kondusif.
TIM MGMPS SENI BUDAYA SMAN 1 TUREN
Mengampu seni musik dengan fokus pembelajaran ansambel, vokal, dan apresiasi musik tradisional maupun modern. Berperan aktif dalam kegiatan sekolah seperti pentas seni, upacara besar, paduan suara dan pembina Duta Sekolah. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan menghidupkan suasana belajar yang menyenangkan.
"Di setiap goresan dan nada, ada cerita yang menanti untuk diceritakan."
Mengembangkan pembelajaran seni tari berbasis teknik gerak dasar, ekspresi, hingga koreografi sederhana. Berperan besar dalam berbagai pementasan tari sekolah dan pelestarian budaya lokal. Selain itu, aktif dalam inovasi pembelajaran, refleksi kinerja, serta memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran.
"Dalam tari, kita menemukan kebebasan sejati. Tubuh menjadi kuas, dan lantai panggung adalah kanvas di mana emosi dilukis tanpa batas."
Mengampu dua bidang seni. Memiliki keahlian dalam seni rupa, khususnya karya dua dan tiga dimensi, serta memiliki pengalaman dalam mengembangkan pembelajaran seni musik. Aktif membina kreativitas siswa melalui pameran karya, eksplorasi alat musik, serta kolaborasi seni antar-mata pelajaran.
"Melukis bukan hanya soal teknik, tetapi tentang merasakan.”
MGMP SENI BUDAYA SMAN 1 TUREN
2026