Mengaktifkan pengetahuan awal (prior knowledge) dan mengamati keterampilan seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan dengan berada di antara berbagai pemangku kepentingan, di antaranya murid, orang tua murid, guru, yayasan, dan pihak komunitas sekolah.
Ada 9 slide yabg harus CGP pelajari untuk meningkatkan pemahaman tentang Pengambilan Keputasan
Tujuan Pembelajaran Khusus
CGP dapat menjelaskan pentingnya konsep pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai seorang pemimpin dalam sekolah sebagai institusi moral.
CGP dapat menjelaskan pentingnya pengambilan keputusan seorang pemimpin yang berdasarkan 3 unsur yaitu berpihak pada murid, bertanggung jawab, serta berdasarkan nilai-nilai kebajikan universal.
CGP bersikap reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah pengambilan keputusan dilema etika.
“Pada abad ke 21, di mana masyarakat semakin menjadi beragam secara demografi, maka pendidik akan lebih lagi perlu mengembangkan, membina, dan memimpin sekolah-sekolah yang toleran dan demokratis. Kami meyakini bahwa, melalui pembelajaran tentang etika, pemimpin-pemimpin pendidikan masa depan akan lebih siap dalam mengenali, berefleksi, serta menghargai keberagaman.”
Ada 16 slide yang harus dipelajari untuk meningkatkan pemahaman tentang Pengambilan Keputusan dengan bijak.
CGP dapat berbagi, berkolaborasi dan menerapkan keterampilan pengambilan keputusan berdasarkan 4 paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.
“Sumber berharga yang dimiliki semua guru adalah kesalingtergantungan satu dengan yang lain. Tanpa kolaborasi (kerja bersama), maka pertumbuhan diri kita dibatasi oleh pandangan diri kita masing-masing”
(The most valuable resource that all teachers have is each other.
Without collaboration our growth is limited to our own perspectives)
Robert John Meehan
CGP dapat melakukan suatu analisis atas penerapan proses pengambilan keputusan berdasarkan pengetahuan yang telah dipelajarinya tentang berbagai paradigma, prinsip, pengambilan dan pengujian keputusan di sekolah asal masing-masing dan di sekolah/lingkungan lain.
CGP dapat mengelaborasi pemahamannya tentang paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan.
Tujuan Pembelajaran Khusus:
CGP membuat kesimpulan (sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat, dengan beraneka cara dan media.
CGP dapat melakukan refleksi bersama fasilitator untuk mengambil makna dari pengalaman belajar dan mengadakan metakognisi terhadap proses pengambilan keputusan yang telah mereka lalui dan menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan yang dilakukannya.
Education is the art of making man ethical.
Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.
~ Georg Wilhelm Friedrich Hegel ~
Dalam kasus ini yaitu kasus Ibu Dani adalah berbasis kepedulian jika saya ada pada posisi ibu Azizah saya akan memenuhi keinginan Ibu Dhani untuk tetap silent karena Ibu Dani sudah sanggup untuk mengembalikan uang yang telah dia gunakan untuk pengobatan anaknya yang sedang sakit hal tersebut berkenaan dengan Marwah Ibu Dani di mana sebagai seorang ibu Dia terpaksa menggunakan uang organisasi untuk keperluan pribadi
Secara intuisi saya menganggap tindakan bu Dani itu memang tidak bisa dibenarkan karena dia melanggar amanah tetapi di sisi lain orang banyak menganggap bahwa itu termasuk pinjaman lunak yang penting saat uang itu akan dipergunakan uangnya ada.
Dan mungkin juga saya akan membuka Forum Komunikasi dengan anggota pkks lainnya bahwa dalam situasi ini Ibu Dani mendapatkan persoalan atau permasalahan dalam bidang keuangan dikarenakan putrinya yang sakit.
Apakah forum dapat memberikan jalan keluar untuk permasalahan tersebut sehingga Ibu Dani tidak terhimpit secara pribadi dengan prinsip gotong royong ataupun dengan memberikan pinjaman semampunya dari masing-masing anggota organisasi
CGP dapat mempraktikkan proses pengambilan keputusan, paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan di sekolah CGP.