Sekolah Dasar Islam Cendekia muda dalam penerapan sarana dan prasana pendukung pembelajaran menggunakan prinsip God Centered Education dan konsep learning environment. Konsep ini sangat efektif dalam menunjang pembelajaran yang dilakukan siswa. karena sarana dan prasarana bukan hanya sebagai media penunjang atau pendukung pembelajaran, namun sarana dan prasarana juga sebagai objek yang diamati, di teliti, dipakai, dan rawat siswa. Maka sarana dan prasarana yang ada di sekolah akan menjadi kesatuan utuh yang kebermanfaatannya optimal untuk tercapainya visi dan misi sekolah.
Sekolah Islam Cendekia Muda dibagi menjadi dua tempat. Sekolah terbagi menjadi lokasi yang bertempat di Jalan Puri Ayu Pratama no 17 yang diperuntukan siswa level 4,5, dan 6, kemudian lokasi yang bertempat di Jalan Arcamanik Endah No 35 diperuntukan untuk level 1,2, dan 3. Hal ini bukan tanpa alasan dilakukan, pemisahan ini merujuk pada tahap perkembangan siswa, sehingga proses pembelajaran akan lebih terfokus dalam mengembangkan potensi siswa secara holistik baik spiritual, emosional, kognitif, afektif, estetik, dan psikomotor.
Sekolah Dasar Islam Cendekia Muda sangat fokus pada perkembangan potensi holistik siswa, bukan hanya pada sisi sarana yang berbentuk fisik, namun pada pola tata kelola sarana dan prasarana pun sangat diperhatikan. Setiap kelas yang ada di dalam lingkup sekolah di kelola dan di tata dengan baik dan bertujuan. Jenis, bentuk, tinggi, lebar, dari kelas dan peralatan di tata dengan presisi sehingga pembelajaran akan lebih maksimal. Meja guru yang dipakai menggunakan material besi sebagai frame dan kayu serta kaca sebagai alas pemukaan mejanya, sehingga seorang guru akan leluasa menggunakan permukaan meja baik untuk kegiatan menulis, menilai, bahkan untuk memotong kertas dan lainnya. Meja siswa yang terbuat dari perpaduan frame besi yang kokoh dan alas pemukaan kayu disertai kulit kayu yang rata dengan luas yang proposional menyesuaikan dengan usia siswa, serta tinggi meja yang juga disesuaikan dengan jangkauan fisik badan siswa memudahkan siswa beraktivitas dalam pembelajaran. Kemudian, kursi yang dipakai siswa juga disesuaikan baik permukaan, tinggi, ataupun bahan yang digunakan sehingga nyaman dipakai dan tidak membuat struktur tubuh anak menjadi terganggu atau bemasalah.
Pola tata kelola ini juga diterapkan dalam peralatan lainnya seperti glassboard, papan tulis yang terbuat dari kaca yang tebal, memudahkan guru dalam menulis dan menghapus tulisan. Penggunaan glassboard juga membuat tulisan lebih terlihat jelas sehingga siswa akan nyaman saat belajar. Kemudian, peralatan lainnya yang juga tidak luput dari fokus pengelolaan adalah pencahayaan dan sirkulasi udara serta kondisi ruangan yang sejuk di kelas. Setiap kelas di SD Islam cendekia muda menggunakan AC untuk lokasi yang bertempat di Arcamanik Endah, hal ini supaya siswa siswi merasa nyaman di kelas. Mengenai pencahayaan, kita memakai sistem pencahayaan yang terbagi, di setiap kelas ada 4 - 6 sumber pencayaan yang menggunakan lampu. selain itu juga pencahayaan alamai dan sirkulasi udara alami melalui jendela sangat juga kami perhatikan. Jadi semua sarana prasarana yang ada di Sekolah Islam Cendekia Muda pasti di tata dan dikelola dengan memperhatikan optimalisasi tumbuh kembang siswa terutama potensi-potensi merupakan fitrah manusia secara holistik.
Selain pola tata kelola sarana dan prasana, Sekolah Islam Cendekia Muda juga berinovasi kreatif dalam pengadaan sarana prasarana. Peralatan yang merupakan bagian dari sarana dan prasarana sekolah tidak hanya dibeli dalam bentuk jadi dan siap pakai namun juga di buat baik oleh tim pertukangan yang bekerja di sekolah atau oleh guru guru yang mengajar dan berinteraksi secara langsung dengan siswa, sehingga apapun kebutuhan siswa sekolah akan tahu dan paham secara detail dan valid kemudian ketika mengadakan sarana dan prasarasa akan efektif dan efisien sesuai kebutuhan dan kondisi siswa. Dalam hal ini, sekolah selalu memotivasi dan mengadakan pelatihan kepada guru agar selalu kreatif dan inovatif serta terus mencari dan mengembangkan dirinya dengan pengetahuan, perkembangan teknologi, serta keterampilan yang mempuni. Hal ini sesuai dengan konsep learning evironment yang diterapkan dalam setiap aktivitas pembelajaran di sekolah yang berprinsif kepada GOD CENTERED EDUCATION yaitu prinsip yang mampu mengembangkan siswa dalam semua potensi secara holistik dan berlandaskan pada Al Quran dan Sunnah, sehingga setiap aktivitas yang dilakukan akan bernilai pahala dan keridhoan Allah SWT.
Mengenai kreativitas dan inovasi, Sekolah Dasar Islam Cendekia Muda juga mengembangkan sarana dan prasarana Hybrid Learning. Sarana Prasarana Hybrid Learning adalah peralatan yang dipakai untuk mendukung pembelajaran on line. Konsep pembelajaran ini akan meminimalisir kekurangan pembelajaran on line, karena konsep Hybrid Leaning akan mengondisikan pembelajaran seperti layaknya pembelajaran offline di sekolah di mana siswa dan guru dapat berinteraksi secara langsung, melihat satu sama lain, bercengkrama dengan teman sesama siswa, dan akses ke semua media dan materi pebelajaran.
Adapun peralatan yang dipakai dan dipersiapkan oleh sekolah di setiap kelas yang dipakai pembelajaran banyak macam dan jenisnya. Personal Computer (PC), webcam kamera, mic 360, mic personal, Android TV, dan lainnya. Ada pun Software yang dipakai adalah fimora, OBS, Youtube, Google workspace, dll. perpaduan peralatan cangginh dengan software yang bagus serta kemampuan guru dalam mengelola dan mengoperasikannya menjadi perpaduan yang dapat memaksimalkan pembelajaran walaupun secara on line.