Dalam pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial, algoritma merupakan fondasi utama sebelum sebuah program dibuat. Algoritma berisi langkah-langkah logis untuk menyelesaikan suatu masalah. Namun, algoritma yang ditulis menggunakan bahasa sehari-hari sering kali masih bersifat umum dan dapat ditafsirkan berbeda oleh setiap orang. Oleh karena itu, diperlukan bentuk representasi algoritma yang lebih jelas dan terstruktur.
Representasi algoritma adalah cara menyajikan algoritma agar mudah dipahami, dianalisis, dan dikembangkan. Representasi ini membantu menjembatani cara berpikir manusia dengan cara kerja komputer. Dengan representasi yang tepat, kesalahan logika dapat ditemukan lebih awal, sehingga mengurangi kesalahan saat algoritma diubah menjadi kode program.
Dua bentuk representasi algoritma yang paling umum digunakan adalah pseudocode dan flowchart. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjelas alur berpikir algoritmik, tetapi disajikan dalam bentuk yang berbeda. Pemahaman terhadap kedua bentuk ini sangat penting bagi murid yang sedang belajar pemrograman.
Pseudocode adalah cara menuliskan algoritma menggunakan struktur mirip bahasa pemrograman, tetapi tidak terikat pada aturan bahasa tertentu. Pseudocode menggunakan kata-kata sederhana seperti “jika”, “maka”, “ulang”, dan “selesai”. Dengan pseudocode, murid dapat fokus pada alur logika tanpa harus memikirkan kesalahan penulisan kode.
Sebagai contoh, pada sistem lampu otomatis berbasis sensor cahaya, pseudocode dapat dituliskan sebagai berikut: mulai, baca nilai sensor cahaya, jika kondisi gelap maka lampu menyala, jika kondisi terang maka lampu mati, lalu selesai. Dari pseudocode ini, alur kerja sistem menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh siapa pun yang membacanya.
Selain pseudocode, algoritma juga dapat direpresentasikan dalam bentuk flowchart. Flowchart adalah diagram alir yang menggunakan simbol-simbol standar untuk menggambarkan proses, keputusan, dan alur kerja. Bentuk visual ini sangat membantu murid dalam memahami logika algoritma, terutama bagi pemula yang masih belajar berpikir sistematis.
Flowchart memiliki beberapa simbol utama, seperti oval untuk mulai dan selesai, jajar genjang untuk input dan output, persegi panjang untuk proses, serta belah ketupat untuk pengambilan keputusan. Dengan simbol-simbol ini, alur algoritma dapat dilihat secara menyeluruh dari awal hingga akhir.
Pada sistem alarm otomatis berbasis sensor gerak, flowchart dapat memperlihatkan dengan jelas kapan sistem membaca sensor, kapan mengambil keputusan, dan kapan alarm berbunyi atau berhenti. Jika terjadi kesalahan logika, flowchart memudahkan murid untuk menemukan bagian yang perlu diperbaiki.
Representasi algoritma tidak hanya membantu memahami solusi, tetapi juga mempermudah proses diskusi dan evaluasi. Dengan pseudocode atau flowchart, murid dapat saling memberikan umpan balik, menilai kejelasan algoritma, serta membandingkan efektivitas solusi yang dibuat oleh kelompok lain.
Melalui kegiatan merepresentasikan algoritma, murid belajar bahwa pemrograman bukan sekadar menulis kode, tetapi tentang menyusun logika yang jelas dan dapat dipahami. Representasi algoritma menjadi langkah penting sebelum masuk ke tahap pengkodean, simulasi, atau implementasi sistem digital dan IoT.
Dengan memahami pseudocode dan flowchart, murid akan lebih siap menghadapi tahapan pembelajaran selanjutnya. Mereka tidak hanya mampu menulis program, tetapi juga mampu menjelaskan, mengevaluasi, dan memperbaiki solusi secara logis dan bertanggung jawab.
Materi: Representasi Algoritma (Pseudocode & Flowchart)
Mengapa algoritma yang ditulis dengan bahasa sehari-hari masih perlu direpresentasikan ulang?
Apa tujuan utama penggunaan pseudocode dalam pemrograman?
Mengapa flowchart dianggap memudahkan pemahaman algoritma, terutama bagi pemula?
Apa perbedaan fungsi pseudocode dan flowchart meskipun keduanya merepresentasikan algoritma?
Menurut bacaan, mengapa representasi algoritma penting sebelum menulis kode program?
Bagaimana representasi algoritma membantu menemukan kesalahan logika lebih awal?
Dalam kondisi apa pseudocode lebih tepat digunakan dibandingkan flowchart? Jelaskan.
Dalam kondisi apa flowchart lebih efektif dibandingkan pseudocode?
Jika algoritma ditulis terlalu singkat, risiko kesalahan apa yang mungkin terjadi?
Pada sistem alarm atau lampu otomatis, bagian mana dari algoritma yang paling penting untuk direpresentasikan dengan jelas?
Menurutmu, apa yang akan terjadi jika representasi algoritma pada sistem otomatis tidak jelas?
Mengapa kesalahan kecil dalam algoritma dapat berdampak besar pada sistem digital?
Setelah membaca artikel ini, apa pemahaman barumu tentang peran pseudocode dan flowchart?
Bentuk representasi mana yang paling membantumu memahami algoritma? Mengapa?
Bagian mana dari bacaan yang paling menantang untuk dipahami, dan bagaimana cara kamu mengatasinya?
A. Identitas Murid
Nama :
Kelas : X TKJ
Nama Kelompok : 1............................
2. ..........................
3. ..........................
Setelah mengerjakan LKPD ini, murid diharapkan mampu:
Merepresentasikan algoritma ke dalam bentuk pseudocode atau flowchart, serta menilai kejelasan representasi algoritma.
Memberikan dan menerima umpan balik secara logis dan santun.
Melakukan perbaikan algoritma berdasarkan hasil diskusi.
Kerjakan secara kelompok (2–3 murid).
Gunakan algoritma yang telah disusun pada pertemuan sebelumnya.
Pilih satu atau dua bentuk representasi (pseudocode dan/atau flowchart).
Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
Setiap anggota kelompok harus berperan aktif.
Tuliskan kembali algoritma yang akan direpresentasikan.
Judul Masalah:
........................................................................
Algoritma (bahasa sehari-hari):
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
Ubah algoritma di atas menjadi pseudocode.
MULAI
....................................................................
....................................................................
....................................................................
SELESAI
Buatlah flowchart dari algoritma yang sama
(boleh digambar di kertas atau aplikasi digital).
........................................................................
........................................................................
........................................................................
Presentasikan hasil representasi algoritma kelompokmu dengan menjelaskan:
Alur kerja algoritma
Alasan memilih bentuk representasi tersebut
Bagian algoritma yang dianggap paling penting
Amati hasil kerja kelompok lain dan berikan umpan balik.
No. Aspek yang Dinilai Catatan / Saran
1. Kejelasan alur ...................................................
2. Kesesuaian dengan algoritma ..................................................
3. Kemudahan dipahami .................................................
4. Bagian yang perlu diperbaiki ..................................................
Jawablah secara singkat dan jujur:
Bagian mana dari pseudocode atau flowchart yang paling sulit dibuat?
........................................................................
Masukan apa yang kamu terima dari kelompok lain?
........................................................................
Perbaikan apa yang akan kamu lakukan agar algoritma lebih jelas?
........................................................................
Tuliskan satu kesimpulan tentang pentingnya representasi algoritma sebelum menulis kode program.
......................................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................................
Keterangan :
petunjuk pengumpulan: 1. Kerjakan LKPD dalam format doc/pdf,
2. kumpulkan secara individu meskipun pekerjaan kelompok,
3. upload LKPD pada link : https://forms.gle/pvsKHVAcsWq1MBzAA