Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering dihadapkan pada berbagai masalah yang membutuhkan solusi. Masalah tersebut bisa sederhana, seperti menyalakan lampu saat malam hari, atau lebih kompleks seperti mengatur sistem keamanan otomatis. Dalam dunia komputasi dan pemrograman, masalah tersebut tidak bisa langsung diselesaikan oleh komputer tanpa arahan yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan cara berpikir yang terstruktur sebelum sebuah solusi dijalankan oleh sistem digital.
Algoritma merupakan langkah-langkah logis dan sistematis yang disusun untuk menyelesaikan suatu masalah. Algoritma berfungsi sebagai panduan kerja bagi komputer atau sistem otomatis agar dapat melakukan tugas sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Tanpa algoritma yang jelas, sebuah program tidak akan berjalan dengan benar, bahkan bisa menimbulkan kesalahan yang tidak diharapkan.
Pada tahap ini, penting untuk memahami bahwa algoritma bukanlah bahasa pemrograman. Algoritma masih dapat dituliskan menggunakan bahasa sehari-hari, selama urutannya jelas dan mudah dipahami. Dengan demikian, siapa pun dapat menyusun algoritma, meskipun belum menguasai bahasa pemrograman tertentu.
Satu permasalahan tidak selalu memiliki satu algoritma tunggal. Masalah yang sama dapat diselesaikan dengan beberapa algoritma yang berbeda. Perbedaan ini bisa muncul karena cara berpikir penyusun algoritma yang tidak sama, tingkat detail langkah yang berbeda, atau tujuan yang ingin dicapai, misalnya kejelasan atau efisiensi.
Sebagai contoh, pada sistem lampu otomatis berbasis sensor cahaya, tujuan utamanya adalah menyalakan lampu saat kondisi gelap dan mematikannya saat kondisi terang. Algoritma pertama dapat disusun dengan langkah yang sangat rinci, dimulai dari membaca sensor, membandingkan nilai cahaya dengan batas tertentu, hingga menentukan kondisi lampu. Algoritma seperti ini biasanya mudah dipahami oleh pemula karena setiap langkah dijelaskan secara detail.
Algoritma kedua dapat disusun dengan langkah yang lebih ringkas. Dalam algoritma ini, cukup dinyatakan bahwa jika kondisi gelap maka lampu menyala, dan jika kondisi terang maka lampu mati. Algoritma ini lebih singkat dan terlihat sederhana, tetapi membutuhkan pemahaman konsep yang baik agar tidak menimbulkan kesalahan dalam implementasi.
Kedua algoritma tersebut sama-sama benar dan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah. Namun, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Algoritma yang rinci lebih mudah dipahami, tetapi bisa menjadi panjang dan kurang efisien. Sebaliknya, algoritma yang ringkas lebih efisien, tetapi bisa sulit dipahami oleh orang yang baru belajar.
Oleh karena itu, algoritma perlu dibandingkan sebelum dipilih untuk digunakan. Perbandingan algoritma dapat dilakukan dengan melihat jumlah langkah, kejelasan urutan, kemudahan dipahami, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan sistem. Dalam pembelajaran, proses membandingkan algoritma membantu murid memahami bahwa tidak semua solusi harus sama.
Melalui kegiatan menyusun dan membandingkan algoritma, murid belajar memaknai proses berpikir komputasional. Murid tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada cara solusi tersebut dirancang. Hal ini melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis yang sangat dibutuhkan dalam dunia teknologi.
Pada fase Memaknai (Making Meaning), murid diajak untuk menyadari bahwa algoritma adalah dasar dari semua program dan sistem otomatis. Sebelum sebuah kode ditulis, algoritma harus dipahami dengan baik. Dengan pemahaman ini, murid akan lebih siap untuk melanjutkan pembelajaran ke tahap berikutnya, yaitu merepresentasikan algoritma dalam bentuk flowchart, pseudocode, atau bahasa pemrograman.
Menurut bacaan, apa yang dimaksud dengan algoritma?
Mengapa komputer atau sistem digital memerlukan algoritma sebelum dijalankan?
Apa perbedaan antara algoritma dan bahasa pemrograman?
Mengapa satu permasalahan dapat diselesaikan dengan lebih dari satu algoritma?
Mengapa algoritma yang lebih panjang tidak selalu lebih buruk dibandingkan algoritma yang lebih singkat?
Apa hubungan antara kejelasan langkah dan kemudahan memahami algoritma?
Dalam contoh lampu otomatis, apa kelebihan algoritma yang ditulis secara rinci?
Dalam kondisi apa algoritma yang lebih ringkas lebih cocok digunakan?
Jika kamu adalah pemula, algoritma seperti apa yang paling membantumu memahami masalah? Jelaskan alasannya.
Pernahkah kamu menggunakan atau melihat sistem otomatis di rumah atau sekolah? Menurutmu, masalah apa yang diselesaikan oleh sistem tersebut?
Jika sistem otomatis tidak bekerja dengan baik, menurutmu apakah masalahnya selalu pada alatnya? Mengapa algoritma juga bisa menjadi penyebab?
Setelah membaca materi ini, apa pemahaman barumu tentang pentingnya menyusun algoritma?
Menurutmu, mengapa memahami algoritma lebih penting daripada langsung menulis kode?
Bagian mana dari bacaan yang paling membuatmu berpikir, dan mengapa?
Nama : 1. ..............................................
2. .............................................
3. .............................................
Kelas : X TKJ
Melalui LKPD ini, Murid diharapkan mampu:
Menyusun lebih dari satu algoritma untuk satu permasalahan.
Membandingkan algoritma berdasarkan kejelasan dan efisiensi.
Menentukan algoritma yang paling sesuai disertai alasan logis.
Kerjakan secara individu atau kelompok kecil (2–3 orang).
Bacalah materi literasi yang telah diberikan dengan cermat.
Tulis algoritma menggunakan bahasa sehari-hari, bukan bahasa pemrograman.
Jawablah setiap bagian dengan jelas dan jujur.
Perhatikan permasalahan berikut:
Sebuah alarm otomatis harus berbunyi ketika sensor mendeteksi gerakan dan berhenti ketika tidak ada gerakan.
Tuliskan algoritma dengan langkah yang detail dan berurutan.
........................................................................
........................................................................
........................................................................
........................................................................
Tuliskan algoritma dengan langkah yang lebih singkat dan sederhana.
........................................................................
........................................................................
Bandingkan kedua algoritma yang telah kamu susun.
Aspek Perbandingan Algoritma Versi 1 Algoritma Versi 2
Jumlah langkah ................................................... ...................................................
Kejelasan langkah ................................................... ....................................................
Kemudahan dipahami ................................................... .....................................................
Efisiensi (menurutmu) ................................................... ...................................................
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas:
Algoritma mana yang menurutmu lebih baik?
Jelaskan alasannya.
........................................................................
........................................................................
Mengapa satu permasalahan bisa memiliki lebih dari satu algoritma?
........................................................................
........................................................................
Jika algoritma ini akan digunakan oleh pemula, algoritma mana yang lebih cocok? Mengapa?
........................................................................
........................................................................
Tuliskan refleksi singkat berdasarkan kegiatan hari ini:
Hal baru apa yang kamu pahami tentang algoritma?
........................................................................
Mengapa memahami algoritma penting sebelum menulis kode program?
........................................................................
Tuliskan satu kalimat kesimpulan tentang hubungan antara masalah, algoritma, dan solusi.
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................
Link Pengumpulan Lember Kerja Murid / LKPD : https://forms.gle/Zj8nDck9rLTfMyDQ6
Jawaban di tulis di file doc. jangan lupa tulis nama kelompok