Topik: Memahami Makna Toleransi
Kegiatan:
Diskusi tentang ayat-ayat suci (Al-Qur’an dan Al-Kitab) yang mengajarkan nilai toleransi.
Mengidentifikasi contoh sikap toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Produk: Mindmap tentang nilai dan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Beriman & bertaqwa kepada Tuhan YME: meneladani ajaran agama tentang kasih dan toleransi.
Berkebinekaan global: menghargai perbedaan keyakinan dan pandangan.
Bernalar kritis: menganalisis makna toleransi dari teks dan realitas sosial..
Komunikatif: menyampaikan pendapat dengan sopan dan menghargai lawan bicara.
Topik: Menggali Inspirasi dan Pesan Damai
Kegiatan:
Membaca teks naratif atau berita tentang kerukunan antarumat beragama.
Mendesain konsep visual poster atau storyboard video bertema “Hidup Rukun dalam Perbedaan.”
Produk: Sketsa atau storyboard awal untuk poster/video toleransi.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kreatif: mampu mengekspresikan gagasan toleransi dalam bentuk karya visual.
Mandiri: mengatur waktu dan tanggung jawab dalam menyelesaikan bagian tugas.
Kolaboratif: bekerja sama dan menerima masukan dari rekan.
Komunikatif: menjelaskan ide dan konsep desain kepada kelompok dengan jelas.
Topik: Produksi Karya Toleransi
Kegiatan:
Menulis naskah atau teks narasi untuk video pendek.
Membuat poster digital atau video pendek yang mempromosikan toleransi.
Produk: Draft Poster/Video Toleransi.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kolaborasi: bekerja sama dalam produksi dan pembagian peran.
Disiplin dan mandiri: melaksanakan tugas tepat waktu dan penuh tanggung jawab.
Kreatif: mengembangkan ide menjadi karya nyata.
Kesehatan (mental & sosial): menjaga keharmonisan dalam kerja tim.
Topik: Refleksi dan Apresiasi
Kegiatan:
Refleksi nilai kasih, adil, dan seimbang dalam kehidupan beragama.
Menulis refleksi pribadi berjudul “Belajar Toleransi dari Karya Kami.”
Produk: Refleksi Tertulis dan Revisi Akhir Poster/Video.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Beriman dan bertakwa: meneladani nilai kasih dan keadilan dalam ajaran agama masing-masing.
Mandiri: melakukan refleksi diri secara jujur.
Bernalar kritis: mengevaluasi kelebihan dan kekurangan karya.
Komunikatif: menyampaikan apresiasi dan kritik dengan sopan.
Topik: Pameran dan Presentasi
Kegiatan:
Pameran hasil karya poster dan pemutaran video.
Sesi apresiasi dan diskusi antar kelompok tentang pesan toleransi dalam karya masing-masing.
Produk Akhir: Poster atau Video tentang Toleransi
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kewarganegaraan (berkebinekaan global): mempromosikan nilai persatuan dan kerukunan.
Percaya diri (mandiri): berani mempresentasikan hasil karya di depan umum.
Kolaboratif: menghargai kontribusi dan kelompok lain.
Komunikatif: menyampaikan pesan toleransi dengan bahasa yang santun dan inspiratif.
Topik: Mengenal Keberagaman Budaya Nusantara
Kegiatan:
Diskusi tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman budaya.
Mengkaji asal-usul dan perkembangan kebudayaan di Indonesia.
Produk: Mindmap “Kekayaan Budaya Nusantara”.
Nilai karakter yang dikembangkan:
Menghormati: menghargai perbedaan budaya, tradisi, dan keyakinan.
Peduli: menumbuhkan empati terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.
Warga negara yang baik: menumbuhkan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam perbedaan.
Topik: Eksplorasi dan Riset Budaya Daerah
Kegiatan:
Menulis laporan hasil observasi atau wawancara tentang tradisi/kebudayaan yang dipilih.
Mengidentifikasi nilai sosial dan kearifan lokal dalam kebudayaan tersebut.
Produk: Draft laporan riset & sinopsis dokumenter.
Nilai karakter yang dikembangkan:
Dapat dipercaya: melakukan riset dengan jujur, tidak mengada-ada data.
Tanggung jawab: menyelesaikan tugas observasi dan laporan tepat waktu.
Peduli: menunjukkan perhatian terhadap kelestarian budaya daerah.
Topik: Menyusun Naskah dan Storyboard Dokumenter
Kegiatan:
Menulis naskah naratif dokumenter (alur cerita, narasi, dan wawancara).
Mendesain storyboard visual dokumenter (alur pengambilan gambar, scene, dan musik latar).
Produk: Naskah & Storyboard Dokumenter Budaya.
Nilai karakter yang dikembangkan:
Tanggung jawab: bekerja sungguh-sungguh dalam perencanaan produksi.
Menghormati: menerima ide teman dan menghargai perbedaan pendapat dalam tim.
Dapat dipercaya: menggunakan sumber informasi yang valid dan mencantumkan narasumber dengan benar.
Topik: Produksi dan Pengambilan Gambar
Kegiatan:
Pengambilan gambar dan video di lapangan (lokasi kebudayaan).
Panduan wawancara dengan narasumber dan pembuatan teks narasi.
Produk: Video mentah dan hasil wawancara lapangan.
Nilai karakter yang dikembangkan:
Tanggung jawab: melaksanakan peran sesuai pembagian tugas di lapangan.
Sportif: bekerja sama dengan semangat tim, tidak saling menyalahkan.
Peduli: menjaga etika dan sopan santun kepada narasumber dan masyarakat sekitar.
Topik: Penyuntingan dan Publikasi Karya
Kegiatan:
Proses editing video dokumenter dan penambahan musik/narasi.
Penulisan teks pembuka dan penutup dokumenter.
Produk: Draft Akhir Dokumenter Budaya.
Nilai karakter yang dikembangkan:
Tanggung jawab: menyelesaikan hasil karya dengan rapi dan tepat waktu.
Dapat dipercaya: tidak memanipulasi fakta budaya yang direkam.
Sportif: menerima masukan dari guru atau teman dengan terbuka.
Topik: Pemutaran dan Refleksi Nilai
Kegiatan:
Pemutaran hasil dokumenter, sesi apresiasi, dan diskusi pesan nilai budaya.
Refleksi pentingnya pelestarian budaya dan peran generasi muda.
Produk Akhir: Film Dokumenter “Merawat Tradisi, Menjaga Jati Diri”
Nilai karakter yang dikembangkan:
Menghormati: menghargai karya teman dan budaya daerah lain.
Sportif: menerima kritik dan saran dengan lapang dada.
Warga negara yang baik: menyadari peran sebagai generasi penerus pelestari budaya bangsa.
Tempat : Halaman Sekolah / Laboratorium
Kelas : XI (Sebelas)
Walikelas : Gisoesilo Abudi, S.Pd
Tujuan Projeck
Meningkatkan kerjasama murid dalam hal :
Meningkatkan kerja sama antar siswa dalam hal merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis proyek secara kolaboratif, membagi peran dan tanggung jawab secara adil, serta berkomunikasi dan berkoordinasi secara efektif dalam menyelesaikan tugas dan permasalahan yang muncul selama proses pembelajaran.
Meningkatkan tanggung-jawab individual murid dalam hal :
Meningkatkan tanggung jawab individual murid dalam hal melaksanakan peran dan tugas yang telah disepakati dalam kelompok, mematuhi prosedur dan etika eksperimen, serta menyelesaikan setiap tahapan kegiatan pembelajaran secara mandiri, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditetapkan.
Meningkatkan kepedulian siswa terhadap :
Meningkatkan kepedulian siswa terhadap permasalahan di lingkungan sekitar melalui penerapan pengetahuan ilmiah secara kritis dan bertanggung jawab.
Meningkatkan kreativitas murid dalam hal :
Meningkatkan kreativitas murid dalam hal mengembangkan ide dan solusi inovatif berbasis konsep ilmiah, merancang serta menyajikan produk atau karya pembelajaran secara menarik, serta memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar secara efektif dan bertanggung jawab.
Meningkatkan rasa taat murid pada peraturan yang telah ditetapkan, seperti :
Meningkatkan rasa taat murid pada peraturan yang telah ditetapkan, seperti mematuhi tata tertib sekolah dan aturan keselamatan kerja, melaksanakan prosedur pembelajaran dan eksperimen sesuai ketentuan, serta menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Diskripsi Project
Topik: Mengenal Konsep dan Etika Eksperimen Sains
Kegiatan:
Diskusi tentang peran eksperimen dalam pengembangan teknologi dan inovasi di dunia kerja.
Mempelajari etika dan keselamatan kerja di laboratorium atau bengkel.
Menentukan tema eksperimen sederhana sesuai bidang keahlian (contoh: pengaruh suhu terhadap reaksi kimia, efisiensi energi listrik, atau pengolahan limbah).
Produk: Rencana proyek eksperimen dan panduan keselamatan kerja.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Tanggung jawab: mematuhi prosedur keselamatan kerja.
Dapat dipercaya: menjaga alat dan bahan dengan baik.
Menghormati: menghargai pendapat anggota kelompok dan guru pembimbing.
Topik: Perancangan Eksperimen dan Formulasi Hipotesis
Kegiatan:
Merancang langkah-langkah eksperimen (tujuan, variabel, alat, bahan, prosedur).
Menentukan hipotesis berdasarkan teori yang telah dipelajari.
Membuat bagan alur eksperimen dan pembagian tugas kelompok.
Produk: Dokumen rancangan eksperimen dan hipotesis kerja.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Disiplin: menyusun rencana kerja secara sistematis.
Kerja sama: membagi peran sesuai kemampuan.
Tanggung jawab: memastikan kelengkapan rancangan sesuai standar ilmiah.
Topik: Pelaksanaan Eksperimen di Lapangan/Laboratorium
Kegiatan:
Melaksanakan eksperimen sesuai rancangan dengan pengawasan guru.
Mencatat hasil pengamatan secara jujur dan objektif.
Mengambil dokumentasi (foto/video) sebagai bukti proses kegiatan.
Produk: Data hasil eksperimen (catatan observasi dan dokumentasi).
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Dapat dipercaya: mencatat hasil tanpa manipulasi data.
Sportif: menerima hasil sesuai kenyataan, tidak mencari pembenaran semata.
Kerja sama: membantu anggota kelompok yang mengalami kesulitan teknis.
Topik: Analisis Data dan Pembahasan Hasil Eksperimen
Kegiatan:
Mengolah data hasil percobaan menggunakan tabel, grafik, atau diagram.
Menganalisis hubungan antara data dan teori ilmiah.
Membuat laporan awal yang memuat temuan dan penjelasan hasil.
Produk: Laporan hasil analisis eksperimen (draf laporan ilmiah).
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kritis: mengaitkan hasil eksperimen dengan konsep ilmiah.
Jujur: melaporkan data sesuai fakta yang diperoleh.
Tanggung jawab: menyelesaikan laporan tepat waktu dan sesuai format.
Topik: Presentasi dan Diskusi Ilmiah
Kegiatan:
Menyusun presentasi hasil eksperimen dalam bentuk PowerPoint atau video pendek.
Memaparkan hasil eksperimen dan menjawab pertanyaan audiens.
Memberikan dan menerima masukan dari kelompok lain secara ilmiah dan santun.
Produk: Presentasi hasil eksperimen.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Percaya diri: menyampaikan hasil dengan tenang dan jelas.
Menghormati: mendengarkan pendapat orang lain dengan sopan.
Sportif: menghargai kritik dan menjadikan umpan balik sebagai pembelajaran.
Topik: Refleksi dan Aksi Nyata Sains untuk Kehidupan
Kegiatan:
Menulis refleksi pribadi: apa yang dipelajari, kesulitan, dan manfaat eksperimen
Mengaitkan hasil eksperimen dengan penerapan di dunia kerja atau lingkungan sekitar.
Membuat poster edukatif bertema “Sains dan Kepedulian terhadap Lingkungan.”
Produk Akhir: Laporan akhir eksperimen dan poster edukatif.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Peduli: menyadari peran sains dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Warga negara yang baik: menggunakan pengetahuan sains untuk kemajuan masyarakat.
Reflektif: mampu menilai proses belajar dan hasil kerja secara jujur.
Evaluasi Kegiatan Project :
✍️ Kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan proyek
✍️ Kedisiplinan waktu pada setiap tahapan
✍️ Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan etika eksperimen
✍️ Keaktifan dan kerja sama dalam kelompok
Contoh Projek:
Menanam Tanaman dengan Sistem Hidroponik untuk memahami proses pertumbuhan tanaman tanpa tanah dan pentingnya inovasi teknologi ramah lingkungan.
Tempat : Halaman Sekolah / Laboratorium
Kelas : X (Sepuluh)
Walikelas : Gisoesilo Abudi
Tujuan Project
Meningkatkan kerja sama murid dalam hal:
Meningkatkan kerja sama antar murid dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran berbasis proyek secara kolaboratif, membagi peran dan tanggung jawab secara proporsional, serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang efektif dalam menyelesaikan tugas dan mengatasi permasalahan yang muncul selama proses pembelajaran.
Meningkatkan tanggung jawab individual murid dalam hal:
Meningkatkan tanggung jawab individual murid dalam melaksanakan peran dan tugas yang telah disepakati dalam kelompok, mematuhi prosedur dan etika kegiatan pembelajaran dan eksperimen, serta menyelesaikan setiap tahapan kegiatan secara mandiri, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Meningkatkan kepedulian murid terhadap:
Meningkatkan kepedulian murid terhadap permasalahan lingkungan sekitar melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan ilmiah secara kritis, reflektif, dan bertanggung jawab, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.
Meningkatkan kreativitas murid dalam hal:
Meningkatkan kreativitas murid dalam mengembangkan ide, gagasan, dan solusi inovatif berbasis konsep ilmiah, merancang serta menyajikan produk atau karya pembelajaran secara menarik dan bermakna, serta memanfaatkan berbagai media, teknologi, dan sumber belajar secara efektif dan bertanggung jawab.
Meningkatkan rasa taat murid terhadap peraturan yang telah ditetapkan, seperti:
Meningkatkan rasa taat murid terhadap peraturan yang telah ditetapkan, seperti mematuhi tata tertib sekolah dan aturan keselamatan kerja, melaksanakan prosedur pembelajaran dan eksperimen sesuai ketentuan, serta menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Diskripsi Project
📆 Minggu Ke-1
Topik: Mengenal Konsep Hidroponik dan Menemukan Ide Proyek
Kegiatan:
Diskusi tentang perbedaan pertanian konvensional dan hidroponik.
Observasi contoh sistem hidroponik sederhana melalui video atau kunjungan ke kebun sekolah.
Menentukan jenis tanaman yang akan ditanam dan merumuskan pertanyaan/hipotesis eksperimen (misalnya: Apakah tanaman bayam dapat tumbuh lebih cepat dengan nutrisi cair tertentu ?.
Produk: Lembar observasi & ide proyek hidroponik (jenis tanaman, media, dan tujuan eksperimen).
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Beriman & bertakwa: mensyukuri kebesaran Tuhan melalui ciptaan tumbuhan.
Bernalar kritis: mengidentifikasi masalah dan membuat hipotesis ilmiah.
Kreatif: menemukan ide inovatif dari pengamatan lingkungan sekitar.
Komunikatif: menyampaikan ide proyek dalam diskusi kelompok.
📆 Minggu Ke-2
Topik: Merancang Sistem Hidroponik
Kegiatan:
Mendesain sistem hidroponik sederhana (wick system, NFT, atau DFT).
Menentukan alat dan bahan (pipa, botol bekas, rockwool, nutrisi AB Mix, air, dll.).
Membuat sketsa rancangan dan pembagian tugas kelompok.
Produk: Desain sistem hidroponik dan daftar kebutuhan bahan.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kreatif: menciptakan rancangan sistem hidroponik sederhana dari bahan daur ulang.
Kolaboratif: bekerja sama menyusun desain dan pembagian tugas.
Bernalar kritis: menyesuaikan rancangan dengan kebutuhan tanaman dan lingkungan.
Kesehatan: memperhatikan keamanan saat menggunakan alat dan bahan.
📆 Minggu Ke-3
Topik: Membangun dan Menanam
Kegiatan:
Merakit sistem hidroponik sesuai rancangan.
Menanam bibit tanaman pada media tanam (rockwool/sabut kelapa).
Mencatat kondisi awal (pH air, suhu, kelembapan, tinggi tanaman).
Produk: Sistem hidroponik sederhana dan laporan kondisi awal tanaman.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kolaboratif: bekerja sama dalam proses pembuatan dan penanaman.
Mandiri: melaksanakan tugas masing-masing dengan tanggung jawab.
Kesehatan: menjaga kebersihan dan keamanan area kerja.
Beriman & bertakwa: meneladani nilai tanggung jawab terhadap alam ciptaan Tuhan.
📆 Minggu Ke-4
Topik: Observasi Pertumbuhan dan Analisis Data
Kegiatan:
Melakukan pengamatan pertumbuhan tanaman (setiap 2–3 hari).
Mengukur tinggi, warna daun, dan jumlah helai daun.
Mencatat hasil dalam tabel data dan membuat grafik pertumbuhan.
Menganalisis hasil: faktor apa yang memengaruhi pertumbuhan tanaman?
Produk: Data dan grafik pertumbuhan tanaman hidroponik.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Bernalar kritis: menafsirkan data pertumbuhan dan membandingkan dengan teori.
Mandiri: telaten mencatat hasil pengamatan secara berkala.
Komunikatif: melaporkan hasil secara jelas dan teratur.
Kreatif: mengolah data menjadi grafik atau infografis menarik.
📆 Minggu Ke-5
Topik: Presentasi dan Refleksi Karya
Kegiatan:
Menyusun laporan akhir proyek hidroponik (teks, poster, atau video dokumentasi).
Mempresentasikan hasil eksperimen dan manfaat teknologi hidroponik bagi masyarakat.
Refleksi: “Apa yang saya pelajari tentang kerja ilmiah dan tanggung jawab terhadap alam?”
Produk Akhir: Poster/video/laporan proyek hidroponik lengkap dengan hasil pertumbuhan dan analisis.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Komunikatif: menyampaikan hasil dengan cara ilmiah dan menarik.
Kewarganegaraan: mempromosikan teknologi ramah lingkungan untuk ketahanan pangan.
Mandiri & percaya diri: berani mempresentasikan karya di depan umum.
Kreatif: menyusun laporan dengan media inovatif (poster digital/video).
Secara umum, pelaksanaan proyek hidroponik bererjalan dengan baik dan murid menunjukkan keterlibatan aktif sejak tahap perencanaan hingga tahap presentasi dan refleksi akhir.
Pada minggu pertama, murid mampu memahami konsep dasar hidroponik melalui diskusi dan observasi. Mereka dapat membedakan pertanian konvensional dan hidroponik serta merumuskan ide proyek dan hipotesis sederhana dengan baik. Kemampuan bernalar kritis dan kreativitas mulai terlihat melalui pertanyaan eksperimen yang diajukan.
Pada minggu kedua, murid menunjukkan kemampuan kolaboratif dalam merancang sistem hidroponik sederhana. Mereka mampu menyusun desain, menentukan alat dan bahan yang sesuai, serta membagi tugas kelompok secara proporsional. Beberapa kelompok masih memerlukan bimbingan dalam menyesuaikan rancangan dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan bahan.
Pada minggu ketiga, murid berhasil merakit sistem hidroponik dan melakukan penanaman bibit sesuai prosedur. Sikap tanggung jawab, kemandirian, dan kerja sama terlihat selama proses praktik. Murid juga mampu mencatat kondisi awal tanaman secara sistematis, meskipun ketelitian dalam pengukuran masih perlu ditingkatkan.
Pada minggu keempat, murid dapat melakukan observasi pertumbuhan tanaman secara berkala dan menyajikan data dalam bentuk tabel serta grafik. Kemampuan analisis mulai berkembang ketika murid mengaitkan hasil pengamatan dengan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, seperti nutrisi, cahaya, dan kondisi air.
Pada minggu kelima, peserta didik mampu menyusun laporan akhir dan mempresentasikan hasil proyek dengan cukup percaya diri. Media presentasi yang digunakan bervariasi dan kreatif. Melalui kegiatan refleksi, murid menunjukkan pemahaman tentang pentingnya metode ilmiah, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
Contoh Projek: Budidaya Ternak Lele di Botol Bekas Air Minum Mineral
📆 Minggu Ke-1
Topik: Mengenal Konsep Budidaya Lele dan Pengelolaan Limbah Botol Bekas
Kegiatan:
Diskusi tentang manfaat budidaya ikan lele dan dampak limbah plastik terhadap lingkungan.
Mengamati contoh sistem akuaponik mini atau kolam ikan sederhana.
Merumuskan ide eksperimen: bagaimana memanfaatkan botol bekas untuk tempat hidup ikan lele kecil (lele dumbo atau lele sangkuriang).
Membuat hipotesis: Apakah ikan lele dapat tumbuh dengan baik di media botol bekas dengan perawatan yang tepat?
Produk: Mindmap ide proyek & rancangan awal sistem budidaya lele di botol bekas.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Beriman & bertakwa: mensyukuri ciptaan Tuhan dan menjaga alam.
Bernalar kritis: menanyakan dan menelaah fenomena lingkungan secara ilmiah.
Kreatif: menemukan ide pemanfaatan barang bekas.
Komunikatif: menyampaikan ide dalam diskusi kelompok.
📆 Minggu Ke-2
Topik: Merancang dan Mempersiapkan Sistem Budidaya
Kegiatan:
Mendesain wadah budidaya menggunakan botol bekas galon/air mineral besar (5–10 liter).
Menentukan alat dan bahan: botol bekas, aerator, selang, pakan lele, air bersih, dan benih lele.
Menyiapkan area penempatan dan menentukan variabel pengamatan (jumlah pakan, suhu air, pertumbuhan lele).
Membuat skema sistem budidaya (gambar rancangan).
Produk: Desain sistem budidaya lele di botol bekas & daftar alat-bahan.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Kreatif: mengubah barang bekas menjadi wadah fungsional.
Kolaboratif: bekerja sama dalam merancang sistem.
Bernalar kritis: memastikan rancangan sesuai kebutuhan hidup ikan.
Kesehatan: memperhatikan keselamatan dan kebersihan alat serta lingkungan kerja.
📆 Minggu Ke-3
Topik: Pelaksanaan Budidaya dan Perawatan Lele
Kegiatan:
Mengisi wadah dengan air, menyesuaikan suhu, dan menebar benih lele.
Memberi pakan secara teratur sesuai jadwal.
Mengukur pertumbuhan (panjang dan berat lele setiap minggu).
Mengamati perubahan perilaku atau kondisi air.
Produk: Catatan pengamatan harian/mingguan tentang kondisi dan pertumbuhan lele.
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Disiplin & mandiri: merawat ikan secara rutin.
Kolaboratif: membagi tugas dalam perawatan dan pencatatan data.
Kesehatan: menjaga kebersihan air dan area budidaya.
Beriman & bertakwa: menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
📆 Minggu Ke-4
Topik: Analisis Hasil dan Refleksi Eksperimen
Kegiatan:
Menganalisis hasil pengamatan: pertumbuhan ikan, perubahan air, tingkat kelangsungan hidup lele.
Membandingkan hasil dengan hipotesis awal.
Menulis refleksi tentang pembelajaran sains, tanggung jawab terhadap alam, dan manfaat daur ulang.
Produk: Laporan hasil pengamatan dan refleksi pribadi “Belajar Tanggung Jawab dari Budidaya Lele.”
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Bernalar kritis: mengolah dan menafsirkan data hasil eksperimen.
Mandiri: menulis laporan dengan jujur dan objektif.
Komunikatif: mempresentasikan hasil kepada teman dan guru.
Beriman & bertakwa: menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ciptaan Tuhan.
📆 Minggu Ke-5
Topik: Pameran dan Presentasi Karya
Kegiatan:
Menyiapkan poster, video, atau model sistem budidaya untuk pameran sekolah.
Memaparkan manfaat budidaya lele di botol bekas terhadap lingkungan dan ekonomi.
Melakukan diskusi antar kelompok dan menerima masukan.
Produk Akhir: Poster/video presentasi “Budidaya Lele Ramah Lingkungan di Botol Bekas.”
Nilai Karakter yang Dikembangkan:
Komunikatif: menyampaikan hasil karya dengan jelas dan menarik.
Kewarganegaraan: menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan pangan.
Mandiri & percaya diri: mempresentasikan hasil kerja di depan umum.
Kreatif & kolaboratif: menghasilkan karya inovatif berbasis sains dan teknologi sederhana.