Himpunan adalah kumpulan dari beberapa benda/objek tertentu yang dapat didefinisikan dengan jelas. Maksud dari di secara jelas didefinisikan yaitu objek-objek tersebut dapat diukur dan memiliki sifat yang jelas (tidak relatif).
Contoh:
Kumpulan buah-buahan
Kumpulan negara anggota ASEAN
Himpunan dinotasikan dengan huruf kapital, sedangkan anggota himpunan dituliskan di dalam kurung kurawal “{ … }".
Contoh:
A merupakan himpunan bilangan prima.
A = {bilangan prima} atau A = {2, 3, 5, 7, ....}
Kardinalitas himpunan adalah bilangan yang menunjukkan banyaknya anggota himpunan dalam himpunan tertentu. Jika A merupakan suatu himpunan maka banyaknya anggota himpunan A dinotasikan dengan 𝑛(𝐴).
Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat seluruh anggota tertentu dalam ruang lingkup objek yang sedang dibahas dan dilambangkan dengan huruf 𝑆. Contoh:
A = {1, 3, 5, 7} dan B = {2, 4, 6, 8}
Maka himpunan semestanya adalah:
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}
Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota dan dinotasikan seperti pada Gambar I. Himpunan kosong selalu menjadi salah satu bagian dari setiap himpunan. Contoh:
B adalah himpunan nama-nama hari yang dimulai dengan huruf D.
Sehingga ditulis, B = { }
Gambar I. Notasi Himpunan Kosong
Gambar II. Notasi Himpunan Bagian dan Bukan Himpunan Bagian
Himpunan bagian adalah anggota suatu himpunan yang menjadi anggota dari himpunan lain dan dinotasikan seperti pada Gambar II.
Ada 3 (tiga) cara untuk menyatakan himpunan tanpa mengubah maknanya, yaitu sebagai berikut.
Himpunan dinyatakan dengan kata-kata
Himpunan dapat dinyatakan dengan menggambarkan karakteristik yang dimiliki setiap anggota himpunan. Contohnya:
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐴 = {ℎ𝑢𝑟𝑢𝑓 𝑣𝑜𝑘𝑎𝑙 𝑎𝑙𝑓𝑎𝑏𝑒𝑡 𝑙𝑎𝑡𝑖𝑛}
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐵 = {𝑘𝑢𝑚𝑝𝑢𝑙𝑎𝑛 ℎ𝑒𝑤𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑛𝑎𝑘}
Himpunan dinyatakan dengan cara menyebutkan anggotanya
Anggota himpunan dapat dinyatakan dengan memberikan daftar semua anggotanya. Jika anggotanya banyak, cukup dilambangkan dengan tiga titik (…) yang artinya "dan seterusnya". Contohnya:
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐶 = {𝑎, 𝑖, 𝑢,𝑒, 𝑜}
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐹 = {2, 3, 5, … , 23} (himpunan berhingga)
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐸 = {… , −2, −1, 0, 1, 2, … } (himpunan tak berhingga)
Himpunan dinyatakan menggunakan notasi pembuat himpunan
Notasi pembuat himpunan bisa digunakan untuk menyatakan suatu himpunan. Bentuk umum dari notasi pembuat himpunan adalah { 𝑥 | 𝑃(𝑥)}, dengan simbol 𝑥 melambangkan anggota himpunan dan fungsi 𝑃(𝑥) menyatakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh 𝑥 tersebut untuk menjadi anggota himpunan. Variabel lain dapat juga digunakan untuk mengganti simbol 𝑥, seperti 𝑎, 𝑏, 𝑐, 𝑦, 𝑧, dan lainlain. Contohnya:
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐴 = {𝑦|𝑦 > 10, 𝑦 𝑚𝑒𝑟𝑢𝑝𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑎𝑠𝑙𝑖}
o 𝐻𝑖𝑚𝑝𝑢𝑛𝑎𝑛 𝐵 = {𝑥|1 < 𝑥 < 9, 𝑥 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑔𝑎𝑛𝑗𝑖𝑙}