Pada akhir fase D, peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
Pada akhir fase D, peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan:
Peserta didik (A) dapat memahami konsep relasi dan fungsi dan mengidentifikasi domain, kodomain, serta range (B) melalui contoh kehidupan sehari-hari (C) dengan benar (D).
Peserta didik (A) dapat menyajikan relasi dalam bentuk diagram panah, himpunan pasangan berurutan, dan diagram kartesius (B) sesuai konsep yang telah dipelajari (C) dengan benar (D).
Peserta didik (A) dapat menyajikan fungsi dalam bentuk diagram panah, himpunan pasangan berurutan, grafik, tabel, dan persamaan fungsi (B) sesuai konsep yang telah dipelajari (C) dengan benar (D).
Komunikasi itu penting dalam matematika, terutama saat kita ingin memahami dan menyelesaikan masalah. Literasi matematis melibatkan kemampuan mengkomunikasikan masalah. Kemampuan berbicara dan menjelaskan sangat penting agar kita bisa menyajikan hasil penyelesaian masalah dan orang lain bisa mengerti solusi yang kita temukan.
Dalam literasi matematika, "mathematising" itu menerjemahkan bahasa dunia nyata ke dalam bahasa matematika. Kita mengubah masalah sehari-hari menjadi angka, rumus, atau gambar matematika, lalu setelah menemukan jawabannya, kita mengubahnya kembali agar bisa dipahami dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam matematika, kita bisa menggunakan berbagai cara untuk merepresentasikan dan memperjelas suatu masalah, seperti grafik, tabel, diagram, rumus, atau benda nyata. Dengan cara ini, kita bisa lebih mudah memahami dan menyelesaikan masalah.
Dalam matematika, kita tidak hanya perlu menemukan jawaban, tetapi juga harus bisa menjelaskan mengapa jawaban itu benar. Reasoning (Penalaran) berarti berpikir secara logis dan mencari pola atau hubungan dalam suatu masalah matematika. Argument (Argumen) adalah alasan di balik jawaban kita, agar orang lain bisa memahami dan menerimanya.
Dalam matematika, kita perlu tahu cara menyelesaikan masalah dengan strategi yang tepat. Mulai dari cara yang sederhana hingga yang lebih sulit, tergantung pada tingkat kesulitan masalahnya. Dengan begitu, kita bisa menemukan jawaban dengan lebih mudah dan cepat.
Literasi matematika mencakup kemampuan menggunakan simbol, bahasa formal, serta istilah teknis.
Literasi matematika berarti kita bisa menggunakan berbagai alat matematika, seperti mengukur, menghitung, dan melakukan operasi hitung, untuk menyelesaikan masalah dengan lebih mudah.