SAYYID JA'FAR SHODIQ AZMATKHAN
SEJARAH SINGKAT
Sunan Kudus lahir tahun 1500 M dan wafat di Kudus pada tahun 1550 M. Ayahnya adalah Sunan Ngudung dan ibunya bernama Syarifah. Beliau belajar ilmu agama kepada Kiai Telingsing dan Sunan Ampel. Sunan Kudus juga mempelajari ilmu kemasyarakatan, politik, budaya, seni dan perdagangan.
METODE DAKWAH:
Tidak menggunakan kekerasan atau radikalisme
Jika ada tradisi atau kebiasaan buruk, Sunan Kudus merubah pelan-pelan
Mengembangkan prinsip turut membaur dan ikut serta dalam kegiatan masyarakat
Tidak melakukan perlawanan dan konfrontasi langsung
Berusaha menarik simpati masyarakat agar tertarik dengan ajaran Islam.
Bentuk penghormatan dan penghargaan kepada umat Hindu, Sunan Kudus melarang umat Islam menyembelih sapi pada saat hari raya Idul Adha.
Menarik masyarakat penganut animisme dan dinamisme, Sunan Kudus membuat delapan pancuran untuk wudhu yang di atasnya diletakkan arca.
Mengubah fungsi sesajen menjadi sedekah kepada orang yang kelaparan dan makhluk hidup yang ada di sekitar lingkungan.
PESAN DAMAI
Berdakwah menyesuaikan kultur dan karakter masyarakat serta menggunakan kecerdasan dan merumuskan strategi yang tepat tanpa melukai dan menyakiti hati siapa pun.
PENINGGALAN
MASJID MENARA KUDUS
VIDEO PEMBELAJARAN