Kecurangan yang Terjadi saat UTBK SBMPTN 2022
Kecurangan yang Terjadi saat UTBK SBMPTN 2022
Senin, 27 Juni 2022 14:11 WIB
Oleh : Jefri Indra
(Peserta UTBK 2022. Source : Antaranews.com)
JAKARTA, Youth Vogue - Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang menggunakan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) telah diumumkan oleh pihak Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pada Kamis, 23 Juni 2022. Hasil ujian ini merupakan indikator penentu diterima atau tidaknya mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sama seperti tahun sebelumnya.
Sehari sebelum diumumkannya hasil tes, terungkap kasus kecurangan yang dilakukan beberapa peserta UTBK. Hal ini terungkap setelah beredarnya Google drive berisi foto soal-soal dari ujian, lengkap dengan foto pelaku yang melakukan kecurangan ini.
Kumpulan foto tersebut dikumpulkan melalu Google drive lalu di bagikan melalui aplikasi Telegram dan lanjut menyebar luas ke media Twitter.
Salah satu universitas negeri menjadi tempat kejadian tersebut adalah Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta. Hal ini diketahui dari foto detail ruangan pada salah satu foto di dalam Google drive tersebut. Berdasarkan barang bukti foto yang ada, kecurangan dilakukan pada tanggal 19, 20, dan 21 Mei 2022. Lebih tepatnya pada ujian gelombang pertama. Hal ini tentu dinilai sangat merugikan para peserta lain yang mengerjakan ujian dengan kejujuran dan kemampuannya sendiri.
“Ya itu menurut saya sih sangat keterlaluan, karena saya sebagai peserta berjuang mati-matian untuk belajar agar bisa menghadapi ujian seleksi ini semaksimal mungkin, eh malah ada yang curang begini, gak adil aja sih jadinya,” ujar Salman sebagai salah satu peserta ujian, saat diwawancarai melalui Whatsapp, Minggu (26/6/2022).
Pihak UPN Yogyakarta melalui Akun resmi UPN Veteran Yogyakarta pada 17 Juni 2022 pun turut menanggapi pada laman twitter-nya, "Terima Kasih informasinya kak. Pada UTBK yang lalu panitia sudah mengamankan para peserta yang terbukti melakukan pelanggaran dan sudah melaporkannya ke @ltmptofficial dan pihak berwajib," dikutip dari akun Twitter @UPNVY_Official.