B. Materi Pembelajaran
Menggunakan fungsi dalam Microsoft Excel
1. Formula atau rumus adalah persamaan yang dimasukkan untuk melakukan perhitungan terhadap nilai-nilai yang ada dalam worksheet.
2. Fungsi adalah suatu rangkaian rumus yang terdiri dari beberapa argumen yang tersusun sedemikian rupa dan dapat langsung digunakan sesuai kategorinya. Adapun fungsi-fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel, yaitu fungsi matematika, statistik, finansial, date-time, grafik, look up, dan logika.
3. Fungsi matematika
a. Fungsi SUM
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan range tertentu, bentuk persamaan SUM adalah:
=SUM(number1, number2,...)
b. Fungsi SUMIF
Fungsi ini digunakan untuk menjumlahkan sel dengan kriteria tertentu. Bentuk persamaan dari fungsi SUMIF adalah:
=SUM(range,criteria,sum_range)
4. Fungsi statistik
Untuk menghitung data dalam Microsoft Excel, terdapat berbagai fungsi statistik yang dapat digunakan.Fungsi statistik tersebut dapat digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, terbesar, terkecil, dan lain sebagainya.Adapun fungsi statistik tersebut, sebagai berikut.
AVERAGE
=average(range) atau =average(cell 1, cell n)
Menghitung nilai rata-rata
MAX
=max(range) atau =max(cell 1, cell n)
Menghitung nilai yang terbesar
MIN
=min(range) atau =min(cell 1, cell n)
Menghitung nilai terkecil
COUNT
=Count(range) atau =Count(cell 1, cell n)
Menghitung jumlah sel yang berisi angka
COUNTA
=CountA(range) atau =CountA(cell 1, cell n)
Menghasilkan jumlah data dalam Range yang berbeda kolom berisi teks
COUNTIF
=CountIF(range,criteria)
Menghitung jumlah sel pada suatu Range yang memenuhi syarat yang diberikan
5. Fungsi finansial
Fungsi finansial Microsoft Excel merupakan fungsi dalam Excel yang berkaitan dengan keuangan, akuntansi serta ekonomi.Fungsi finansial Microsoft Excel ini berguna untuk menghitung lebih cepat data-data keuangan. Dalam aplikasinya , penggunaan fungsi finansial dibagi dalam dua bagian utama, yaitu:
a. Future Value (FV)
=FV(Rate,Nper,PMT,PV,Type)
b. Present Value (PV)
=PV(Rate,Nper,PMT,FV,Type)
c. Menentukan nilai angsuran (Payment)
=PMT(Rate,Nper,PV,FV,Type)
d. Menghitung nilai suku bunga (rate)
=Rate(Nper,PMT,PV,FV,Type, Guess)
e. Menentukan jumlah periode (NPER)
=Nper(Rate,PMT,PV,FV,Type)
6. Fungsi date and time
Fungsi date and time adalah sekumpulan fungsi yang berisi perintah-perintah untuk mengolah data yang mempunyai format tanggal (dd/mm/yy) atau waktu (hh:mm:ss). Adapun rumus-rumus yang digunakan, antara lain:
a. NOW, digunakan untuk menampilkan tanggal dan waktu saat ini.
Cara penulisan formulanya: =NOW( )
b. DAY, digunakan untuk menampilkan tanggal. Penulisannya: =DAY(nilai date)
Misalnya formula =DAY(A2), maka menunjukkan tanggal dari sel A2 atau =DAY(“08/07/2008”), maka hasilnya 08
c. MONTH, digunakan untuk mengetahui dan menampilkan bulan.
Contohnya: =MONTH(“08/07/2008”), maka hasilnya adalah 07;
=MONTH(A2), akan menunjukkan bulan dari sel A2.
d. YEAR, digunakan untuk menampilkan tahun.
Contohnya: =YEAR(‘08/07/2008”), maka hasilnya adalah 2008;
=YEAR(A2), akan menunjukkan tahun dari sel A2.
e. WEEKDAY, digunakan untuk menampilkan nama hari.
Contohnya: =WEEKDAY(“08/07/2008”), hasilnya adalah 3. Maksudnya hari ke-3 adalah Rabu;
=WEEKDAY (A2), akan menunjukkan nama hari dari sel A2.
f. HOUR, digunakan untuk menampilkan jam.
Contohnya: =HOUR(01:30:22), maka hasilnya adalah 01;
=HOUR (A2), akan menunjukkan jam dari sel A2.
g. MINUTE, digunakan untuk menampilkan menit.
Contohnya: =MINUTE(01:30:22), maka hasilnya adalah 30;
=MINUTE(A2), akan menunjukkan menit dari sel A2.
h. SECOND, digunakan untuk menampilkan detik.
Contohnya: =SECOND(01:30:22), maka hasilnya adalah 22;
=SECOND(A2), akan menunjukkan detik dari sel A2
7. Fungsi grafik
Untuk mendapatkan tampilan data yang lebih menarik, paket program pengolah angka/spreadsheet telah menyiapkan salah satu fasilitas untuk menampilkan data yang berupa grafik.
8. Fungsi lookup
Lookup adalah fungsi pembacaan tabel. Ada dua macam fungsi LOOKUP, yaitu:
a. HLOOKUP
Hlookup digunakan untuk pembacaan tabel yang letaknya horizontal atau sejajar.Adapun bentuk rumusnya, sebagai berikut.
=HLOOKUP(criteria cell;nama_tabel bantu;no_kolom;0)
b. VLOOKUP
Vlookup digunakan untuk pembacaan tabel yang letaknya vertikal atau tegak lurus.Adapun bentuk persamaan vlookup, sebagai berikut.
=VLOOKUP(criteria cell;nama_tabel bantu;no_baris;0)
9. Fungsi logika
Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Bentuk persamaan fungsi IF adalah:
=IF(Logika Test; Perintah Jika benar; Perintah Jika salah)
Ada beberapa macam jenis fungsi IF, antara lain:
a. Fungsi IF ganda
Jika jumlah perbandingan ada 3, maka IF-nya dua kali (kurung buka 2 kali dan kurung tutupnya juga 2 kali).
=IF(Logika Test 1; perintah benar 1; IF(Logika Test 2; perintah benar 2; perintah salah))
b. Fungsi logika And
Digunakan untuk membandingkan 2 buah data atau lebih.Jika dua data tersebut memenuhi syarat, maka dikatakan BENAR.Apabila salah satu syarat tidak terpenuhi, maka dikatakan SALAH.
=IF(AND(logical 1, logical 2,......), Nilai jika BENAR; Nilai Jika SALAH))
c. Fungsi logika OR
Digunakan untuk membandingkan 2 buah data atau lebih, Jika bernilai benar (true) jika ada salah satu kondisi terpenuhi, atau salah satu argumen bernilai TRUE dan bernilai salah jika semua bernilai FALSE.
=IF(OR(logical 1, logical 2,......); Nilai jika BENAR; Nilai Jika SALAH))