Video Kristen 2000 tahun - Teks Indonesia
Daftar isi VIDEO Sejarah Kristen 2.000 thn
1) 1.000 thn PERTAMA kristen bag 1/2
2) 1.000 thn PERTAMA kristen bag 2/2
------------------
3) 1.000 tahun KEDUA Kristen bag 1/2
4) 1.000 THN KEDUA Kristen bag 2/2
Simbol Ikan (Ichtus)
Karena simbol salib masih di kejar-kejar, diprekusi dan dibunuhi oleh Jahudi dan Romawi
Alkitab belum ada.
baru ada difasilitasi oleh raja Constantine thn 300an di Nice (Byzantium sekarng Turki)
Video ICHTUS Simbol ikan kristen awal
menggantikan salib karena dikejar-kejar dan di bunuhi oleh Jahudi dan Romawi.
dari film Paul the Apostle
klik link bawah:
Milenium kedua Kekristenan diwarnai gejolak signifikan. Periode Perang Salib (dimulai abad ke-11) sering dikaitkan dengan "kegelapan" dan korupsi di Gereja Katolik Roma. Perang ini menghabiskan banyak biaya dan nyawa, serta sering berakhir dengan konflik internal.
Di tengah situasi ini, Martin Luther muncul dengan Reformasi Protestan pada sekitar tahun 1500-an. Ketidakpuasan terhadap praktik gereja, seperti penjualan indulgensi (surat pengampunan dosa), memicu Luther untuk menyerukan kembali pada ajaran Alkitab. Gerakan ini memecah Kekristenan Barat menjadi tiga aliran utama:
Kristen Katolik Roma: Setia pada kepausan.
Kristen Ortodoks: Terpisah sejak Skisma Besar (The Great Schism) 1054. Perpecahan Katholik Barat Roma dan Katholik Timur Byzantyne (Constantinopel).
Protestan: Aliran baru yang menekankan otoritas Alkitab dan keselamatan melalui iman.
Setelah Reformasi, gerbang bagi kebebasan ilmiah dan kemajuan teknologi terbuka. Otoritas Gereja Katolik Roma yang menghalangi inovasi mulai berkurang. Ini menciptakan lingkungan kondusif bagi penemuan, seperti kapal layar tiga tiang di Portugal pada 1500-an.
Kapal-kapal ini memungkinkan penjelajahan, penjajahan, dan penyebaran agama Kristen (termasuk Protestantisme) ke benua Amerika, Afrika, dan Asia. Ini menandai dimulainya era ekspansi global yang mengubah peta dunia secara drastis.
---
Video "SECOND 100 years" menjelaskan mengapa ketegangan Katolik dan Protestan di Irlandia Utara begitu mendalam, berlangsung 400 ratusan tahun, hingga didamaikan pada 1994 oleh PM Inggris Tony Blair, meski rasa curiga masih ada.
Konflik ini berakar pada Reformasi Protestan abad ke-16. Saat Inggris menjadi Protestan, mayoritas Katolik Irlandia tetap setia pada Roma. Ini memicu penindasan dan kolonisasi Inggris, khususnya "Ulster Plantation" di awal abad ke-17. Ribuan pemukim Protestan dari Skotlandia dan Inggris dikirim ke Ulster (Irlandia Utara), menciptakan pembagian demografis dan agama tajam. Protestan mendominasi politik dan ekonomi, sementara Katolik merasa tertindas.
Ketegangan ini memuncak menjadi kekerasan "The Troubles" (akhir 1960-an hingga 1998). Konflik ini bukan hanya agama, tapi juga identitas: Unionist/Loyalist (Protestan) ingin tetap dengan Britania Raya, sementara Nationalist/Republican (Katolik) menginginkan Irlandia bersatu.
Bagaimana hubungan Protestant dengan aliran Katholik di Amerika? Imigrasi besar dari Irlandia membawa serta perpecahan agama ini. Protestan Irlandia (Presbyterian) yang migrasi ke Amerika berkontribusi pada keragaman denominasi Protestan di sana.
Imigran Katolik Irlandia, yang menghadapi diskriminasi, membentuk komunitas Katolik kuat. Meski konflik fisik tidak terulang di Amerika, warisan sejarah dan identitas keagamaan ini membentuk lanskap denominasi Kristen yang beragam di Amerika, memengaruhi politik, sosial, dan budaya.