KISI-KISI UJIAN SEKOLAH
📙Bahasa Indonesia📚
Materi Ujian adalah
Mendeklamasikan puisi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
Kriteria Penilaian :
1. Penilaian Sikap Spritual (KI-1)
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
2. Penilaian Sikap Sosial (KI-2) :
Percaya Diri (Berani tampil membaca puisi dari awal sampai akhir.)
Disiplin (Tertib pada saat membaca puisi mulai dari awal sampai akhir membaca.)
Santun (Berpakaian rapi dan pantas pada saat membaca puisi sesuai dengan ketentuan.)
3. Pengetahuan (KI-3) :
Mencermati puisi yang dibacakan dan menuliskan makna tiap baitnya,serta mampu menjelaskan makna puisi.
4. Keterampilan (KI-4)
Mendemonstrasikan Puisi hasil karya pribadi dengan lafal,intonasi,dan ekspresi dengan tepat.
Ekspresi /Penghayatan/Penjiwaan (Jika Percaya diri, tidak kaku, menghayati dan menjiwai kandungan dalam puisi yang dibacakannya)
Artikulasi/Pelafalan (Bila membaca puisi mampu menunjukkan artikulasi/pelafalan yang jelas (tidak ada kesalahan/ketidakjelasan))
Intonasi dan Penekanan (Bila pembaca puisi menunjukkan intonasi dan penekanan yang sangat baik atau sesuai,tempo dan dinamika selaras dengan isi dan amanat puisi dan pelafalan)
Untuk melengkapi pemahaman kalian tentang Membaca Puisi yang Benar Silahkan klik link di bawah ini!
(Contoh Baca Puisi oleh Putra)
(Contoh Baca Puisi oleh Putri)
Petunjuk Mengungkapkan Isi atau Makna Puisi
Memahami puisi tentu sangat berbeda dengan memahami prosa. Dalam mengapresiasi isi puisi Anda perlu memahami beberapa unsur. Unsur-unsur yang perlu Anda pahami yaitu makna, tema, dan pesan dalam puisi. Unsur-unsur ini dapat Anda pahami seperti uaraian berikut.
1. Isi Puisi
Makna atau isi puisi dapat dipahami dengan baik jika Anda mengerti akta-kata yang terkandung dalam puisi. Anda harus menafsirkan arti setiap kata dalam puisi. Kata-kata dalam puisi sering bermakna konotasi. Berikut ini beberapa langkah untuk memahami makna puisi.
a. Menemukan kata kunci dalam setiap baris atau larik karena kata-kata tersebut merupakan inti baris tersebut.
Contoh:
Kata-kata atau pernyataan kunci dalam setiap bait sebagai berikut.
1) Bait ke-1 : menatapi huma yang sudah runtuh = memandang lading yang gersang
suasana tambah sukar kiranya kini = hidup semakin susah
2) Bait ke-2 : suling nelayan dari muara sana = para nelayan mencari ikan di laut
makin asing membangkit kenangan lama = mengingat kenangan lama
3) Bait ke-3 : pasar dan kesibukan telah berpindah ke muara laut = kesibukan pasar ikan telah berubah sepi
kini dan hari silam nasibmulah itu, desaku = suasana masa lalu tinggal kenangan
hidup tak henti sengketa, selalu perang saudara = hidup penuh persaingan dan perselisihan
1. Amanat Puisi
Pesan atau amanat merupakan kesan yang ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Cara menyimpulkan amanat puisi berkaitan dengan cara pandang pembaca terhadap suatu hal. Meskipun ditentukan berdasarkan cara pandang pembaca, amanat tidak dapat lepas dari tema dan isi puisi yang dikemukakan penyair. Pembaca akan menemukan pesan atau amanat setelah membaca puisi.
Contoh:
Amanat dalam puisi “Di Bukit” adalah orang desa yang tidak mempedulikan orang lain dan tidak rukun untuk mempertahankan hidup yang semakin sulit.