Sebelum kita membahas teknis dan detail, mari kita ketahui dulu.... apa sih arti FOOD SAFETY?
Food Safety atau Keamanan Pangan adalah KEPASTIAN bahwa makanan yang diolah dan akan disajikan, aman dan tidak membahayakan.
Food Safety bisa tercapai apabila semua orang yang terlibat dalam pengolahan dan distribusi makanan, menerapkan hygiene dan sanitasi yang benar.
Apa sih bedanya hygiene dan sanitasi?
Hygiene bisa berdampak langsung terhadap reputasi tempat kita bekerja.
Beberapa tahun lalu, sempat viral berita seorang tamu yang menggigit serangga didalam sayuran yang disajikan.
Beritanya tidak hanya menyebar di media sosial dan chat group, tapi sampai dimuat media dan portal berita.
Kejadian ini merupakan salah satu dampak tidak dilaksanakannya hygiene dan sanitasi dengan benar.
Ingat...jejak digital tidak akan hilang oleh waktu lho...
Musuh hygiene dan sanitasi itu hanya ada satu:
Segala bakteri, virus, dan kuman-kuman berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit tidak hanya bagi tamu, tapi diri kita sendiri.
Yuk kita kenalan singkat dengan musuh utama kita!
Sekarang kita tahu, kecepatan musuh berkembangbiak amat sangat cepat. Jika tidak dicegah, dalam waktu singkat kita akan kalah!
Bakteri sendiri sebenarnya sama dengan manusia. Jika manusia kepanasan, bakteri pun kepanasan. Jika manusia kedinginan, bakteri pun kedinginan.
Kondisi dimana manusia dan bakteri sama-sama hidup aktif dan berkembangbiak, disebut dengan istilah DANGER ZONE, yaitu di suhu 5-60 derajat Celcius.
Itulah sebabnya mengapa proses pendinginan dan pemasakan bahan makanan sangat penting untuk dijaga suhunya, karena akan menentukan hidup matinya musuh kita. Makanan yang dibiarkan terlalu lama di suhu Danger Zone (atau biasa disebut suhu ruang), akan meningkatkan risiko food safety.
Secara umum, makanan dapat berada di suhu Danger Zone selama maksimal 4 jam. Setelah 4 jam, makanan harus segera dikonsumsi atau dibuang.
Berapa suhu pemasakan yang aman, tergantung pada jenis bahan makanannya dan akan dibahas lebih detail pada materi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).
Sebelum kita mencegah bakteri berkembang biak di suhu Danger Zone, yang pertama kali harus diminimalisasi adalah perpindahan kontaminan dari diri kita sendiri ke bahan makanan (Kontaminasi Silang), yaitu dengan menjaga hygiene.
Dari mana kita memulai hygiene yang baik? Tentu saja dari diri kita sendiri...
Dan hal paling sederhana yang bisa kita lakukan untuk diri sendiri adalah cuci tangan.
Mari kita tonton beberapa video yang akan menjelaskan bagaimana cara praktis untuk melakukan personal hygiene di kehidupan sehari-hari.
Tidak sulit kan? Hanya diperlukan niat dan usaha untuk secara konsisten menerapkan personal hygiene :)