Kota ini masih menyimpan tempat-tempat terbaiknya.
Berhubung banyak dari kawan-kawan yang suka pergowesan untuk rehat dan bersenang ria sambil nikmatin perjalanan menuju spot asik yang ada di luar kota dan dalam kota. Kita mau ceritain spot yang suka kita pake buat rehat sejenak nih.
Lokasinya bisa dibilang sih udah bukan Jakarta, tapi masih deket banget sama Jakarta. Sebuah hutan yang ga sengaja dibuat karena konon katanya dulu adalah tempat rekreasi dan sudah dari tahun 90an "terbengkalai," pohon dari taman yang gak ter urus ini mulai bertumbuh dan berkembang biak jadi sebuah hutan kecil yang lumayan enak buat nyantai di pagi hari saat weekend sambil rehat dari urusan dunia sejenak entah pekerjaan kalau yang udah kerja atau mungkin skripsi kalau yang masih kuliah.
Kegiatan diujung pekan, masak-masak didalam hutan. Kudapan pagi bersama miesedap, diaduk dan digoreng dengan telur. Tentu saja tidak lupa didampingi gorengan pakde. Kemudian ditutup dengan beberapa teguk susu gajah.
Makan asik di hutan yang penuh flora dan fauna, ada rawa, sungai, dan hutan bambu ditambah pohon yang udah gede banget bikin tempatnya makin enak buat ngedenger suara tonggeret atau jangkrik di malem hari.
Susu Gajah, Omelete, dan Tripod DIY yang selalu menemani perjalanan dihutan ini.
Ini dia susu gajah yang membantu kita bertahan menunggu omelet yang tak kunjung matang. Bisa dibeli di minimarket dekat rumah, banyak variasi, bahkan susu singa juga ada.
Masakan khas hutan pinggir kota ini adalah omelete. Menu andalan kami dan segenap warga kos-kosan.
Teknik foto yang mengandalkan "sense of engineering" alakadarnya.