Pertumbuhan penduduk perkotaan selalu menunjukkan peningkatan yang terus menerus. Hal ini disebabkan oleh pesatnya perkembangan ekonomi seperti Industri dan pertumbuhan sarana dan pra sarana jalan perkotaan. Kondidsi ini berakibat terjadinya fenomena urbanisasi penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi penduduk ini juga dipicu oleh semakin sempitnya lahan pertanian dan kurangnya kesempatan pekerjaan di pedesaan. Akibatnya penduduk banyak yang pindah ke kota untuk mencari kehidupan yang lebih layak sperti kerja di Industri, usaha-usaha kecil di kota, dan sebagainya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Penduduk:
Faktor Pendorong (Push Factors) dari Daerah Asal:
Keterbatasan lapangan pekerjaan
Kemiskinan
Bencana alam
Konflik atau peperangan
Kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan
Tekanan sosial atau budaya
Faktor Penarik (Pull Factors) dari Daerah Tujuan:
Ketersediaan lapangan pekerjaan yang lebih baik
Upah yang lebih tinggi
Fasilitas pendidikan dan kesehatan yang lebih lengkap
Lingkungan hidup yang lebih baik
Keamanan dan stabilitas politik
Kesempatan untuk pengembangan diri
Faktor Penghambat (Intervening Obstacles):
Jarak
Biaya transportasi
Perbedaan budaya dan bahasa
Kebijakan imigrasi
Keterikatan pada keluarga dan komunitas di daerah asal
Dampak Mobilitas Penduduk:
Mobilitas penduduk dapat menimbulkan berbagai dampak, baik positif maupun negatif, bagi daerah asal maupun daerah tujuan. Dampak-dampak tersebut meliputi aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.