Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah, SMPK Sang Timur Malang membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPPK) sebagai bagian dari komitmen sekolah terhadap perlindungan peserta didik.
Tim ini secara resmi dilantik pada tanggal 10 November 2025, sebagai langkah konkret dalam mendukung implementasi kebijakan sekolah ramah anak serta pencegahan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Keanggotaan Tim TPPPK disusun secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur yang representatif, yaitu:
Siswa yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK)
Ketua kelas VII (sebagai representasi siswa, mengingat pada saat itu MPK belum terbentuk di jenjang tersebut)
Perwakilan guru
Perwakilan komite sekolah
Komposisi ini mencerminkan sinergi antara siswa, pendidik, dan orang tua dalam menciptakan budaya sekolah yang positif dan saling menghargai.
Tim TPPPK memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pencegahan sekaligus penanganan terhadap berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, sosial, maupun digital. Dalam pelaksanaannya, tim bekerja berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh sekolah, sehingga setiap langkah yang diambil bersifat terarah, sistematis, dan bertanggung jawab.
Adapun tugas Tim TPPPK meliputi:
Melakukan upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah
Menerima dan menindaklanjuti laporan terkait dugaan kasus kekerasan
Melakukan pendampingan terhadap korban secara empatik dan profesional
Berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan kasus
Menjaga kerahasiaan serta menjunjung tinggi prinsip perlindungan anak
Seluruh tugas tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada tujuan utama pembentukan tim, yaitu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Dengan terbentuknya Tim TPPPK, SMPK Sang Timur Malang berharap dapat membangun budaya sekolah yang bebas dari kekerasan, serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.(l@2)Â