SMPK Sang Timur Malang secara konsisten melaksanakan program pembiasaan Jumat Sehat sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang sehat, aktif, dan berkarakter. Pada pelaksanaan Jumat ke-1, kegiatan difokuskan pada Senam Anak Indonesia Hebat, yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh warga sekolah.
Kegiatan senam dilaksanakan pada jam pelajaran pertama di halaman sekolah. Pemilihan waktu ini bertujuan agar siswa dapat memulai aktivitas belajar dengan kondisi tubuh yang segar, bugar, dan siap menerima pembelajaran. Suasana halaman sekolah yang terbuka juga memberikan ruang yang cukup bagi seluruh siswa untuk bergerak dengan leluasa.
Pelaksanaan senam dipimpin oleh para anggota Seksi Bidang 4 (Sekbid 4), yang memiliki peran dalam bidang kesehatan dan kebugaran. Dengan penuh semangat, para anggota Sekbid 4 memandu gerakan senam yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini tidak hanya melatih kebugaran fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan bagi siswa yang bertugas sebagai instruktur.
Tujuan utama dari kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas fisik yang teratur. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan antar warga sekolah.
Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan senam ini sangat beragam. Secara fisik, senam membantu meningkatkan kebugaran tubuh, melancarkan peredaran darah, serta menjaga kesehatan jantung dan otot. Dari sisi mental, kegiatan ini mampu meningkatkan konsentrasi belajar, mengurangi stres, serta menciptakan suasana hati yang lebih positif. Selain itu, senam bersama juga memperkuat rasa kebersamaan, kerja sama, dan semangat kebhinekaan di lingkungan sekolah.
Melalui pembiasaan Jumat Sehat dengan kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat, SMPK Sang Timur Malang berupaya menanamkan gaya hidup aktif dan sehat kepada peserta didik sejak dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi budaya positif yang terus berkembang, sehingga siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kondisi fisik dan mental yang prima.(l@2)Â