1. Sampel yang diterima untuk pengujian adalah sampel dalam kondisi baik sesuai kondisi normal dan dalam wadah tertutup rapat/tersegel.
2. Sampel yang diambil harus memiliki kode produksi/ nomor bets yang sama setiap nomornya. Apabila pada kemasan tidak ada nomor kode produksi/nomor bets pada produknya, dapat mengambil sampel produk dengan tanggal kedaluwarsa yang sama untuk setiap satu nomor izin edar produk.
3. Untuk sampel yang akan diuji mikrobiologi, agar memperhatikan penanganan dan penyerahan sampel ke laboratorium. Sampel memiliki kode dan identitas yang jelas serta dikemas dengan baik sehingga terhindar dari pencemaran luar.
4. Untuk sampel yang mudah rusak dan tidak dibekukan, segera dinginkan unit hingga suhu 0 –8°C dan pertahankan suhu selama pengangkutan (misalnya menggunakan cooling box dengan ditambah ice gel).
5. Apabila sampel yang diterima tidak sesuai dengan kondisi yang tercantum pada poin 1-4 dan tetap dilakukan pengujian sesuai permintaan pelanggan, maka kondisi ketidaksesuaian dicantumkan di dalam formulir kaji ulang permintaan