Semasa hidupnya, Sunan Ampel membangun pesantren sebagai lembaga pendidikan untuk terus mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. sehingga Islam semakin berkembang di wilayah Ampel. Pesantren tersebut mengadopsi konsep pusat pendidikan yang telah berdiri pada masa Hindu Budha la tidak pernah memaksakan ajaran-ajaran lama untuk serta-merta dihapuskan Bahkan ia justru menjadikannya sebagai sarana untuk mengenalkan Islam. Misalnya penamaan tempat ibadah dari kata 'sanggar pada era Hindu Budha diganti menjabi "langgar Kata 'shastri yang merujuk pada orang-orang yang membaca kitab suci agama Hindu diubah menjadi santri yaitu orang- orang yang sedang memperdalam ajaran Islam, menggunakan istilah untuk salat dengan kata sembahyang yaitu berasal dari kata 'sembah dan hyang.
Sunan Ampel memiliki toleransi yang tinggi dengan tidak pernah mempermasalahkan adanya perbedaan. Siapa saja baik itu keluarga kerajaan. bangsawan, hingga rakyat yang paling rendah sekalipun bisa menjadi pemeluk agama Islam. Sehingga karena hal itulah nama dan ajaran yang dibawa oleh Sunan Ampel semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Sunan Ampel mengenalkan ajaran yang sangat berkaitan dengan kebiasaan masyarakat kala itu, yaitu ajaran Moh Limo. Moh Limo berasal dari bahasa Jawa yaitu emoh (tidak mau) dan limo (lima). Artinya ajaran yang mengajak masyarakat untuk tidak melakukan lima hal yang tercela. Kelima hal tersebut adalah:
Moh main yaitu tidak mau berjudi, mengundi nasib dan memasang taruhan.
2. Moh ngombe yaitu tidak mau mabuk, minum-minuman keras dan mengkonsumsi arak/tuak.
3. Moh maling yaitu tidak mau mencuri dan mengambil barang yang bukan miliknya.
4. Moh madat yaitu menolak untuk merokok, menggunakan narkotika dan hal-hal lain yang memabukkan.
5. Moh madon yaitu menolak untuk bermain perempuan yang bukan istrinya.Â
Ada beberapa hal yang mempengaruhi berkembangnya Islam pada masa kerajaan Majapahit yang saat itu bernapaskan agama Hindu. Di antaranya adalah Sunan Ampel tidak melakukan konfrontasi atau pemaksaan terhadap masyarakat untuk memeluk agama Islam. Sunan Ampel yang diminta oleh kerajaan untuk mengembalikan budi pekerti dan akhlak masyarakat Majapahit yang mengalami degradasi dan kemerosotan moral pasca wafatnya Maha Patih Gajah Mada dan Prabu Hayam Wuruk. Dari situlah Sunan Ampel menyisipkan pengajaran tentang adab, norma dan nilai-nilai Islam kepada masyarakat Majapahit.
Sunan Ampel menyampaikan ajaran tersebut dengan cara yang lembut dan tanpa paksaan, tanpa kekerasan dan semua aktivitas dakwahnya dilakukan dengan cara mengundang bukan dengan menyuruh.