PAIS Love adalah program dari Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Jawa Timur yang bertujuan menyemarakkan bulan Ramadan melalui sembilan kegiatan utama (9 Cinta) untuk membentuk karakter religius dan nasionalis siswa dengan sinergi antara sekolah dan Kemenag.
Cinta Puasa Ramadan
Cinta Puasa Ramadan adalah sikap kasih, penghormatan, dan kesadaran murid terhadap ibadah puasa yang dilaksanakan selama bulan Ramadan. Cinta ini tumbuh dari pemahaman akan makna, tujuan, dan manfaat puasa, baik secara spiritual, moral, maupun sosial, sehingga puasa tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan kepedulian sosial.
Cinta Mengaji
Cinta Mengaji adalah sikap penghormatan, dan ketertarikan mendalam murid terhadap aktivitas membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi AlQur’an sebagai sumber utama ajaran Islam dan pedoman hidup. Cinta mengaji mencerminkan hubungan spiritual yang hidup antara Murid dengan Al-Qur’an, yang diwujudkan melalui kebiasaan membaca secara rutin, belajar dengan penuh keikhlasan, serta berupaya menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Cinta Ilmu
Cinta Ilmu adalah sikap antusias, rasa ingin tahu, perhatian, dan semangat berkelanjutan dalam mencari, memahami, serta mengamalkan ilmu pengetahuan, baik ilmu agama maupun ilmu umum, sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan. Dalam perspektif Islam, cinta ilmu merupakan manifestasi keimanan, karena menuntut ilmu adalah ibadah dan kewajiban sepanjang hayat yang mengantarkan manusia pada kemuliaan dan peradaban yang beradab.
Cinta Menulis
Cinta Menulis adalah sikap penghormatan, dan ketulusan murid dalam menumbuhkan budaya literasi menulis, baik menuliskan ayat-ayat suci Alquran maupun karya tulis lainnya sebagai bagian dari ibadah, penghayatan spiritual, dan kecintaan terhadap firman Allah Swt dan ilmu pengetahuan.
Cinta Rasul
Cinta Rasul adalah rasa kasih sayang, penghormatan, dan ketaatan yang mendalam kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan Allah Swt dan teladan utama dalam kehidupan. Cinta kepada Rasulullah Saw tidak berhenti pada ungkapan lisan, tetapi diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan komitmen untuk meneladani akhlak beliau, menjalankan sunnah-sunnahnya, serta menghidupkan nilai-nilai ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Cinta Pondok
Cinta Pondok adalah sikap bangga, peduli, dan bertanggung jawab terhadap Pondok sebagai ruang pembelajaran spiritual, moral, dan sosial bagi murid selama bulan suci Ramadan. Pondok tidak sekadar dipahami sebagai kegiatan temporer, tetapi sebagai wahana pembentukan karakter, penguatan nilai keislaman, serta pembiasaan ibadah dan akhlak mulia dalam suasana kebersamaan dan kekhidmatan.
Cinta Digital
Cinta Digital adalah sikap bijak, bertanggung jawab, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran, ibadah, dan dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Cinta Digital menuntut kesadaran murid untuk menggunakan perangkat dan media digitalsecara aman, etis, dan bermakna,sehingga teknologi tidak menjauhkan dari nilai spiritual, tetapi justru menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, mempererat silaturahmi, serta memperluas kebermanfaatan amal kebaikan.
Cinta Lingkungan
Cinta Lingkungan adalah sikap peduli, bertanggung jawab, dan proaktif dalam menjaga, merawat,serta melestarikan alam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt atas nikmat bumi dan seluruh isinya. Cinta lingkungan tidak hanya dimaknai sebagai tindakan fisik menjaga kebersihan, tetapi juga sebagai kesadaran iman bahwa manusia adalah khalifah fil ardh yang diberi amanah untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian seluruh ciptaan Allah.
Cinta Indonesia (NKRI)
Cinta Indonesia (NKRI) adalah sikap cinta, bangga, dan bertanggung jawab terhadap tanah air yang diwujudkan melalui perilaku menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati keberagaman, menjunjung tinggi nilai Pancasila, mematuhi aturan negara, serta berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam perspektif Islam, cinta tanah air selaras dengan nilai keimanan, karena menjaga persatuan, kedamaian, dan kemaslahatan bangsa merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara dan umat beragama.