Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang akrab disapa Bumi Murakata, adalah rahim bagi kebudayaan dan tradisi luhur masyarakat Banjar. Dari kemegahan bentang alam Pegunungan Meratus hingga jejak peninggalan sejarah masa lampau, daerah ini menyimpan pilar-pilar warisan yang tak ternilai harganya. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, tantangan terbesar kita saat ini adalah memastikan kekayaan budaya tersebut tidak pudar tergerus zaman atau sekadar menjadi cerita masa lalu, melainkan tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi penerus.
Berangkat dari kesadaran dan kepedulian inilah, PUSAKA HST (PUSat Akses KebudAyaan HST) dilahirkan. Sebagaimana makna kata "pusaka" yang berarti warisan luhur kebanggaan leluhur yang harus dijaga, website ini hadir sebagai pintu gerbang utama (pusat akses) untuk merawat peninggalan tersebut. PUSAKA HST merupakan wujud nyata adaptasi pelestarian budaya ke dalam ruang digital, yang bertujuan untuk menghimpun kepingan-kepingan pesona seni dan tradisi di Hulu Sungai Tengah menjadi satu mahakarya informasi yang terintegrasi. Melalui platform ini, masyarakat luas dapat dengan mudah mengakses pangkalan data sanggar-sanggar kesenian, menelusuri nilai historis warisan budaya berbenda (cagar budaya), memahami kekayaan warisan budaya takbenda, hingga menggali kembali sejarah kebanggaan daerah.
Sebagai seorang Nanang Hulu Sungai Tengah, inisiatif pembangunan PUSAKA HST adalah sebuah panggilan jiwa untuk menjembatani kearifan lokal dengan kemajuan teknologi masa kini. Harapannya, PUSAKA HST tidak hanya berfungsi sebagai ensiklopedia digital semata, tetapi juga menjadi rumah pemersatu bagi para seniman, budayawan, dan khususnya generasi muda untuk terus bangga dan berkarya. Mari kita kenali dan rawat identitas kita. Bergerak bersama, mufakat rakat seiya sekata, demi lestarinya mahkota budaya di Bumi Murakata.