Ruang Lingkup
Pusat Riset Mikrobiologi Terapan
Ruang Lingkup
Pusat Riset Mikrobiologi Terapan
Sebagai bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pusat Riset Mikrobiologi Terapan memiliki mandat strategis untuk mengembangkan dan mengakselerasi ilmu pengetahuan serta inovasi berbasis mikroba yang berdampak nyata bagi masyarakat, industri, dan lingkungan. Dengan cakupan riset yang luas dan multidisipliner, pusat riset ini mengintegrasikan pendekatan dasar hingga terapan dalam empat ruang lingkup utama: Enzim Mikroba, Metabolit Mikroba, Teknologi Mikroba, dan Teknologi Bioproses. Keempat bidang ini saling melengkapi dalam membangun ekosistem riset mikrobiologi yang kuat, dinamis, dan adaptif terhadap tantangan global seperti keamanan pangan, kesehatan, bioenergi, dan perubahan iklim. Melalui penguatan infrastruktur riset, kolaborasi nasional dan internasional, serta hilirisasi hasil penelitian, Pusat Riset Mikrobiologi Terapan siap berkontribusi sebagai katalis transformasi menuju bioindustri masa depan yang berkelanjutan.
1. Enzim Mikroba
Fokus riset ini mencakup eksplorasi fungsi, mekanisme kerja, struktur tiga dimensi, dan kinetika enzimatik dari berbagai jenis enzim mikroba. Aktivitas riset meliputi produksi, pemurnian, kristalisasi, hingga imobilisasi enzim untuk berbagai aplikasi industri dan lingkungan. Pendekatan berbasis nanoteknologi, rekayasa protein, serta pemodelan molekuler juga digunakan untuk meningkatkan stabilitas, efisiensi, dan spesifisitas enzim. Riset ini mendukung pengembangan biokatalis unggul untuk industri pangan, farmasi, bioenergi, dan pengolahan limbah.
2. Metabolit Mikroba
Bidang ini meneliti produksi senyawa metabolit sekunder dari mikroba seperti bioflavor, senyawa antimikroba, peptida fungsional, serta senyawa bioaktif lainnya yang berpotensi untuk aplikasi kesehatan, pangan, dan pertanian. Penelitian juga mencakup senyawa anti-biofilm untuk solusi dalam bidang medis dan industri. Teknologi metabolomik diterapkan untuk pemetaan jalur metabolik, deteksi senyawa baru, dan optimasi produksi senyawa target melalui pendekatan bioteknologi modern.
3. Teknologi Mikroba
Riset dalam ruang lingkup ini diarahkan pada pengembangan mikroba unggul, rekayasa jalur metabolik, serta eksplorasi virus, bakteriofag, mikroalga, dan mikrobioma. Studi interaksi antar mikroba, konsorsium mikroba, hingga konsep holobion dikaji untuk memahami dinamika komunitas mikroba dalam berbagai lingkungan. Fokus ini mendukung penciptaan teknologi berbasis mikroorganisme untuk biokonversi, remediasi, serta peningkatan efisiensi produksi dalam sistem bioproses.
4. Teknologi Bioproses
Lingkup ini mencakup pengembangan proses produksi skala pilot dan up-scaling untuk menghasilkan biomassa mikroba, enzim, dan metabolit secara efisien dan ekonomis. Penelitian diarahkan pada rekayasa proses fermentasi, sistem bioreactor, pemantauan proses berbasis sensor, hingga penerapan Microbial Cell Factories (MCF). Tujuan akhirnya adalah membangun platform produksi mikroba yang andal untuk kebutuhan industri berbasis bio dan mendukung kemandirian nasional di bidang bioteknologi.