Pendidikan Kesetaraan Merupakan pendidikan nonformal yang mencakup program Paket A,B,C dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional peserta didik.
Pendidikan non formal sendiri menurut UU dan Peraturan Pemerintah RI tentang pendidikan menyatakan bahwa pendidikan non formal adalah jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan non formal berfungsi mengembangkan peserta didik dengan penekanan, pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan sikap kepribadian yang profesional. Sehingga Pendidikan Kesetaraan merupakan salah satu satuan pendidikan pada jalur pendidikan non-formal yang meliputi kelompok belajar (kejar) baik Program Paket A, Program Paket B, maupun Program Paket C yang dapat diselenggarakan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat kegiatan belajar Masyarakat (PKBM), atau satuan sejenis lainnya.
Pendidikan kesetaraan dengan slogan "Menjangkau yang tidak terjangkau" berupaya memberikan layanan pendidikan bagi warga yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal dengan berbagai alasan. Ada anak usia sekolah yang putus sekolah karena kendala biaya, ada juga orang dewasa yang sudah bekerja, dan berbagai latar belakang yang lain. Dalam pendidikan kesetaraan selain diberikan materi ilmu pengetahuan juga diberikan materi kecakapan hidup (life skill). Diharapkan dengan adanya kecakapan hidup ini warga belajar akan mampu mandiri dan mampu menciptakan lapangan usaha bagi diri mereka sendiri. Adapun kecakapan hidup yang diberikan tergantung pada karakteristik tempat kegiatan pembelajaran berlangsung. Kecakapan hidup ini bisa berupa perbengkelan, kerajinan tangan, peternakan maupun pertanian.
Pendidikan kesetaraan adalah jalur pendidikan nonformal dengan standar kompetensi lulusan yang sama dengan sekolah formal, tetapi konten, konteks, metodologi, dan pendekatan untuk mencapai standar kompetensi lulusan tersebut lebih memberikan konsep-konsep terapan, tematik, induktif, yang terkait dengan permasalahan lingkungan dan melatih kecakapan hidup berorientasi kerja atau berusaha sendiri. Kesempatan pendidikan harus diberikan secara merata, dipihak lain dituntut meningkatkan kualitas pendidikan (El Findri, 2001: 36-41). Standar kompetensi lulusan pendidikan kesetaraan diberi catatan khusus. Catatan khusus meliputi: (1) pemilikan katerampilan dasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (untuk Paket A); (2) pemilikan keterampilan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja (untuk Paket B); (3) pemilikan keterampilan berwirausaha untuk Paket C. Pendidikan Nonformal (PNF) merupakan salah satu jalur pendidikan pada sistem pendidikan nasional yang bertujuan antara lain untuk memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang tidak dapat dijangkau dan dipenuhi oleh jalur pendidikan formal. Pendidikan nonformal memberikan berbagai pelayanan pendidikan untuk setiap warga masyarakat untuk memperoleh pendidikan sepanjang hayat sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan perkembangan zaman. Program Paket C adalah program pendidikan menengah melalui jalur pendidikan nonformal yang mempunyai hak eligibilitas yang setara dengan SMA/MA disebut Paket C umum.
Pendidikan adalah hal terpenting yang perlu diemban setiap anak, karena amat mempengaruhi masa depannya kelak. Bahkan menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak yang dimasukkan ke preschool atau pendidikan anak usia dini akan memiliki kemampuan membaca yang lebih baik, kosakata yang lebih kaya, dan kemampuan dasar matematika yang lebih baik.
Kesadaran ini pun terbukti meningkat, seiring dengan banyaknya orangtua yang menyekolahkan anak-anak mereka sejak balita. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekolah yang telah dibangun untuk memfasilitasi pendidikan anak usia dini. Mulai dari PAUD, playgroup, hingga TK.
Lantas apa bedanya ketiga sekolah tersebut? Pertanyaan itu mungkin sering kali muncul. Coba yuk, pahami istilah-istilah pendidikan anak usia dini tersebut agar kamu yang sebentar lagi bakal menyekolahkan anak lebih mudah untuk menentukannya!
PAUD adalah akronim dari Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut undang-undang pasal 28 Sidiknas nomor 20/2003, PAUD adalah jenjang pendidikan yang diberikan sebelum anak memasuki pendidikan dasar, yakni ketika masih berusia 1-8 tahun.
Dalam jenjang sekolah yang juga dikenal dengan istilah pre-school ini, anak usia dini akan diperkenalkan dengan nama warna (merah, biru, kuning, dan lain-lain), bentuk (bulat, segi tiga, persegi, dan lain-lain), serta objek (seperti bagian tubuh yakni, tangan, kaki, mata, dan lain-lain). Â Selain itu, anak juga dibiasakan belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan lingkungannya dan mengikuti perintah sederhana.
(Baca juga: 3 Negara Terbaik dalam Sistem Pendidikan. Indonesia Kapan Ya?)
Setelah melewati jenjang PAUD, orangtua yang mau melanjutkan sekolah usia dini anaknya bisa melanjutkan ke jenjang playgroup. Masih dikategorikan pendidikan non formal, kelompok bermain ini diperuntukkan bagi anak berusia 2-4 tahun.
Anak-anak yang terdaftar dalam playgroup lebih diajarkan untuk mengembangkan motorik, kecerdasan emosial, serta cara bersikap dan berperilaku. Pembelajarannya pun menggunakan metode bermain yang tetap menyenangkan.
Berbeda dari kelompok bermain, TK atau taman kanak-kanan termasuk dalam lembaga pendidikan formal. TK adalah tahap selanjutnya ketika anak telah lulus dari kelompok bermain dan ditujukan untuk anak usia 4-6 tahun.
TK memiliki kurikulum yang berbau akademis. Tujuannya supanya anak lebih siap menghadapi pendidikan sekolah dasar. Maka di sini, anak mulai diajarkan pelajaran-pelajaran kognitif seperti berhitung dan membaca. Dengan kegiatan rutin ini, otomatis mereka juga bisa membiasakan diri untuk lebih disiplin, terutama dalam menjalankan rutinitasnya di sekolah seperti bangun pagi dan beraktivitas hingga setengah hari.
Meski anak sudah disekolahkan sejak usia dini, tak berarti peran orangtua sudah tergantikan setengahnya. Ibu dan ayah tetap harus memantau kegiatan mereka, mengevaluasi cara belajar, serta mendampinginya saat bersosialisasi. Apa yang sudah diajarkan pun, masih perlu kita ulang kembali di rumah hingga anak terbiasa menanamkan hal-hal positif dalam hidupnya.
Tugas mendidik anak tetaplah harus dipegang orangtua sebagai ‘tangan pertama’. Selebihnya, PAUD bisa menjadi partner bagi orangtua.
(Baca juga: Biaya Pendidikan Anak Kian Mahal? Simak Cara Jitu Mengumpulkannya!)
Tiap orangtua tentu menginginkan pendidikan terbaik untuk anak. Sebagian orangtua ada yang memilih untuk menyekolahkan anak mereka ke lembaga pendidikan sedini mungkin, sedangkan yang lain justru menundanya sampai anak cukup umur agar langsung masuk TK. Dalam artian, tak semua orangtua setuju dengan ‘konsep’ pendidikan anak usia dini.
Pro-kontra yang paling sering dijumpai adalah masalah biaya. Semua pasti tahu kalau biaya sekolah itu tidak murah. Namun, jika harus mengeluarkan uang hingga puluhan juta untuk hal yang sebenarnya bisa dipelajari anak dari rumah, tentu rasanya kurang worth it.
Banyak orangtua yang kemudian mulai bertanya-tanya, apakah pendidikan prasekolah merupakan suatu kebutuhan atau ‘keharusan’? Dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pasal 1 butir 14 disebutkan, “Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.â€
Hal ini berkaitan pula dengan fakta yang menyatakan bahwa, otak si kecil akan mencapai 90% dari ukuran milik orang dewasa pada usia lima tahun. Makanya tahun-tahun pertama kehidupan mereka adalah masa yang sangat penting untuk diberi asupan pendidikan, meskipun sifatnya non formal. Dengan kata lain, PAUD menawarkan benefit dari pembelajaran yang mungkin kurang bisa sepenuhnya orangtua lakukan di rumah. Terlebih jika kita adalah working parents, di mana waktu full dengan anak hanya saat weekend saja.
Bagian terpenting dari pendidikan usia dini adalah pendidikan yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak. Sementara pendidikan formal saat TK, akan menyempurnakan jenjang pendidikan sebelumnya dengan lebih mengasah anak di bidang akademis.
Kelompok Bermain Tunas Harapan dan Taman Kanak-Kanak Argorini di bawah yayasan PKBM Bhakti Mandiri telah berdiri sejak tahun 2007 dan sekarang sudah terakriditasi oleh BAN PAUD .Adapun tenaga pendidiknya sudah mempunyai kompetensi yans sesuai yaitu S1 PAUD dan sudah sertifikasi
Dalam layanan PAUD di bawah Yayasan PKBM Bhakti Mandiri melayani usia 2-6 tahun. Di masa pendemi ini kami melakukan pembelajaran home schooling,BDR (Belajar Dari Rumah) dan penugasan sesuai dengan TPP masing-masing umur dan petunjuk dari Kementrian Pendidikan.
Di masa pendemi dari pihak sekolah membebaskan biaya apapun termasuk seragam sekolah, olahraga, ATK dan SPP.Adapun biaya tersebut di bebankan pada BOP DAK Non Fisik dari APBN, APBD 2, dan Yayasan.
Pendidikan keaksaraan adalah salah satu bentuk layanan Pendidikan non formal bagi warga masyarakat buta aksara untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung. Pendidikan Keaksaraan terdiri atas Pendidikan Keaksaraan Dasar dan Pendidikan Keaksaraan Lanjutan. Pendidikan Keaksaraan Dasar adalah layanan Pendidikan pada warga masyarakat buta aksara latin agar memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, berbahsa Indoensia, dan menganalisa, sehingga memberikan peluang untuk aktualisasi potensi diri dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Keaksaraan Lanjutan merupakan kelanjutan dari Pendidikan Keaksaraan Dasar yang ditujukan untuk memelihara penduduk yang telah melek aksara agar tidak buta aksara kembali.
Pendidikan Keaksaraan Lanjutan terdiri dari Pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) dan Pendidikan Multikeaksaraan. KUM diarahkan untuk pengenalan kemampuan berusaha, sedangkan Multikeaksaraan diarahkan untuk meningkatkan keberdayaan peserta didik melalui peningkatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diarahkan sesuai dengan minat peserta didiktentang wawasan keilmuan dan teknologi, kesehatan dan olahraga, pengembangan seni dan budaya, atau politik dan kebangsaan, serta pekerjaan dan profesi.
Sebagai komitmen pemerintah dalam pengentasan penduduk buta aksara, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan layanan bantuan dalam bentuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Keaksaraan.
Layanan pendidikan keaksaraan di PKBM Bhakti Mandiri tersebar di 19 desa wilayah kecamatan Reban. KAdapun layanan Keaksaraan di Tahun 2020 di lembaga PKBM Bhakti Mandiri tidak melakukan pembelajaran.
Kursus komputer saat ini bukan lagi barang langka, bisa ditemukan di banyak tempat. Karena komputer sendiri saat ini sudah bukan lagi barang mewah seperti dahulu. Mungkin Anda bisa menemukan disaat berkunjung ke beberapa teman, didalam rumahnya terdapat komputer laptop. Terlepas melihat dari fungsional laptop itu sendiri.
Beberapa fungsi komputer bisa dirasakan ketika Anda membutuhkan sarana untuk menulis surat penting seperti halnya membuat surat perjanjian kerja, membuat laporan dan sarana tulis lainya.
Peran kursus komputer sendiri adalah sebagai sarana untuk meningkatkan skil atau kemampuan komputerisasi kepada peserta kursus dan kepada lebih banyak orang. Peserta diharapkan setelah mengikuti kelas pembelajaran komputer mendapatkan pengalaman baru mereka dengan komputer. Pengalaman baru seperti apa saja sih yang didapatkan setelah mengikuti kursus komputer. Berikut Saya rangkum berdasarkan pada pengalaman pribadi saya.
Lebih percaya diri
Biasanya rasa percaya diri timbul disaat orang lain tidak bisa mengerjakan apa yang bisa Anda kerjakan. Orang lain tidak punya kemampuan (skil) seperti Anda. Dengan bertumbuhnya rasa percaya diri setelah mengikuti kursus komputer, bukan berarti Anda menjadi sombong dan takabur, tetapi harus lebih tawadhu (merendah) namun tahu apa yang mesti Anda lakukan.
Bertambah wawasan
Jelas wawasan Anda bertumbuh seiringan dengan skil Anda, setelah rasa percaya diri Anda yang meningkat. Ilmu pengetahuan yang akan menjaga kita disaat kita membutuhkan kehidupan yang lebih baik atau disaat serba kekurangan.
Pengalaman baru setelah mengikuti kursus komputer
Aplikasikan skil komputer yang didapat
Bukan hanya sampai disini saja, skil yang didapat setelah mengikuti kursus harus diaplikasikan ke sektor yang lain yang berhubungan dengan program kursus komputer yang Anda ambil. Dan pastinya skil Anda harus terus diasah. Biasanya skil Anda akan terus disempurnakan dengan sendirinya disaat Anda melakukannya tanpa Anda sengaja. Artinya Anda melakukannya sebagai rutinitas.
Misalkan Anda mengikuti program kursus komputer Microsoft Office yang sebelumnya Anda buta sama sekali soal Microsoft Word-Excel, seiring waktu ada kesempatan karir yang menempatkan Anda kerja di depan komputer. Anda kan harus berinteraksi dengan Ms.Office ini setiap hari di kantor karena sebuah tuntutan kerjaan. Dari sini yang biasa saya sebut skil yang disempurnakan dengan sendirinya.
Melihat sebuah skil yang bermanfaat tergantung dari sudut pandang dan juga tingkat kreativitas. Dua hal ini akan menjawab dari pertanyaan diatas. Dari penulisan sebelumnya saja sudah bisa menjawab pertanyaan ini, program Ms.Office yang Anda ikuti akan bermanfaat di kantor baru Anda atau jabatan baru Anda, job des baru yang Anda miliki.
Contoh lain bisa melihat sebuah kemanfaatan skil komputer dari tingkat kreativitas adalah, misalkan Anda melihat di kantor Anda ada posisi kosong untuk admin office. Setelah memiliki skil Ms.Office bukan hambatan lagi untuk mengambil posisi kerja dalam office sebagai admin disana.
Melihat Peluang Usaha setelah Mengikuti Kursus Komputer
Peluang yang tidak kalah bagusnya setelah mengikuti kelas kursus komputer adalah dengan melihat kebutuhan akan pangsa pasar dalam urusan ketik-mengetik. Ya disana Anda bisa membuka jasa pengetikan setelah memegang kemampuan Ms.Office. Berapa banyak orang malas mengetikan skripsinya, makalahnya bahkan surat kuasa pun mereka tidak mampu membuatnya. Silahkan ambil peluang ini.
Itu baru satu program dari kursus komputer yang ada. Disana ada kelas website pemula. Dasar-dasar membuat website bagi siapa pun yang belum pernah sama sekali bersentuhan dengan dunia pembuatan website. Anda yang tidak mengerti pemrograman pun bisa membuat website dengan mudah. Dari sini peluang apa yang bisa Anda raih? Silahkan di jawab sendiri.
Modul Ms.Office untuk Pemula
Microsoft word
Excel
Power Point
+Bonus Ms.Outlook
Program Microsoft Office Basic
Microsoft Word
Materi yang diajarkan dalam Ms.Office Word adalah:
Pengenalan Microsoft Office
Apa itu Microsoft Word
Lembar Kerja Dan Menu Pada Microsoft Word
Menyimpan Dan Membuka Document
Mengatur Jarak/Space antar Baris
Membuat Bullet and Numbering
Membuat Teks Berkolom
Menyisipkan Gambar
Menyisipkan Shapes/Bentuk
Menyisipkan Tabel
Dan masih banyak lagi yang lain
Microsoft Excel
Materi yang diajarkan dalam Ms.Office Excel adalah:
Apa itu Microsoft Excel?
Lembar Kerja dan Menu pada Microsoft Excel
Menyimpan dan Membuka Workbook.
Mengatur Posisi dan Orientasi Teks
Membuat Nomor dan Bulan Berurut
Merubah Ukuran Kolom dan Baris
Menyisipkan dan Menghapus Cell/Kolom/Baris
Menggabungkan 2 Cell atau Lebih
Membuat Garis Batas Tabel
Mengatur Sheet
Formula
Fungsi
Fungsi SUM
Fungsi AVERAGE
Dan masih banyak lagi yang lain
Microsoft PowerPoint
Apa itu Microsoft Powerpoint
Lembar Kerja dan Menu pada Microsoft PowerPoint
Menyimpan dan Membuka File Presentasi
Membuat Presentasi Sederhana
Menyisipkan Objek
Modifikasi Tema Slide
Dan masih banyak lagi
MANFAAT BISA MENJAHIT SENDIRI
1. Belajar menjahit akan membuat Anda lebih mandiri
Coba pikirkan kalau Anda bisa menjahit baju sendiri! Anda akan belajar lebih mandiri dibandingkan sebelumnya. Baju-baju yang Anda pakai merupakan hasil jahitan Anda sendiri. Tidak perlu tergantung pada siapa pun, baik para penjahit baju atau baju-baju yang dijual di pusat perbelanjaan. Selain itu juga perasaan puas saat mengenakan baju buatan sendiri.
2. Lebih hemat!
Baju buatan sendiri lebih hemat daripada membeli baju yang ada di Mall. Coba pikirkan dengan bahan baju yang sama dan sedikit kerja keras, Anda akan menghasilkan satu baju pesta yang cantik. Jadi mengapa Anda harus membayar lebih untuk mendapatkan baju bagus di Mall, kalau Anda bisa membuatnya sendiri.
3. Sisi Kreatif Anda akan makin terasah
Apakah Anda menjahit dengan menggunakan mesin jahit atau jahitan tangan, ada sesuatu yang positif di balik hal tersebut, yakni kreativitas. Dengan belajar menjahit, Anda juga akan lebih kreatif untuk mengembangkan berbagai ide-ide unik Anda. Adanya sentuhan baju jahitan sendiri yang penuh dengan imajinasi Anda, yang tidak akan Anda temukan di baju buatan pabrik.
4. Bisnis Anda bisa berawal dari ‘Mesin Jahit’
Percaya atau tidak, banyak usaha pakaian jadi dan butik terkenal yang berawal dari sebuah mesin jahit milik sendiri. Bisa saja banyak orang yang mulai mengagumi baju yang Anda