Judul Kliping : Dinamika Cuaca Regional di Wajo
Sumber : Kompas, Rabu, 3 Juli 2018 halaman 10
Subjek : cuaca ekstrem
Wajo, Sulawesi Selatan mengalami dinamika cuaca regional. Dinamika ini memicu terjadinya hujan lebat di daerah tersebut pada awal Juli 2018 lalu. Hujan tersebut dipicu oleh pola siklonik dan topgrafi lokal. Hal tersebut diungkap oleh Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca BMKG, Anggie Wandala Putra yang menyatakan hujan yang terjadi beberapa hari terakhir di awal bulan Juli 2018 dengan intensitas sedang hingga lebat di Wajo dipicu oleh pola siklonik dan topografi lokal. (Kompas, 3/7/2018)
Pola angin tersebut menyebabkan massa udara yang lembab di perairan timur dan selatan Indonesia dan memicu terbentuknya awan hujan di Sulawesi Selatan. (Amma dan Baruni, 2018)
Judul Kliping : Anoa, Satwa Langka Dilindungi yang Makin Jarang Ditemui di Sulawesi
Sumber : Kompas, Jumat, 3 Maret 2018 halaman 4
Subjek : satwa dilindungi
Ringkasan :
Kompas Tanggal 3 Maret 2018 memberitakan kondisi miris Anoa, hewan endemik Sul;awesi yang makin sulit ditemui di habitat aslinya. Artikel ini menceritakan dua jenis spesies anoa di Pulau Sulawesi dan ciri fisik apa yang membedakan keduanya. Wildlife Conservation Society (WCS) tahun 1990 memperkirakan populasi Anoa di Pulau tersebut sekitar 2.500 ekor. Penangkaran sebagai salah satu upaya pelestarian habitat hewan langka ini terus dilakukan. Berbagai ancaman terhadap binatang ini juga dijelaskan di sini, seperti: perburuan ilegal, pemukiman dan alih fungsi lahan. (Amma dan Baruni, 2018)
Judul Kliping : Tanah Bergerak di Wonogiri
Sumber : Solopos, Rabu, 28 Februari 2018 halaman 4
Subjek : pengelolaan das
Ringkasan :
Solopos Tanggal 28 Februari 2018 memberitakan fenomena lokasi tanah bergerak di Kabupaten Wonogiri. Wilayah yang mengalami pergerakan tersebut adalah Tirtomoyo, Sidoharjo, Slogolimo, Purwantoro, Batuwarno, Kismantoro, Manyaran, Karangtengah, Wonogiri, Fenomena tersebut membuat daerahnya menjadi rawan bencana longsor. Tiga desa di Tirtomoyo (Hargorejo, Hargosari dan Sidorejo), 2 desa (Ketangi dan Sempukerep), 1 desa di Slogohimo (Tunggur) menjadi lokasi rawan longsor. (Amma dan Baruni, 2018)
Judul Kliping : Penyebab Kerusakan Sungai Cisanggarung
Sumber : Kompas, Selasa, 27 Februari 2018 halaman 15
Subjek : pengelolaan das
Ringkasan :
Kompas Tanggal 27 Februari 2018 memberitakan Sungai Cisanggarung yang berhulu di Kabupaten Kuningan, Jabar dan bermuara di Kabupaten Brebes, Jateng semakin rusak. Disebutkan di sini bahwa penyebab kerusakan tersebut adalah perubahan penggunaan lahan kawasan tangkapan air menjadi lahan pertanian dan pemukiman; kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke sungai; sedimentasi dan pendangkalan; aktivitas penambangan galian C; dan curah hujan tinggi. Hal tersebut menyebabkan banjir di beberapa tempat. Dampaknya 1.399 rumah dan 4.025 orang terendam banjir. (Amma dan Baruni, 2018)
Judul Kliping : Jumlah Korban Tanah Longsor Brebes
Sumber : Solopos, Selasa, 27 Februari 2018 halaman 3
Subjek : bencana, tanah longsor
Ringkasan :
Solopos merilis jumlah korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Koran ini menulis 11 orang meninggal dunia, tujuh orang hilang, empat orang masih dirawat di rumah sakit dan empat orang selamat. Terbitan ini juga menjelaskan bahwa tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Tagana dan sukarelawan masih terus melakukan proses pencarian, penyelamatan dan evakuasi yang berfokus di 11 titik lokasi longsor. (Amma dan Baruni, 2018)