Penulis : Puspa Larasati
Bumi Allah Sangat Luas,
Bumi Allah Sangat Indah,
Allah ciptakan semua itu untuk di jelajahi....
Sepenggal bait dari lagu Petualangan Bersama Ubay dan Nisa ini sebetulnya terinspirasi dari salah satu ayat dalam Alquran yaitu surat QS. Al-Mulk Ayat 15.
"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan"
Menjelajah menurut bahasa artinya adalah berpergian melakukan perjalanan untuk mengamati sekitar kita. Berpergian ini sendiri tak perlu jauh dan membutuhkan uang yang banyak untuk transportasi. Karena sejatinya berjalan mengamati alam sekitar saja sebetulnya sudah banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dan ambil hikmahnya. Lantas Apa maksud Allah memerintahkan kepada hambanya untuk menjalajahi buminya?
Coba lakukan kegiatan jalan pagi abis Subuh bersama ananda ataupun keluarga kecilmu disekitar rumah. Rasanya baru melangkahkan kami keluar rumah saja sudah banyak hal yang dapat disyukuri. Kulit merasakan udara sejuk sekitar. Mata melihat embun dan kabut pagi hari menyaksikan matahari yang masih malu-malu terbit menampakan sinarnya. Kaki yang mampu melangkah berjalan, langkah demi langkah menyusuri buminya. Hidung yang masih bisa bernapas dengan udara yang segar. Entah berapa banyak. Telinga yang mendengar kicauan burung atau sekedar suara gemericik air. Mulut yang tak lupa senantiasa berzikir mengagungkan AsmaNYA. Hati yang senantiasa mengingat Allah. Mengukuhkan bahwa ini semua adalah nikmat yang tak terkira dari kebaikan Allah untuk seluruh hambaNYA.
Langkah demi langkah menyusuri tiap ruas jalan. Maka sudah sepatutnya semakin meyakini dan semakin takjub akan firman Allah yang telah diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat yaitu Alquran. Bagaimana tidak, daun yang berguguran saja atas seizin Allah, gugur memberikan manfaat untuk tanah dan menyuburkan tanaman yang bisa dimanfaatkan manusia dan makhluk lainnya.
Jika kemudian hujan turun membasahi bumi, coba renungkan bagaimana hujan Allah turunkan untuk memberikan banyak manfaat. Keteraturan siklus Air hujan dari awal evaporasi, kondensasi sampai presipitasi. Air hujan yang dapat membuat tanah subur dan tumbuhan bisa tumbuh, bisa jadi habitat makhluk lain dan sumber makanan. Seperti yang terkadung dalam Alquran Surat Al-Anam ayat 99 :
"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau."
Selain itu manfaat dari jelajah alam sekitar itu juga bisa menambah persaudaraan, bertemu orang baru atau sekedar menyapa hangat tetangga. Bila memiliki kesempatan menjelajah alam ke daerah pegunungan. Coba perhatikan bagaimana gunung Allah ciptakan untuk tunduk atas perintahNYA menjadi pasak untuk Bumi. Agar tidak berguncang setiap saat membuat nyaman dan aman manusia berkativitas di atasnya.
"Dan bukankah Kami telah pancangkan gunung-gunung sebagai pasak supaya bumi tidak berguncang sehingga manusia dapat hidup tenang di atasnya?" (Qs. AnNaba ayat 7)
Setelah menjelajah ke gunung kemudian beranjak ke peternakan melihat binatang ternak yang juga terkandung dalam Alquran Qs. AnNahl ayat 5. Allah menciptakan hewan ternak untukmu dan juga bisa dimanfaatkan daging, bulunya untuk menghangatkan, atau bisa dimanfaatkan untuk kendaraan. Ada yang berjalan dengan dua kaki, dengan 4 kakinya ataupun binatang melata berjalan dengan perutnya. Berwarna-warnai beranekarupa.
Tak hanya sampai disitu coba pergilah ke pantai lihatlah laut yang terbentang luas dan kapal yang berlayar diatasnya. Allah tundukan lautan agar kapal bisa berlayar diatasnya, agar para nelayan bisa mengambil manfaat dan hasil laut tersebut bisa juga sampai ke meja makan kita untuk di konsumsi. Belum lagi ada air laut yang mengalir berdampingan namun terpisah. MasyaAllah begitu banyak kebesaran Allah yang bisa dirasakan dan dipelajari.
Sedikit tulisan ini semoga bisa membawa manfaat. Menyadarkan diri sendiri bahwa boleh menjelajah kemanapun yang di mau, namun janganlah sombong berjalan di atas bumi Allah. Karena kita seperti butiran pasir di lautan. Yang sangat kecil dan bisa dengan mudahnya Allah mengatur sesuai kehendakNYA.